Remaja 15 Tahun di Sikka NTT Tewas Bakar Diri Diduga Trauma Dilecehkan Polisi, Nama Satu Korban Lain Terungkap
Remaja 15 Tahun di Sikka NTT Tewas Bakar Diri Diduga Trauma Dilecehkan Polisi--Kolase
Hal ini lantaran tidak ada bukti berupa rekaman video, foto, atau bukti fisik yang mendukung ataupun membantah argumen kedua belah pihak.
Namun, kasus ini semakin memanas, setelah muncul remaja perempuan lain yang berusia 15 tahun dengan inisial U yang juga mengaku telah menjadi korban ajakan video call cabul dari Aipda Ihwanudin.
BACA JUGA:Viral! Dua Preman yang Rusak Dagangan di Pasar Baru Diciduk Polisi, Ternyata Positif Sabu-sabu
BACA JUGA:Ayu Aulia Ngotot Ridwan Kamil Pernah Biayai Kuliah Lisa Mariana, Padahal Sudah Dibantah Kuasa Hukum!
“Cukup bukti, melakukan video call dan menunjukkan alat kelaminnya serta mengajak berhubungan badan dengan saudari U yang masih di bawah umur,” kata Kepala Seksi Humas Polres Sikka Inspektur Satu (Iptu) Yermi Soludale pada Kamis, (3/4/2025).
Dalam ajakan tersebut, oknum polisi itu diduga telah memperlihatkan kemaluannya dan menawarkan uang sebesar Rp1 juta kepada korban sebagai iming-iming untuk bersedia melakukan hubungan badan.
Saat ini, jabatan Aipda Ihwanudin telah dicopot sehingga ia diwajibkan untuk menjalankan sanksi penempatan khusus (patsus) di polres Sikka dengan menunggu adanya sidang kode etik.
Meskipun demikian, kasus dugaan pelecehan ini akan mengalami kendala karena pihak korban U sulit ditemui dan menganggap kasus ini telah selesai.
“Polisi tidak bisa memproses dugaan pidana kalau dari pihak korban tidak komunikatif,” kata Kapolres Sikka Ajun Komisaris Besar Mohammad Mukhson pada Rabu, (2/4/2025).