bacakoran.co - malam terkenal menjadi sebuah malam mulia yang dirahasiakan di bulan ramadan, sehingga menjadi tanda tanya besar bagi setiap umat muslim yang menantikannya.
lalu, kapan tepatnya malam lailatul qadar sebenarnya?
menjelaskan hal ini dalam kajiannya, sekaligus membantah anggapan yang muncul di tengah masyarakat yang menyangka malam itu jatuh pada malam jumat.
beliau menyebutkan bahwa tidak ada dalil atau hadis yang spesifik menjelaskan bahwa malam jatuh di malam jumat.
namun, ustaz adi hidayat menegaskan bahwa malam tersebut akan terjadi di 10 malam terakhir bulan ramadan seperti yang disebutkan oleh rasulullah.
"carilah lailatul qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan."
hal ini menunjukkan bahwa lailatul qadar berkemungkinan akan jatuh pada tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 ramadan.
meskipun demikian, ustaz adi hidayat menjelaskan bahwa sejumlah riwayat menyebutkan lailatul qadar kemungkinan akan jatuh pada malam ke-23 atau ke-27 ramadan.
maka dari itu, sangat penting bagi umat muslim untuk menghidupkan seluruh malam di 10 hari terakhir ramadan dengan beribadah, bukan hanya menantikannya di satu malam saja.
ustaz adi hidayat juga menarangkan bahwa ada sebuah doa sebagai amalan untuk kita mendapatkan malam lailatul qadar.
doa ini sangat dianjurkan dari rasulullah untuk dibaca di malam-malam ganjil di 10 hari terakhir ramadan.
doa tersebut adalah:
"allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni"
artinya, "ya allah, sesungguhnya engkau maha pemaaf, engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku."
dalam doa ini terkandung makna yang sangat dalam, yakni memohon ampunan kepada allah swt dengan penuh harapan dan kerendahan hati.
ustadz adi hidayat menekankan bahwa malam lailatul qadar adalah saat yang tepat untuk memohon ampunan dan melakukan taubat kepada allah swt.