bacakoran.co

Kemenag Urus 2 Hal iniu Usai Tak Lagi Urusi Haji, Apa Saja Itu?

Jamaah haji Indonesia ketika tiba di Tanah Suci-kemenag-

 

BACAKORAN.CO - Kementrian Agama atau Kemenag resmi cerai dengan urusan haji. Kini Kemenag fokus pada pengurusan dua hal ini.

Menurut Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii, Kemenag kini fokus pada layanan keagamaan. Kemudian pendidikan agama dan keagamaan.

“Pasca dialihkannya urusan haji dari Kementerian Agama ke BPH (Badan Penyelenggara Haji), maka praktis Kementerian Agama hanya fokus pada dua bidang: pelayanan keagamaan dan pelayanan pendidikan keagamaan,” terang Wamenag.

Meski pekerjaan Kemenag berkurang, Wamenag menegaskan bahwa perampingan tugas ini tidak menjadikan pekerjaan kemenag menjadi ringan. 

BACA JUGA:Kemenag Luncurkan Kurikulum Berbasi Cinta, Seperti Apa KBC Itu?

Justru sebaliknya, menurut Romo Syafii, dua tugas tersebut sangat menantang dan membutuhkan perbaikan serta penyempurnaan.

“Banyak yang mengatakan bahwa pekerjaan Kementerian Agama menjadi sangat sedikit," ucapnya.


Menag Nasaruddin Umar ketika menyapa jamaah haji -kemenag-

"Tapi versi saya, ketika kita fokus pada dua bentuk pelayanan itu, ternyata banyak hal yang memang perlu diperbaiki, banyak hal yang perlu disempurnakan dan banyak hal untuk dua bidang itu perlu diadakan untuk melengkapi dan menyempurnakan,” lanjutnya. 

Romo Syafii mengungkapkan bahwa tugas mengurus kehidupan beragama di Indonesia adalah amanah yang berat sekaligus kehormatan luar biasa.

BACA JUGA:Kemenag Buka Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh 2025 untuk Guru dan Calon Guru, Apa Saja Syarat dan Jurusannya?

“Kita diamanahkan oleh negara mengurusi kehidupan beragama di Indonesia. Dengan kata lain, apakah kehidupan beragama di Indonesia berjalan dengan baik? Jawabnya tergantung kita," ujarnya. 

"Dan kalau faktanya di lapangan kehidupan beragama tidak berjalan baik, itu pasti tanggung jawab kita,” kata Romo.

Kemenag Urus 2 Hal iniu Usai Tak Lagi Urusi Haji, Apa Saja Itu?

Kumaidi

Kumaidi


 

bacakoran.co - kementrian agama atau kemenag resmi cerai dengan urusan haji. kini kemenag fokus pada pengurusan dua hal ini.

menurut wakil menteri agama romo muhammad syafii, kemenag kini fokus pada layanan keagamaan. kemudian pendidikan agama dan keagamaan.

“pasca dialihkannya urusan haji dari kementerian agama ke bph (badan penyelenggara haji), maka praktis kementerian agama hanya fokus pada dua bidang: pelayanan keagamaan dan pelayanan pendidikan keagamaan,” terang wamenag.

meski pekerjaan kemenag berkurang, wamenag menegaskan bahwa perampingan tugas ini tidak menjadikan pekerjaan kemenag menjadi ringan. 

justru sebaliknya, menurut romo syafii, dua tugas tersebut sangat menantang dan membutuhkan perbaikan serta penyempurnaan.

“banyak yang mengatakan bahwa pekerjaan kementerian agama menjadi sangat sedikit," ucapnya.


menag nasaruddin umar ketika menyapa jamaah haji -kemenag-

"tapi versi saya, ketika kita fokus pada dua bentuk pelayanan itu, ternyata banyak hal yang memang perlu diperbaiki, banyak hal yang perlu disempurnakan dan banyak hal untuk dua bidang itu perlu diadakan untuk melengkapi dan menyempurnakan,” lanjutnya. 

romo syafii mengungkapkan bahwa tugas mengurus kehidupan beragama di indonesia adalah amanah yang berat sekaligus kehormatan luar biasa.

“kita diamanahkan oleh negara mengurusi kehidupan beragama di indonesia. dengan kata lain, apakah kehidupan beragama di indonesia berjalan dengan baik? jawabnya tergantung kita," ujarnya. 

"dan kalau faktanya di lapangan kehidupan beragama tidak berjalan baik, itu pasti tanggung jawab kita,” kata romo.

sebelumnya, urusan haji dan umroh masuk dalam kewenangan kemenag. teknisnya urusan ini dihandle oleh ditjen penyelenggaraan haji dan umrah.

tahun 2026, kuota haji indonesia tetap 221 ribu orang. sama dengan kuota tahun sebelumnya.     

Tag
Share