bacakoran.co

Darurat Banjir Pejaten Timur! 5 RT Terendam Air Setinggi 1 Meter

Banjir setinggi 1 meter merendam kawasan padat penduduk di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sebanyak 5 Rukun Tetangga (RT) terdampak langsung oleh luapan air yang berasal dari intensitas hujan tinggi dan buruknya sistem drainase.--Youtube-KOMPASTV

5. Pelajari titik evakuasi terdekat di lingkungan masing-masing.

Peristiwa banjir setinggi satu meter yang melanda lima RT di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, pada 4 Agustus 2025 memberikan sinyal kuat perlunya penanganan menyeluruh terhadap aliran sungai Ciliwung.

Dengan dukungan warga dan penanganan sistemik seperti normalisasi sungai resiko bencana dapat diminimalkan.

BACA JUGA:Banjir & Pohon Tumbang Landa Jakarta! Ini Kronologi dan Titik Terparah

BACA JUGA:Banjir Besar di Tangerang! Kali Sabi Meluap Usai Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam

Kecepatan informasi dan kesiapsiagaan sosial menjadi kunci dalam menanggapi bencana banjir perkotaan.

Darurat Banjir Pejaten Timur! 5 RT Terendam Air Setinggi 1 Meter

Puput

Puput


bacakoran.co - pada senin dini hari, 4 agustus 2025, sebuah kawasan padat penduduk di kelurahan pejaten timur, kecamatan pasar minggu, jakarta selatan, kembali lagi dilanda  setinggi 1 meter.

air kiriman dari hulu menyebabkan  meluap, merendam rumah-rumah warga dan mengganggu aktivitas harian.

setidaknya 5 rukun tetangga (rt)  ini.

"banjir disini memang sudah sering terjadi", ujar aswan warga sekitar.

rt terdampak banjir kiriman kali ciliwung

banjir ini bukan sekadar genangan biasa. air kiriman dari hulu ini menyebabkan kali ciliwung meluap, menerjang pemukiman warga tanpa ampun.

lima rt di pejaten timur menjadi korban langsung dari luapan ini, dengan rumah-rumah warga mulai terendam sejak dini hari.

warga yang terbangun oleh suara derasnya air tak punya banyak pilihan.

beberapa nekat menerobos banjir demi menyelamatkan barang-barang berharga, sementara lainnya memilih bertahan di lantai atas rumah mereka.

dampak langsung ke permukiman

banjir mulai masuk ke rumah warga sejak dini hari, membuat banyak keluarga terpaksa mengungsi atau bertahan di lantai atas rumah mereka.

arus air yang cukup deras membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintasi jalanan yang tergenang.

beberapa kendaraan terendam, dan juga akses keluar masuk wilayah menjadi terbatas.

melansir dari video youtube kompastv, memperlihatkan kondisi nyata di lapangan, di mana warga tampak berusaha menyelamatkan barang-barang penting dari genangan air tersebut.

suasana pagi itu penuh kepanikan dan kekhawatiran, terutama bagi keluarga dengan anak kecil dan lansia.

banjir setinggi 1 meter ini bukan hanya mengganggu aktivitas harian, tapi juga mengancam kesehatan dan ekonomi warga:

- sekolah dan kantor tutup karena akses jalan terputus.

- pasokan listrik dan air bersih terganggu, memicu potensi penyakit.

- kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah per rumah tangganya.

tak sedikit warga yang mengeluhkan lambatnya respons dari pihak berwenang.

mereka berharap ada bantuan logistik dan evakuasi lebih cepat, terutama bagi lansia dan anak-anak.

penyebab banjir

banjir kali ini disebabkan oleh air kiriman dari wilayah hulu yang membuat kali ciliwung tidak mampu menampung debit air.

curah hujan tinggi di bogor dan sekitarnya mempercepat proses meluapnya sungai.

fenomena ini bukan yang pertama, karena pejaten timur dikenal sebagai salah satu titik rawan banjir di jakarta selatan.

respons warga dan pemerintah

warga terdampak berharap adanya bantuan cepat dari pemerintah daerah, terutama dalam bentuk logistik, pompa air, dan evakuasi.

beberapa relawan sudah mulai turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan distribusi makanan.

tips warga untuk siaga banjir

1. cek elevasi rumah terutama yang dekat sungai.

2. siapkan tas siaga darurat berisi obat, dokumen penting, dan air bersih.

3. tetap pantau prakiraan cuaca dari bmkg atau aplikasi resmi.

4. ikuti instruksi evakuasi dari rt, rw, dan petugas bpbd.

5. pelajari titik evakuasi terdekat di lingkungan masing-masing.

peristiwa banjir setinggi satu meter yang melanda lima rt di pejaten timur, jakarta selatan, pada 4 agustus 2025 memberikan sinyal kuat perlunya penanganan menyeluruh terhadap aliran sungai ciliwung.

dengan dukungan warga dan penanganan sistemik seperti normalisasi sungai resiko bencana dapat diminimalkan.

kecepatan informasi dan kesiapsiagaan sosial menjadi kunci dalam menanggapi bencana banjir perkotaan.

Tag
Share