bacakoran.co - kacau oknum petugas asuransi sebar data pribadi selebgram dan youtuber dara arafah melalui status whatsapp (wa).
kejadian ini menimbulkan keresahan besar karena menyangkut pelanggaran privasi.
dalam unggahan instagram dara yang terkenal dengan konten inspiratif ini mengungkapkan kekesalannya akibat penyebaran data pribadinya yang melanggar hak privasi.
kronologi penyebaran data pribadi dara arafah
kejadian ini bermula dari screenshot story whatsapp yang berisi nama nadia venika prwt lt 2, lengkap dengan foto kartu identitas, kartu asuransi, dan laporan medis dari perusahaan asuransi.
“huru-hara karena doi selebgram padahal cuma febris, gea, abdominal pain," tulisnya di status wa.
dara arafah pun merasa dirugikan dan merasa privasinya dilanggar dengan penyebaran data pribadi yang sangat sensitif.
“bisa-bisanya ada yang nyebarin data pribadi gue ke story wa-nya dengan caption yang ngeremehin penyakit orang," cuit dara dikutip bacakoran dari instagram pribadinya @daraarafah.
penyebaran data pribadi sebagai ancaman privasi dan integritas selebgram
penyebaran data pribadi selebgram dara arafah oleh oknum tersebut bukan hanya pelanggaran privasi, tetapi juga ancaman terhadap integritas pribadi.
dalam dunia digital, data pribadi seperti kartu identitas, rincian medis, dan informasi sensitif lainnya harus dilindungi dengan ketat.
penyebaran tanpa izin bisa berdampak psikologis dan reputasi selebgram maupun masyarakat umum.
dalam kasus dara arafah, pelaku diduga adalah seorang perempuan bernama nadia venika, yang memiliki akun instagram @nadiavenika dengan lebih dari 1.000 followers.
sayangnya, hingga saat ini akun tersebut tidak lagi ditemukan, menimbulkan dugaan bahwa akun tersebut mungkin telah dihapus atau dinonaktifkan oleh pelaku.
penyebaran data pribadi tanpa izin merupakan tindakan melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi pidana maupun perdata.
sebagai selebgram dara arafah berhak atas perlindungan hak privasinya sesuai dengan ketentuan undang-undang perlindungan data pribadi di indonesia.
dara arafah sendiri telah mengungkapkan kekesalannya melalui media sosial dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang.
semoga kasus dara arafah ini menjadi pelajaran berharga agar tidak ada lagi pelanggaran privasi yang merugikan orang lain di dunia digital.