bacakoran.co

Remaja Bakar Gerbong KA di Stasiun Tugu Yogyakarta Gara-Gara Sakit Hati, Polisi Ungkap Motifnya

Remaja bakar gerbong KA di Stasiun Tugu Yogyakarta gara-gara sakit hati--

Dari informasi yang dikumpulkan polisi, beberapa kepala stasiun juga membenarkan bahwa M memang dikenal sering naik tanpa tiket dan diturunkan di tengah jalan.

Polisi akhirnya berhasil menangkap M tak lama setelah insiden kebakaran di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

BACA JUGA:Skandal Pertamax Oplos, Konsumen Pertamina Kabur ke SPBU Tetangga, Pertashop Terancam Bangkrut!

BACA JUGA:HP Murah Rasa Sultan! 9 Fitur Rahasia Infinix Hot 50 Pro Plus yang Bikin Makin GG

Penangkapan ini diperkuat dengan bukti rekaman CCTV, hasil lab forensik, dan tentu saja pengakuan langsung dari M.

“Dia kami amankan sesaat setelah kejadian, dan semua bukti sudah kami kumpulkan. Termasuk hasil Labfor dan CCTV yang menunjukkan keterlibatan M,” tambah Endriadi.

Kasus ini tentu jadi pelajaran penting buat semua pihak.

Bukan cuma soal pentingnya sistem keamanan stasiun, tapi juga bagaimana penanganan terhadap individu berkebutuhan khusus harus lebih manusiawi.

BACA JUGA:Sakit Hati Berujung Maut, Ibu di Sidoarjo Tewas Dibacok Teman Anaknya Sendiri di Sidoarjo, ini Kronologinya

BACA JUGA:Diperiksa Kejagung, Ahok Bongkar ‘Dosa Lama’ Pertamina: Bawa Bukti Rapat Penting!

Saat ini, penyidikan masih berlangsung dan polisi akan mendalami motif serta kondisi psikologis M.

Remaja Bakar Gerbong KA di Stasiun Tugu Yogyakarta Gara-Gara Sakit Hati, Polisi Ungkap Motifnya

Melly

Melly


bacakoran.co - yogyakarta lagi-lagi jadi sorotan! kali ini, bukan soal wisata atau kulinernya, tapi serius yang terjadi di .

seorang remaja berinisial m (17), warga jakarta, diamankan polisi karena diduga tiga gerbong kereta api pada rabu, 12 maret 2025.

aksi nekat ini bikin geger warga dan tentu saja bikin panik penumpang yang ada di sekitar lokasi.

menurut dirreskrimum polda diy, kombes pol fx endriadi, m sudah diamankan dan sedang dalam pemeriksaan intensif.

yang bikin kaget, m ternyata adalah penyandang disabilitas sensorik yang tidak bisa berbicara.

untuk proses pemeriksaan, polisi bahkan mendatangkan juru bahasa isyarat agar bisa memahami keterangan dari m.

setelah ditelusuri, ternyata aksi ini dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati.

m mengaku kesal dan marah karena sudah sembilan kali mengalami perlakuan yang menurutnya tidak adil dari pihak pt kai.

bayangin aja, dia sering naik kereta api tanpa tiket, dan setiap kali itu pula dia diturunkan oleh petugas keamanan.

“yang bersangkutan merasa sakit hati karena sering diturunkan dari kereta saat ketahuan nggak punya tiket. kejadiannya udah berlangsung dari tahun 2023 hingga 2024,” ujar endriadi.

dari informasi yang dikumpulkan polisi, beberapa kepala stasiun juga membenarkan bahwa m memang dikenal sering naik tanpa tiket dan diturunkan di tengah jalan.

polisi akhirnya berhasil menangkap m tak lama setelah insiden kebakaran di kawasan malioboro, yogyakarta.

penangkapan ini diperkuat dengan bukti rekaman cctv, hasil lab forensik, dan tentu saja pengakuan langsung dari m.

“dia kami amankan sesaat setelah kejadian, dan semua bukti sudah kami kumpulkan. termasuk hasil labfor dan cctv yang menunjukkan keterlibatan m,” tambah endriadi.

kasus ini tentu jadi pelajaran penting buat semua pihak.

bukan cuma soal pentingnya sistem keamanan stasiun, tapi juga bagaimana penanganan terhadap individu berkebutuhan khusus harus lebih manusiawi.

saat ini, penyidikan masih berlangsung dan polisi akan mendalami motif serta kondisi psikologis m.

Tag
Share