bacakoran.co

Surat Nikah Anak Kepala BNPB Viral! Publik Soroti Etika Pejabat yang Pakai Kop Resmi Lembaga Negara

Rustian menegaskan bahwa panitia internal BNPB semata-mata membantu WO dalam persiapan pernikahan putri Kepala BNPB.-Gambar Ist-

Bacakoran.co - Publik dihebohkan dengan beredarnya surat undangan rapat dengan kop resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk persiapan pernikahan putri Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.

Surat bernomor 402/SU/PR.01.03/08/2025 itu viral di media sosial dan menuai kritik karena dianggap mencampurkan urusan pribadi dengan institusi negara.

Dalam surat yang tersebar, tercantum undangan rapat di Aula Sutopo Purwo Nugroho lantai 15 Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, pada 13 Agustus 2025.

Pemimpin rapat ditulis atas nama Sekretaris Utama BNPB, Rustian.

Kehadiran surat resmi dengan logo lembaga negara untuk urusan pribadi tersebut sontak menimbulkan polemik. 

BACA JUGA:Gempabumi Berkekuatan M5.4 Guncang Banda Aceh, BNPB Imbau Waspada Gempa Susulan!

BACA JUGA:Lawan Banjir! BMKG dan BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca 24 Jam Nonstop di Jabodetabek untuk Tekan Risiko Bencana

Publik mempertanyakan etika penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

Tidak sedikit warganet yang menduga adanya penyalahgunaan wewenang.

Klarifikasi Rustian: Tidak Ada Anggaran Negara yang Dipakai

Sekretaris Utama BNPB, Rustian, akhirnya buka suara.

Ia membenarkan surat undangan itu asli, namun menegaskan tidak ada dana negara yang digunakan dalam persiapan pernikahan tersebut.

BACA JUGA:BREAKING NEWS! Mantan Kepala BNPB Doni Monardo Meninggal Dunia, Jokowi Ucapkan Bela Sungkawa..

BACA JUGA:Antisipasi Banjir dan Longsor, BNPB Kucurkan Dana Untuk Tiga Proyek di Kota Ini

Surat Nikah Anak Kepala BNPB Viral! Publik Soroti Etika Pejabat yang Pakai Kop Resmi Lembaga Negara

Yudha IP

Yudha IP


bacakoran.co - publik dihebohkan dengan beredarnya surat undangan rapat dengan kop resmi untuk persiapan pernikahan putri kepala bnpb, letjen tni suharyanto.

surat bernomor 402/su/pr.01.03/08/2025 itu di media sosial dan menuai kritik karena dianggap mencampurkan urusan pribadi dengan institusi negara.

dalam surat yang tersebar, tercantum undangan rapat di aula sutopo purwo nugroho lantai 15 graha , jalan pramuka, jakarta timur, pada 13 agustus 2025.

pemimpin rapat ditulis atas nama sekretaris utama bnpb, rustian.

kehadiran surat resmi dengan logo lembaga negara untuk urusan pribadi tersebut sontak menimbulkan polemik. 

publik mempertanyakan etika penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

tidak sedikit warganet yang menduga adanya penyalahgunaan wewenang.

klarifikasi rustian: tidak ada anggaran negara yang dipakai

sekretaris utama bnpb, rustian, akhirnya buka suara.

ia membenarkan surat undangan itu asli, namun menegaskan tidak ada dana negara yang digunakan dalam persiapan pernikahan tersebut.

menurutnya, kepala bnpb hanya menunjuk panitia internal untuk membantu berkoordinasi dengan wedding organizer (wo) yang sudah dipilih keluarga.

“undangan tersebut ditujukan kepada panitia pernikahan yang sudah ditentukan oleh beliau. panitia ini ada internal bnpb, ada juga sebagian dari angkatan beliau,” jelas rustian, dikutip dari detiknews (23/8/2025).

rustian menekankan, peran panitia internal sebatas memperkenalkan wo dengan lingkungan bnpb serta membantu memilah daftar undangan.

“dengan sudah terbentuknya panitia ini maka perlu diadakan rapat pertama kalinya untuk membantu wo yang beliau tunjuk,” tambahnya.

ia memastikan tidak ada biaya dari anggaran bnpb.

bahkan, pegawai yang terlibat tidak menerima honor.

“beliau mewanti-wanti ke saya berdua, tidak akan ada menggunakan anggaran yang ada di bnpb,” tegas rustian, dikutip dari liputan6.com (24/8/2025).

rustian juga menjelaskan penggunaan ruangan di graha bnpb dilakukan di luar jam kerja.

sebelum rapat panitia pernikahan, agenda resmi terkait kebencanaan tetap berjalan normal.

kritik publik dan janji perbaikan ke depan

meski sudah ada klarifikasi, publik tetap mengkritisi penggunaan kop surat resmi bnpb untuk keperluan pribadi.

banyak yang menilai tindakan itu menyalahi aturan administrasi dan mencederai profesionalitas institusi negara, meski tidak ada anggaran yang terpakai.

rustian sendiri tidak secara eksplisit menyampaikan permintaan maaf, tetapi mengucapkan terima kasih atas masukan masyarakat.

“jika seandainya itu ada permasalahan, kami atas nama panitia menyampaikan terima kasih atas koreksinya sehingga di kemudian hari kami akan memperbaiki hal tersebut,” ujar rustian, dikutip dari kompas.com (23/8/2025).

selain rustian, diketahui deputi darurat bnpb, mayor jenderal tni budi irawan, juga ditunjuk sebagai wakil ketua panitia pernikahan.

tugasnya memastikan acara berjalan sesuai rencana.

publik kini menunggu langkah tegas dari bnpb agar kasus serupa tidak terulang.

polemik ini menjadi pelajaran penting bahwa urusan pribadi pejabat, sekecil apa pun, tidak boleh melibatkan simbol, kop surat, atau fasilitas institusi negara.

“semoga informasi ini semakin jelas dan kami mohon polemik ini bisa diakhiri sampai di sini,” tutup rustian.

meski demikian, perdebatan di ruang publik belum mereda.

warganet dan pengamat kebijakan publik terus menyoroti pentingnya pemisahan tegas antara ranah pribadi pejabat dengan institusi negara yang mereka pimpin.

jika tidak segera ditangani dengan transparansi, dikhawatirkan kasus ini bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap bnpb, terutama dalam menjalankan tugas utamanya menghadapi bencana.

Tag
Share