Portugal Ikut Akui Palestina, Bergabung dengan Prancis, Kanada dan Inggris
Portugal resmi akui palestina, ikuti langkah prancis dan kanada--
BACAKORAN.CO - Portugal resmi mengumumkan rencananya untuk mengakui negara Palestina, menyusul langkah serupa yang dilakukan sejumlah negara besar seperti Prancis, Kanada, Inggris, hingga Australia.
Keputusan bersejarah ini dijadwalkan berlaku pada Minggu, 21 September 2025, tepat sehari sebelum digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai kenegaraan Palestina di Majelis Umum PBB (UNGA).
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Portugal menegaskan pengakuan ini merupakan bentuk komitmen negara terhadap perdamaian dan solusi dua negara.
“Portugal akan mengakui Negara Palestina secara resmi pada Minggu, sebelum KTT pekan depan,” tulis kementerian tersebut melalui situs resminya, dikutip Al Jazeera.
BACA JUGA:Blunder Fatal! PDIP Resmi Pecat Wahyudin Moridu Usai Videonya Ngaku Rampok Uang Negara Viral
BACA JUGA:Ini Detail Resolusi PBB Soal Pengakuan Negara Palestina, 142 Negara Setuju!
Menurut laporan surat kabar Correio da Manha, Perdana Menteri Luis Montenegro lebih dulu melakukan konsultasi dengan presiden serta parlemen sebelum memutuskan pengakuan tersebut.
Langkah ini juga menutup perdebatan panjang selama hampir 15 tahun di parlemen Portugal terkait status Palestina.
Usulan pertama mengenai pengakuan Palestina bahkan telah diajukan sejak 2011 oleh partai politik Blok Kiri.
Pengumuman Portugal datang hanya beberapa hari setelah hasil investigasi PBB menyimpulkan bahwa perang Israel di Gaza mengandung unsur genosida.
BACA JUGA:AS (Terus) Berulah! Tolak Visa Presiden Palestina untuk Sidang Umum PBB
BACA JUGA:Aksi Kemanusiaan Terbesar di Australia! 90 Ribu Orang 'Kuasai' Jembatan Sydney, Bela Palestina!
Data terbaru menunjukkan lebih dari 65.000 orang tewas dan 165.000 lebih terluka sejak serangan Israel dimulai pada Oktober 2023, dengan ribuan lainnya masih terkubur di bawah reruntuhan.
Sehari sebelumnya, penasihat Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengumumkan bahwa negara lain seperti Andorra, Belgia, Luksemburg, Malta, San Marino, dan Australia siap bergabung dalam pengakuan Palestina.