bacakoran.co – seorang pengemudi gran max silver mendadak viral setelah terekam kamera melalukan dengan menodongkan benda mirip pistol hanya gara-gara disalip saat berada di .
aksi koboi itu terjadi di km 93 tol cipularang arah bandung.
video rekaman kejadian tersebut sudah menyebar luas di media sosial.
bahkan turut diunggah oleh wakil ketua komisi iii dpr ri ahmad sahroni lewat akun instagram-nya.
terekam kamera, emosi meledak di tengah tol
dalam cuplikan video yang jadi viral itu, tampak seorang pria berbaju putih menghampiri mobil gran max usai keduanya terlibat aksi salip-menyalip di tol.
tak lama berselang, sang sopir gran max ke luar dari kendaraan, membuka pintu belakang mobil, dan mengambil sebuah benda yang diduga kuat sebagai senjata api.
lalu, ia dengan tenang mengokang senjata tersebut dan menodongkannya langsung ke arah pria berbaju putih.
aksi koboi ini jelas bikin situasi makin tegang, dan pengemudi lawan langsung lari tunggang langgang ke dalam mobilnya.
kronologi: disalip malah ngamuk
kabid humas polda jawa barat kombes hendra rochmawan membeberkan kronologi kejadian.
korban, yang diketahui dalam perjalanan pulang dari palembang ke ciamis, berniat menyalip mobil gran max bernopol b-2850-ufz, yang sedang berada di lajur kanan.
namun, bukannya diberi jalan, pengemudi gran max malah menyalip dari kiri dan memepet kendaraan korban secara agresif dari belakang.
tak terima diperlakukan seperti itu, korban akhirnya menepi, dan pelaku ikut menepi pula.
“pelapor lalu turun untuk bertanya maksud pelaku. tapi sebelum itu, dia sudah siapkan kamera di dashboard buat rekam kejadian,” jelas hendra.
saat ditanya maksudnya memepet, pelaku menjawab dengan nada menantang:
“namanya juga di jalan, situ ngebut, saya ngebut.”
setelah itu, pelaku merogoh bagian belakang jok dan mengeluarkan benda mirip pistol berbalut kain ungu, lalu menodongkannya ke arah korban.
tak ingin ambil risiko, korban langsung kabur ke mobilnya dan menjauh.
pelaku diidentifikasi, polisi lakukan perburuan
pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan komunitas pengemudi lalamove, dan berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai maruddin, pengemudi gran max yang diduga bekerja sebagai kurir.
saat ini, sat reskrim polres purwakarta sedang memburu pelaku ke wilayah depok dan sekitarnya.