bacakoran.co

Waspada! Modus Baru Penipuan Bikin Rekening Ludes, Banyak Korban Terjebak

Waspada, modus baru penipuan bikin rekening ludes, banyak korban terjebak-Ilustrasi -

BACAKORAN.CO - Belakangan ini makin banyak laporan dari masyarakat yang mengaku rekening bank mereka tiba-tiba terkuras habis tanpa sadar.

Modusnya makin canggih dan sulit dideteksi, bahkan korban sering kali tidak menyadari sudah memberikan akses kepada pelaku.

Fenomena ini kembali mengingatkan kita agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang kian marak di Indonesia.

Dalam kasus terbaru, para pelaku kerap menyamar sebagai pihak resmi, seperti bank, e-commerce, bahkan lembaga pemerintah.

BACA JUGA:NVIDIA Guyur Rp16 Triliun ke Nokia, Kembangkan AI-RAN dan Jaringan 6G Super Cepat

BACA JUGA:Bikin Pesaing Keder! OPPO Find X9 Series Hadir dengan Performa Super Kencang Dimensity 9500

Mereka menghubungi korban lewat telepon, pesan WhatsApp, atau email dan berpura-pura memberikan informasi penting seperti pembaruan data, peningkatan limit kartu, atau undangan promo menarik.

Tanpa curiga, korban diminta mengisi tautan (link) palsu atau mengunduh aplikasi tertentu yang sebenarnya berisi malware pencuri data.

Begitu data pribadi atau kode OTP berhasil dicuri, pelaku dengan mudah menguras isi rekening dalam hitungan menit.

Ciri-Ciri Modus Penipuan yang Harus Kamu Waspadai

Agar tidak jadi korban berikutnya, kenali beberapa tanda-tanda modus penipuan online berikut ini:

BACA JUGA:Cara Mengosongkan Memori HP Tanpa Hapus Aplikasi, Tanpa Perlu Reset atau Hapus Data

BACA JUGA:Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus di HP Android dengan Mudah, Begini Cara Memulihkannya!

1. Menggunakan nomor pribadi atau tidak terverifikasi.

2. Meminta data pribadi, seperti PIN, password, OTP, atau nomor kartu ATM.

Waspada! Modus Baru Penipuan Bikin Rekening Ludes, Banyak Korban Terjebak

Melly

Melly


bacakoran.co - belakangan ini makin banyak laporan dari masyarakat yang mengaku rekening bank mereka tiba-tiba terkuras habis tanpa sadar.

modusnya makin canggih dan sulit dideteksi, bahkan korban sering kali tidak menyadari sudah memberikan akses kepada pelaku.

fenomena ini kembali mengingatkan kita agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang kian marak di indonesia.

dalam kasus terbaru, para pelaku kerap menyamar sebagai pihak resmi, seperti bank, e-commerce, bahkan lembaga pemerintah.

mereka menghubungi korban lewat telepon, pesan whatsapp, atau email dan berpura-pura memberikan informasi penting seperti pembaruan data, peningkatan limit kartu, atau undangan promo menarik.

tanpa curiga, korban diminta mengisi tautan (link) palsu atau mengunduh aplikasi tertentu yang sebenarnya berisi malware pencuri data.

begitu data pribadi atau kode otp berhasil dicuri, pelaku dengan mudah menguras isi rekening dalam hitungan menit.

ciri-ciri modus penipuan yang harus kamu waspadai

agar tidak jadi korban berikutnya, kenali beberapa tanda-tanda modus penipuan online berikut ini:

1. menggunakan nomor pribadi atau tidak terverifikasi.

2. meminta data pribadi, seperti pin, password, otp, atau nomor kartu atm.

3. menawarkan hadiah yang terdengar terlalu bagus untuk jadi kenyataan.

4. mengirimkan link yang tidak sesuai dengan alamat resmi lembaga atau perusahaan.

5. menekan korban agar segera mengikuti instruksi dengan alasan waktu terbatas.

jika kamu menerima pesan seperti itu, jangan langsung percaya, apalagi membagikan informasi pribadi.

lebih baik hubungi langsung pihak resmi melalui kontak layanan pelanggan yang ada di situs atau aplikasi resminya.

kasus penipuan digital seperti ini sudah memakan banyak korban. ada yang kehilangan jutaan hingga puluhan juta rupiah hanya dalam waktu singkat.

beberapa korban bahkan mengaku tidak sadar bahwa data mereka disalahgunakan karena pelaku bertindak sangat meyakinkan.

otoritas jasa keuangan (ojk) dan perbankan pun terus mengimbau masyarakat untuk tidak membagikan data pribadi kepada siapa pun, termasuk yang mengaku dari pihak bank.

semua transaksi dan pembaruan data hanya dilakukan lewat kanal resmi.

cara aman melindungi rekening

berikut langkah-langkah sederhana untuk menjaga keamanan rekening kamu:

- aktifkan fitur notifikasi transaksi agar kamu tahu setiap ada aktivitas mencurigakan.

- gunakan password yang kuat dan unik di setiap akun.

- jangan sembarangan klik link atau unduh aplikasi dari sumber tak dikenal.

- rutin ganti pin atau password agar tidak mudah diretas.

- segera hubungi bank jika ada aktivitas tidak wajar di rekeningmu

modus penipuan digital terus berkembang dan makin sulit dideteksi.

karena itu, kewaspadaan adalah kunci utama untuk melindungi uang dan data pribadi dari tangan pelaku kejahatan siber.

ingat, pihak bank tidak pernah meminta data pribadi lewat pesan atau telepon.

jika ragu, lebih baik abaikan daripada menyesal belakangan.

Tag
Share