Korut Pamer Kapal Selam Nuklir Pertama! Ancaman Baru bagi Korsel & AS?
Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un kunjungi galangan kapal tempat kapal selam dibangun yang diperkirakan merupakan kapal selam nuklir.--istimewa
Sementara itu, muncul spekulasi bahwa Korut mendapat bantuan dari Rusia dalam pengembangan kapal selam nuklirnya, sebagai imbalan atas dukungan senjata dalam perang Ukraina.
"Bukan tidak mungkin Rusia membantu Korut dalam teknologi kapal selam nuklir sebagai balasan atas pasokan senjata," tambah Moon.
BACA JUGA:Kim Jong-Un perintah tentaranya untuk 'memusnahkan' Korea Selatan dan AS jika diprovokasi.
BACA JUGA:Kim Jong-Un Perintahkan Militernya Percepat Persiapan untuk Perang.
Strategi Baru Korut?
Kapal selam bertenaga nuklir telah lama menjadi ambisi Kim Jong Un. Pada 2021, ia menyatakan jika Pyongyang membutuhkan kapal ini untuk menghadapi ancaman militer dari AS dan sekutunya.
Selain kapal selam nuklir, Korut juga mengembangkan rudal balistik berbahan bakar padat, senjata hipersonik, satelit mata-mata, dan rudal multihulu ledak.
Korut sendiri telah melakukan uji coba rudal dari bawah laut, yang membuat Korea Selatan khawatir. Pasalnya, peluncuran semacam ini sulit dideteksi oleh sistem pertahanan Seoul.
BACA JUGA:Korut Murka! Kapal Selam Nuklir AS Singgah di Korsel, Ancaman Perang di Depan Mata?
BACA JUGA:Gawat! Korut Luncurkan Rudal Balistik Jelang Pilpres AS, Sinyal Ancaman Baru di Semenanjung Korea
Mungkinkah Ini Hoaks?
Pada 2023, Korut pernah mengklaim meluncurkan kapal selam nuklir taktis pertamanya.
Namun, para pakar asing menduga kapal itu sebenarnya hanya berbasis tenaga diesel.
Saat ini, Korut memiliki sekitar 70-90 kapal selam diesel, yang merupakan salah satu armada terbesar di dunia. Namun, sebagian besar armada ini sudah tua dan hanya mampu meluncurkan torpedo serta ranjau.
BACA JUGA:AS dan Korsel Kompak Desak Pasukan Korut Angkat Kaki dari Rusia, Begini Ungkap Menteri Pertahanan