KSAD Rusia ‘Dibuang’ di Tengah Perang! Manuver Baru Putin Negosiasi Damai dengan Ukraina?
Putin mencopot Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Rusia, Jenderal Oleg Salyukov seminggu setelah pimpin parade militer hari kemenangan di Red Square.--istimewa
Bersih-bersih Kremlin: Manuver atau Kekacauan?
Kremlin buru-buru membantah jika pemecatan Salyukov dan penangkapan sejumlah pejabat militer sebagai bentuk "pembersihan internal".
BACA JUGA:Ganas! Bencana Angin Puting Beliung Hancurkan 130 Rumah di Desa Sumber Jaya Bekasi
BACA JUGA:Putin dan Presiden Kazakhstan Bahas Investigasi Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines
Namun, publik Rusia dan pengamat internasional menilai ini adalah sinyal Putin tengah membongkar barisan dalam negeri menjelang negosiasi kritis dengan Ukraina.
Pemecatan Salyukov datang tepat saat Rusia dan Ukraina dijadwalkan menggelar dialog perdamaian pertama sejak invasi 2022.
Pembicaraan yang akan dimediasi Turki ini digelar di Istanbul, Jumat (16/5/2025).
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menantang langsung Putin untuk hadir dalam perundingan.
BACA JUGA:Putin Siap Produksi Massal Senjata Barunya, Presiden Ukraina Ketar-ketir Minta Bantuan NATO
“Jika Putin tak datang, maka jelas dia tak ingin mengakhiri perang,” kata Zelensky.
Namun, sumber Kremlin mengungkap, Putin memilih absen dan hanya mengirim delegasi.
Langkah ini makin menebalkan dugaan bahwa Moskow belum siap menyerahkan kendali di meja perundingan.