bacakoran.co

Mengapa Whoosh Terganggu 50 Kali? Simak Fakta Mengejutkannya!

Whoosh terganggu 50 kali dalam sebulan? Temukan penyebab mengejutkannya dan bagaimana KCIC menghadapinya.--Youtube-tvOnenewscom

BACA JUGA:Info Mudik, Berikut Rute Kereta dengan Tiket Tambahan untuk Mudik Lebaran 2025, Simak Cara Berburu Tiketnya!

BACA JUGA:Tragis! Bos Travel Umrah Masagus Ahmad Azizi Tewas Setelah Pajero Miliknya Tertabrak Kereta di Serang

Risiko Serius bagi Keselamatan

Mungkin terdengar sepele, namun layang-layang yang tersangkut di kabel listrik bertegangan tinggi bisa menyebabkan korsleting, pemadaman listrik, hingga kerusakan pada pantograf kereta.

Dengan kecepatan maksimal mencapai 350 km/jam, gangguan sekecil apapun bisa berdampak besar terhadap keselamatan penumpang.

Upaya KCIC Menangkal Gangguan

BACA JUGA:Jangan Sampai Kehabisan! Tiket Kereta Ludes, Sudah Terjual 2 Juta, Cek Sisa Kuota Sekarang!

BACA JUGA:Brutal! Penumpang Kereta Disandera Dekat Pelaku Bom Bunuh Diri, 27 Tewas!

KCIC tidak tinggal diam.

Mereka telah melakukan lebih dari 20 kegiatan sosialisasi ke sekolah dan masyarakat sekitar jalur kereta cepat sejak April 2025.

Selain itu, lebih dari 530 personel keamanan disiagakan untuk patroli setiap 500 meter sepanjang jalur operasional, 24 jam penuh.

Tak hanya itu, 1.773 unit CCTV juga dipasang untuk mendeteksi dini benda asing yang berpotensi mengganggu.

BACA JUGA:Heboh! Kereta Terbakar di Stasiun Tugu Yogyakarta, Asap Tebal Bikin Geger Warga

BACA JUGA:Viral! Video Besi Penambat Rel Kereta Api Patah di Pelintasan Ketintang, Begini Tanggapan PT KAI

Imbauan untuk Masyarakat

KCIC mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang dalam radius 500 meter dari jalur rel.

Orang tua dan guru diharapkan turut mengawasi anak-anak agar tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jalur kereta cepat.

Dengan 50 gangguan operasional hanya dalam satu bulan, fakta ini bukan sekadar angka ini adalah alarm bagi kita semua.

Mengapa Whoosh Terganggu 50 Kali? Simak Fakta Mengejutkannya!

Puput

Puput


bacakoran.co - dalam beberapa bulan terakhir,  kebanggaan transportasi modern indonesia mendadak jadi sorotan bukan karena kecepatannya, melainkan karena serangkaian gangguan yang terjadi hingga 50 kali.

jumlah yang tak main-main ini memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat: ada apa sebenarnya dengan ?

apakah ini masalah teknis, gangguan dari luar, atau ada hal mengejutkan yang belum kita ketahui?

layang-layang, ancaman tak terduga

pt kereta cepat indonesia china (kcic) mengungkapkan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik aliran atas (laa) atau overhead catenary system (ocs).

saat musim liburan sekolah tiba, aktivitas bermain layang-layang meningkat drastis, terutama di wilayah bandung barat, cimahi, dan sekitar stasiun padalarang hingga tegalluar, yang berdekatan dengan jalur whoosh.

setiap kali layang-layang tersangkut, petugas harus memperlambat laju kereta atau bahkan menghentikannya sementara untuk memastikan keamanan.

hal ini menyebabkan keterlambatan hingga 50 menit dan mengganggu jadwal perjalanan lainnya.

lonjakan gangguan saat liburan sekolah

awal tahun 2025, gangguan akibat layang-layang hanya sekitar 7–8 kali per bulan.

namun sejak april dan memasuki liburan sekolah, jumlahnya melonjak drastis menjadi lebih dari 20 kejadian per bulan, hingga mencapai 50 kali pada juni.

aktivitas bermain anak-anak di sekitar jalur rel, terutama di wilayah bandung barat, cimahi, dan bandung, menjadi faktor utama.

risiko serius bagi keselamatan

mungkin terdengar sepele, namun layang-layang yang tersangkut di kabel listrik bertegangan tinggi bisa menyebabkan korsleting, pemadaman listrik, hingga kerusakan pada pantograf kereta.

dengan kecepatan maksimal mencapai 350 km/jam, gangguan sekecil apapun bisa berdampak besar terhadap keselamatan penumpang.

upaya kcic menangkal gangguan

kcic tidak tinggal diam.

mereka telah melakukan lebih dari 20 kegiatan sosialisasi ke sekolah dan masyarakat sekitar jalur kereta cepat sejak april 2025.

selain itu, lebih dari 530 personel keamanan disiagakan untuk patroli setiap 500 meter sepanjang jalur operasional, 24 jam penuh.

tak hanya itu, 1.773 unit cctv juga dipasang untuk mendeteksi dini benda asing yang berpotensi mengganggu.

imbauan untuk masyarakat

kcic mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang dalam radius 500 meter dari jalur rel.

orang tua dan guru diharapkan turut mengawasi anak-anak agar tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jalur kereta cepat.

dengan 50 gangguan operasional hanya dalam satu bulan, fakta ini bukan sekadar angka ini adalah alarm bagi kita semua.

layang-layang yang tampak sepele ternyata bisa melumpuhkan teknologi transportasi tercepat di indonesia.

maka, penting bagi masyarakat untuk lebih sadar dan peduli terhadap keselamatan bersama.

mari jadikan whoosh bukan hanya simbol kemajuan, tapi juga cerminan kedewasaan kita dalam menjaga fasilitas publik.

jangan biarkan layang-layang kecil menghambat laju besar bangsa ini menuju masa depan.

Tag
Share