bacakoran.co

Pelaku Pembantaian Nakes Kiwirok Ditangkap! Satgas Damai Cartenz Bongkar Jejak Brutal Maam Taplo

Pelaku Pembantaian Nakes Kiwirok Ditangkap! Satgas Damai Cartenz Bongkar Jejak Brutal Maam Taplo--Tribratanews Polri

BACAKORAN.CO - Pada Sabtu, 22 November 2025, sekitar pukul 12.20 WIT, sebuah operasi gabungan antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Keerom berhasil mencatatkan pencapaian penting dalam upaya penegakan hukum di Papua.

Tim gabungan tersebut berhasil menangkap seorang buronan yang selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel.

Penangkapan dilakukan di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, tanpa adanya perlawanan dari pihak tersangka.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan penyelidikan intensif yang dilakukan aparat keamanan selama bertahun-tahun.

BACA JUGA:Kemensos Akan Berikan Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Utara Bantuan Rehabilitasi!

BACA JUGA:Inara Rusli Diisukan Jadi Selingkuhan, Ini Sosok Isnanul Fahmi yang Dilaporkan oleh Istri Sah!

Maam Taplo bukanlah nama asing bagi aparat penegak hukum maupun masyarakat Papua.

Ia masuk dalam DPO berdasarkan dokumen resmi dengan nomor DPO/22/X/2021/Dit Reskrimum serta Laporan Polisi Nomor LP/17/IX/2021/Papua/Res Peg Bintang. Nama tersebut dikaitkan langsung dengan aksi brutal terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kiwirok pada 13 September 2021, sebuah peristiwa yang meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat dan dunia kesehatan di Papua.

Tragedi itu menjadi salah satu titik balik yang memperlihatkan betapa kejamnya aksi KKB terhadap warga sipil yang tidak bersalah.

Penangkapan Maam Taplo diawali dari penyelidikan intensif mengenai keberadaannya.

BACA JUGA:Pilu! Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal usai Ditolak 4 Rumah Sakit di Jayapura, Gubernur Papua Minta Maaf

BACA JUGA:Viral! BKSDA Sumbar Evakuasi Anak Harimau Sumatera yang Terjerat Perangkap Babi di Agam

Tim gabungan berhasil melacak pergerakan pelaku yang diketahui meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025.

Dalih yang digunakan adalah alasan medis: Taplo mengaku harus berobat ke RS Vanimo di Papua Nugini dengan surat rujukan dari Puskesmas Kiwirok karena mengalami pembengkakan pada perut.

Pelaku Pembantaian Nakes Kiwirok Ditangkap! Satgas Damai Cartenz Bongkar Jejak Brutal Maam Taplo

Ayu

Ayu


bacakoran.co - pada sabtu, 22 november 2025, sekitar pukul 12.20 wit, sebuah operasi gabungan antara satgas operasi damai cartenz dan polres keerom berhasil mencatatkan pencapaian penting dalam upaya penegakan hukum di papua.

tim gabungan tersebut berhasil menangkap seorang buronan yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (dpo), yakni maam taplo, anggota kelompok kriminal bersenjata (kkb) kodap xv ngalum kupel.

penangkapan dilakukan di kawasan arso swakarsa, kabupaten keerom, tanpa adanya perlawanan dari pihak tersangka.

keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan penyelidikan intensif yang dilakukan aparat keamanan selama bertahun-tahun.

maam taplo bukanlah nama asing bagi aparat penegak hukum maupun masyarakat papua.

ia masuk dalam dpo berdasarkan dokumen resmi dengan nomor dpo/22/x/2021/dit reskrimum serta laporan polisi nomor lp/17/ix/2021/papua/res peg bintang. nama tersebut dikaitkan langsung dengan aksi brutal terhadap tenaga kesehatan (nakes) di kiwirok pada 13 september 2021, sebuah peristiwa yang meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat dan dunia kesehatan di papua.

tragedi itu menjadi salah satu titik balik yang memperlihatkan betapa kejamnya aksi kkb terhadap warga sipil yang tidak bersalah.

penangkapan maam taplo diawali dari penyelidikan intensif mengenai keberadaannya.

tim gabungan berhasil melacak pergerakan pelaku yang diketahui meninggalkan kiwirok menuju jayapura pada agustus 2025.

dalih yang digunakan adalah alasan medis: taplo mengaku harus berobat ke rs vanimo di papua nugini dengan surat rujukan dari puskesmas kiwirok karena mengalami pembengkakan pada perut.

namun, di balik alasan tersebut, aparat terus mengawasi pergerakannya hingga akhirnya berhasil mengamankan dirinya di arso swakarsa.

setelah ditangkap, taplo segera dibawa ke polda papua untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh direktorat reserse kriminal umum.

rekam jejak kejahatan maam taplo sangat panjang dan penuh kekerasan. ia diketahui terlibat langsung dalam sejumlah aksi yang menelan korban jiwa maupun luka-luka.

salah satu kasus paling menggemparkan adalah pembunuhan dan penganiayaan berat terhadap tenaga kesehatan di kiwirok.

dalam peristiwa itu, seorang tenaga kesehatan bernama gabriella meilani meninggal dunia akibat luka bacok di kepala, leher, serta luka tusuk di perut.

selain itu, sepuluh tenaga kesehatan lainnya mengalami luka serius, mulai dari patah tulang, luka tusuk, hingga memar akibat serangan brutal.

nama-nama seperti dr. restu pamangi, siti khotijah, martinus deni satya, lukas luji, emanuel abi, patra, katrianti tandiala, christina sampe tonapa, marcelinus ola atanila, dan gerald sokoy tercatat sebagai korban yang harus menanggung trauma fisik maupun psikologis akibat aksi tersebut.

tidak berhenti di sana, taplo juga terlibat dalam pembakaran fasilitas umum di kiwirok.

gedung-gedung vital seperti bank papua, puskesmas, pasar, perumahan tenaga kesehatan, hingga kantor distrik dibakar habis, meninggalkan kerugian besar bagi masyarakat.

aksi ini jelas menunjukkan bahwa kkb tidak hanya menyerang aparat, tetapi juga berusaha melumpuhkan kehidupan sosial dan ekonomi warga sipil.

selain itu, taplo juga dikaitkan dengan serangkaian penembakan, termasuk di lapangan terbang kiwirok, terhadap pos brimob resimen iii, serta personel satgas kodim yonif 431/ssp di pos okbibab.

bahkan, ia terlibat dalam kontak tembak dengan personel yonif pr 431/ssp di pos kiwirok yang menyebabkan gugurnya seorang prajurit, prada beryl kholif a.r.

semua catatan ini mempertegas bahwa taplo bukan sekadar anggota biasa, melainkan sosok yang aktif dalam berbagai aksi kekerasan yang menelan korban jiwa.

kepala operasi damai cartenz, brigjen pol faizal ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan langkah penting dalam memberikan rasa keadilan kepada para korban.

“penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban. pelaku dengan rekam jejak kekerasan seperti ini harus mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya,” ujarnya kepada awak media.

sementara itu, wakil kepala operasi, kombes adarma sinaga, menambahkan bahwa operasi tidak akan berhenti pada penangkapan taplo saja.

“kami terus memantau pergerakan jaringan kkb dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan akan dilakukan tanpa kompromi,” tegasnya.

dengan tertangkapnya maam taplo, aparat berharap dapat memutus salah satu rantai kekerasan yang selama ini meresahkan masyarakat papua.

penangkapan ini bukan hanya sekadar keberhasilan operasional, tetapi juga simbol komitmen negara dalam melindungi warganya dari ancaman kelompok bersenjata.

bagi para korban dan keluarga mereka, langkah ini diharapkan menjadi awal dari proses panjang menuju keadilan dan pemulihan.  

Tag
Share