bacakoran.co - merupakan bagian organ dalam hewan seperti jantung, ginjal, dan hati yang sering kali mendapat reputasi negatif sebagai pemicu tinggi dan berbagai penyakit.
namun menurut , pakar kesehatan sunnah yang dikenal luas di indonesia, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
dalam sebuah video di kanal youtube resminya, dr. zaidul menyatakan bahwa jeroan justru bisa menjadi sumber nutrisi yang luar biasa jika dikonsumsi dan diolah dengan cara yang tepat.
“kalau makan organ (jeroan) asal enggak berlebihan dan tidak salah cara mengolahnya, aman. berarti boleh makan jantung? boleh makan aja,” ujar dr. zaidul akbar dalam tayangan yang diunggah pada sabtu, 7 juni 2025.
jeroan kurban sering dibuang, padahal bernilai gizi tinggi
setiap idul adha, masyarakat indonesia kerap menerima jatah daging kurban, termasuk jeroan.
sayangnya, banyak orang hanya memilih bagian daging dan membuang jeroan karena dianggap tidak sehat.
padahal, menurut dr. zaidul, jeroan memiliki cita rasa yang menggoda dan kandungan nutrisi yang tidak bisa diremehkan.
“memang ada datanya,” tegasnya, merujuk pada kandungan gizi yang terdapat dalam jeroan.
ia menyayangkan kebiasaan masyarakat yang justru menghindari makanan alami seperti jeroan, namun mengandalkan multivitamin sintetik sebagai sumber nutrisi.
tips aman konsumsi jeroan ala dr. zaidul akbar
dalam ceramahnya, dr. zaidul juga memberikan panduan praktis untuk mengonsumsi jeroan secara sehat.
ia menekankan pentingnya menghindari produk daging olahan seperti sosis, nugget, kornet, dan bakso.
sebaliknya, ia menyarankan untuk memilih daging segar dan memperbanyak konsumsi sayur serta buah.
“kalau daging jangan makan daging olahan, sayur dan buah itu udah wajib,” katanya.
untuk jeroan, ia menyarankan agar tidak dikonsumsi secara berlebihan dan diolah dengan cara yang benar.
salah satu metode pengolahan yang paling aman dan sehat menurutnya adalah dengan membuat sup.
“jadi makan jantung boleh, makan ginjal boleh, makan aja asal jangan berlebihan dan cara paling mudah dibikin sup,” pungkasnya.
kesehatan sunnah dan pendekatan herbal
sebagai dokter yang fokus pada pengobatan herbal dan gaya hidup sehat berbasis sunnah, dr. zaidul akbar kerap mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kembali ke makanan alami.
ia percaya bahwa tubuh manusia lebih cocok menerima nutrisi dari sumber yang tidak diproses secara berlebihan.
“lah kita justru yang alami-alami itu kita enggak makan, malah ngambil multivitamin yang sintetik,” ujarnya, mengkritisi pola konsumsi modern yang sering kali mengabaikan makanan tradisional yang kaya manfaat.