Wawako Bantah Status Kota Layak Anak Pekanbaru Dicabut Imbas Video Viral Ibu Antar Anak Ngemis di Jalan
Wawako Pekanbaru bantah status Kota Layak Anak dicabut usai video eksploitasi anak viral/Kolase Bacakoran.co--Instagram @kabarpekanbaru
Tidak lama setelah turun dari motor, kedua anak tersebut langsung mulai mengemis, lengkap dengan ember kosong dan kostum badut.
Video tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @kabarpekanbaru pada Sabtu pagi (14/6/2025) dan langsung memicu perdebatan panas di kalangan netizen.
BACA JUGA:Miris! Bocah 8 Tahun di Bekasi Diduga Jadi Korban Sodomi, Pelaku Masih Anak Dibawah Umur
Dalam unggahan tersebut, akun tersebut menyoroti fenomena eksploitasi anak yang masih marak terjadi di berbagai daerah.
"Eksploitasi anak, salah satu fenomena yang sampai saat ini belum bisa dituntaskan oleh bapak/ibu yang punya jabatan di Kota Pekanbaru. Mau sampai kapan?" tulis akun Instagram @kabarpekanbaru dalam postingannya.
Postingan tersebut dilengkapi dengan cerita dari seorang saksi mata yang kebetulan berada di lokasi kejadian.
"Ada ibu-ibu baru datang naik Enmek (NMax, red) min, pas berhenti di depan mobil saya. Dia bonceng 2 anak kecil. Lalu diturunkan dan ditinggalkan begitu saja. Sepertinya memang disuruh mengemis karena mereka bawa ember kosong dan pakai kostum badut," lanjut caption tersebut.
Meski membantah bahwa status Kota Layak Anak dicabut, Markarius tetap mengkhawatirkan dampak dari video viral tersebut.
"Itu yang memberangkatkan kita, karena kita sudah berupaya kan untuk menyusun dan mendapatkan status Kota Layak Anak. Ini jadi PR kita bersama, tanggung jawab lingkungan juga," jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran seluruh pihak dalam memberantas aksi eksploitasi anak.
Pemerintah Kota akan terus berkoordinasi dengan wali kota serta Forkopimda agar kasus ini mendapat perhatian khusus.