Terkenal Royal Belanja, Kemenpar Goda Turis India dengan Destinasi Wisata di 2 Kota Ini
Melalui Fam Trip, Kemenpar berharap bisa tarik turis India datangi Indonesia-kemenpar-
"Fam Trip ini adalah bagian dari strategi intensif promosi Indonesia ke pasar India yang memiliki potensi besar secara jumlah dan kualitas wisatawan," tearnganya.
"Kami ingin memperkuat persepsi bahwa Indonesia tidak hanya indah, tetapi juga siap secara infrastruktur, layanan, dan pengalaman yang relevan bagi wisatawan India,” ujar Made.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenpar, Dedi Ahmad Kurnia menambahkan bahwa selama Fam Trip ini, para peserta diajak mengeksplorasi potensi wisata pernikahan dan bulan madu di Bali, serta menikmati beragam pengalaman wisata tematik.
"Di Bali, mereka akan menjelajahi situs budaya seperti Goa Gajah, mencoba wahana ayunan dan coffee testing di Alas Harum, dan menikmati high tea di Omma Dayclub yang ikonik dengan pemandangan Air Terjun Tegenungan, serta menyaksikan pertunjukan Tari Kecak di Uluwatu dan belajar melukis wayang dan membuat parfum bersama Avana Creatives," ujar Dedi.
BACA JUGA:Kemenparekraf Yakin Target 300 Ribu Wisawatan saat Perayaan Waisak Terealisasi, Ini Gegaranya
Dedi juga mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan Fam Trip selama di Bali sekaligus untuk mendukung acara Bali & Beyond Tourism Fair (BBTF) yang berlangsung pada 11-13 Juni 2025 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. Para peserta Famtrip juga hadir sebagai trade buyer di BBTF 2025.
Sementara untuk Fam Trip di Jakarta, peserta diajak merasakan pengalaman wisata urban. Jakarta mewakili sisi modernitas Indonesia yang cukup lengkap, mulai dari transportasi publik yang terintegrasi hingga sebagai pusat bisnis dan perkantoran.
Pelaksanaan program di Jakarta didukung dan difasilitasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta yang berkomitmen untuk mendukung peningkatan konektivitas dan pengembangan destinasi wisata urban.
Di sini, para peserta Fam Trip diajak berwisata kuliner di kawasan Jalan Sabang yang menawarkan aneka makanan dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, mereka dikenalkan dengan seni bela diri pencak silat di Main Silat dan mengunjungi pusat kesenian multidisiplin swasta pertama di Indonesia, yaitu Salihara Art Center.
BACA JUGA:Kejar Target 1,4 M Wisnus Tahun 2023 Lewat Nataru, Ini Program Andalan Kemenparekraf
Daya tarik lain yang dikenalkan di Jakarta yaitu Murugan Temple, atau dikenal juga sebagai Shri Sanathana Dharma Aalayam.
Murugan Temple adalah kuil Hindu pertama di Jakarta yang didedikasikan untuk Dewa Murugan dan menjadi simbol baru spiritualitas, kebudayaan, dan keberagaman di Indonesia.
Tak ketinggalan, para peserta juga mencoba transportasi MRT dan merasakan atmosfer Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman maupun M.H. Thamrin yang menjadi salah satu ikon gaya hidup aktif warga Jakarta
“Dengan pertumbuhan wisatawan outbound India yang sangat pesat, Indonesia harus hadir lebih agresif dan relevan dalam menyasar kebutuhan pasar ini. Fam Trip ini merupakan strategi konkret untuk memperkuat jejaring bisnis antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan India, serta membuka lebih banyak peluang pemasaran paket wisata Indonesia di pasar India,” ujar Dedi.
