bacakoran.co

Terungkap, Ayah Tiri Pernah Ancam Culik Alvaro, Tak di Sangka Benar Dilakukan!

Ibu Korban Ungkap Ayah Tiri Alvaro Sering Ancam Akan Culik Alvaro --Portal

BACAKORAN.CO - Ibu korban anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho mengungkapkan, ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar (49) punya sifat yang temperamen.

"Pisah udah lama, terus karena dia orangnya temperamen dan dia tidak bisa menerima anak-anak, jadi saya memutuskan untuk pisah," kata Arum, dilansir Bacakoran.co dari Detiknews, Rabu (26/11/2025).

Ia juga mengaku pelaku sempat beberapa kali meminta pisah dan Arum akhirnya memilih pergi pada April 2024.

Tapi, kemudian Alex mengaku tak mau pisah dan berusaha mendekati anak-anak kembali dan Arum dan Alex menikah sejak Desember 2023.

BACA JUGA:Ayah Tiri Alvaro Tewas di Tahanan Diduga Bunuh Diri! Polisi Beberkan Detik-Detik Kejadian

BACA JUGA:Sadis! Delapan Bulan Hilang, Kasus Pembunuhan Alvaro Mulai Terbongkar: Ayah Tiri Jadi Tersangka

"Ya, dia pengen banget kayak balik lagi aja gitu, cuma aku dulu enggak mau, kayak udah enggak bisa. Enggak bisa karena dia enggak bisa terima anak-anak," ucapnya.

Arum juga mengungkap bahwa Alex sering mengancam dan melontarkan akan menculik Alvaro dari Arum pada 2024 dan ia tak menyangka Alex membunuh Alvaro.

"Dia pernah melontarkan itu, kirain cuma bercanda, enggak akan terjadi, soalnya 'nih anak lu lagi sama gue', ternyata dia lagi jajan, main," ucapnya.

Arum menegaskan tak pernah melakukan perselingkuhan, karena sebelumnya ada steatment ia berselingkuh, ia menyebut Alex sebagai pencemburu.

BACA JUGA:Update Penemuan Kerangka di Kwitang, Kepolisian Targetkan Hasil Tes DNA Selesai dalam Waktu Dekat!

BACA JUGA:Heboh! Kerangka Manusia Berdaster Ditemukan di Tangerang, Terkubur Hanya 20 Cm

"Kalau dia bikin statement saya selingkuh atau itu, enggak ngerti itu alibi dia dari mana. Jangankan dia bilang selingkuh, saya sama orang keluarga terdekat aja dia cemburu," ucapnya.

Sebelumnya Misteri hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) selama delapan bulan terakhir berakhir dengan dua kabar tragis sekaligus.

Terungkap, Ayah Tiri Pernah Ancam Culik Alvaro, Tak di Sangka Benar Dilakukan!

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - ibu korban anak laki-laki bernama alvaro kiano nugroho mengungkapkan, ayah tiri alvaro, alex iskandar (49) punya sifat yang temperamen.

"pisah udah lama, terus karena dia orangnya temperamen dan dia tidak bisa menerima anak-anak, jadi saya memutuskan untuk pisah," kata arum, dilansir bacakoran.co dari , rabu (26/11/2025).

ia juga mengaku pelaku sempat beberapa kali meminta pisah dan arum akhirnya memilih pergi pada april 2024.

tapi, kemudian alex mengaku tak mau pisah dan berusaha mendekati anak-anak kembali dan arum dan alex menikah sejak desember 2023.

"ya, dia pengen banget kayak balik lagi aja gitu, cuma aku dulu enggak mau, kayak udah enggak bisa. enggak bisa karena dia enggak bisa terima anak-anak," ucapnya.

arum juga mengungkap bahwa alex sering mengancam dan melontarkan akan menculik alvaro dari arum pada 2024 dan ia tak menyangka alex membunuh alvaro.

"dia pernah melontarkan itu, kirain cuma bercanda, enggak akan terjadi, soalnya 'nih anak lu lagi sama gue', ternyata dia lagi jajan, main," ucapnya.

arum menegaskan tak pernah melakukan perselingkuhan, karena sebelumnya ada steatment ia berselingkuh, ia menyebut alex sebagai pencemburu.

"kalau dia bikin statement saya selingkuh atau itu, enggak ngerti itu alibi dia dari mana. jangankan dia bilang selingkuh, saya sama orang keluarga terdekat aja dia cemburu," ucapnya.

sebelumnya misteri  (6) selama delapan bulan terakhir berakhir dengan dua kabar tragis sekaligus.

bocah yang hilang sejak awal maret 2025 itu akhirnya ditemukan , sementara ayah tirinya yang diduga kuat menjadi pelaku penculikan dan pembunuhan juga tewas saat berada dalam masa penangkapan polisi.

kasus yang semula dianggap sebagai pencarian anak hilang kini berubah menjadi dugaan kejahatan berlapis yang menyisakan banyak pertanyaan.

 kombes nicolas ary lilipaly membenarkan kematian alexander iskandar, ayah tiri alvaro, saat masih dalam masa penangkapan.

“(meninggalnya) sudah di dalam tahanan,” ujar nicolas kepada wartawan, dikutip dari cnn indonesia, senin (24/11).

ia menyebut alexander lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka sebelum akhirnya ditemukan tewas.

hingga kini, polisi belum menjelaskan secara rinci penyebab kematian alexander, “detailnya nanti,” tambah nicolas singkat.

nenek alvaro dapat dua kabar maut sekaligus

duka mendalam dirasakan keluarga alvaro, terutama sang nenek, sayem (53).

di hari yang sama, ia menerima dua kabar buruk sekaligus: cucunya ditemukan tak bernyawa, dan tersangka yang diduga menghabisi nyawa bocah itu juga sudah meninggal.

“terus saya tanya, ‘enggak adanya itu bagaimana maksudnya?’ dijawab, alvaronya sudah meninggal. tersangka tadi jam 08.00 pagi itu juga katanya bunuh diri,’” ujar sayem seperti dikutip kompas.com, senin (24/11/2025).

sayem mengatakan polisi memperlihatkan foto batu nisan alexander sebagai bukti bahwa tersangka telah dimakamkan.

ia mengaku masih ingin meluapkan kemarahan, namun hal itu tak lagi mungkin dilakukan.

“pengennya sih marah, tapi gimana ya, orang sudah enggak ada. kami kan sudah enggak bisa ngomong ke dia lagi,” ucapnya.

keterangan keluarga menyebut alexander ditangkap pada rabu malam, 19 november 2025.

sejak itu, mereka tak lagi mendapat informasi hingga kabar kematiannya diumumkan polisi.

versi polisi: sudah ditahan, lalu meninggal diduga bunuh diri

polisi membenarkan bahwa alexander iskandar telah diperiksa sebagai tersangka dan berada dalam proses penahanan ketika ia ditemukan tewas.

informasi yang diterima keluarga dan disampaikan sayem kepada media menyebut bahwa alexander diduga bunuh diri pada sabtu, 22 november 2025, tiga hari setelah ia ditangkap.

namun hingga kini, polisi belum memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi dan peristiwa yang terjadi di ruang tahanan.

kapolres jaksel mengatakan bahwa keterangan lengkap akan disampaikan oleh kabid humas polda metro jaya, kombes budi hermanto, dalam konferensi pers resmi.

situasi ini menimbulkan tanda tanya publik karena kematian tersangka terjadi sebelum proses pemeriksaan berlangsung tuntas.

banyak pihak menantikan penjelasan yang lebih komprehensif terkait penyebab kematian alexander dan bagaimana pengawasannya selama berada di ruang tahanan.

kronologi panjang hilangnya alvaro

laporan hilangnya alvaro berawal pada 6 maret 2025.

hari itu, bocah tersebut berpamitan kepada kakek dan neneknya untuk melaksanakan salat magrib di masjid jami al muflihun, pesanggrahan, jakarta selatan, bamun seusai salat alvaro tak kunjung pulang.

kelompok marbut masjid kemudian memberikan informasi penting kepada keluarga: pada hari hilangnya bocah itu, seorang pria mengaku sebagai ayah alvaro datang ke masjid.

pria tersebut diyakini sebagai alexander iskandar.

“‘cari anak saya. alvaro katanya kalau shalat di masjid sini.’ itu kata marbut,” ujar tugimin, kakek alvaro, dikutip dari kompas.com.

keluarga awalnya tidak curiga karena alvaro biasa bermain bola malam hari.

namun ketika malam semakin larut, pencarian dilakukan ke berbagai titik tanpa hasil.

situasi keluarga alvaro sendiri cukup kompleks, ayah kandungnya sedang menjalani hukuman di lapas cipinang dalam kasus narkoba.

ibunya bekerja di malaysia dan telah menikah lagi, karena itu alvaro tinggal bersama kakek–neneknya di pesanggrahan.

pencarian panjang selama delapan bulan berakhir pada minggu, 23 november 2025, ketika alvaro ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

kerangkanya ditemukan di lokasi yang belum diumumkan polisi.

Tag
Share