bacakoran.co - tragis kembali terjadi di kabupaten pasuruan kali ini menimpa sebuah keluarga.
minggu (30/11/2025), sebuah mobil sedan yang ditumpangi satu keluarga ka mutiara timur saat melintasi perlintasan tanpa palang di desa gununggangsir, kecamatan beji.
hasilnya sangat memilukan empat orang seketika, sementara seorang bayi berusia 1 tahun selamat dengan luka ringan.
kronologi singkat kejadian
peristiwa terjadi sekitar pukul 10.19 wib di jpl no. 88 (tak berpenjaga), km 41+4/5 antara stasiun porong dan stasiun bangil.
mobil sedan bernopol l 1519 abj melaju dari arah utara ke selatan ketika tiba-tiba disambar ka mutiara timur yang melaju dari arah surabaya ke banyuwangi.
melansir dari video youtube @liputan6, benturan keras membuat mobil terseret beberapa meter ke arah timur lalu terguling.
di dalamnya, terdapat dua orang dewasa dan tiga anak satu keluarga utuh.
sayangnya, empat korban (ayah, ibu, dan dua anak) meninggal dunia.
empat korban meninggal diidentifikasi sebagai: muhammad muhaimin (33), suci nurjannah (33), muhammad yisran alim mukhsin (9), dan putri indah ramadhani (6).
korban selamat adalah rizka putri maharani, bayi perempuan berusia 1 tahun yang mengalami luka ringan.
faktor penyebab
perlintasan tanpa palang & kurangnya pengawasan.
satu hal krusial dari kejadian ini perlintasan dijuluki tak terjaga alias tanpa palang pintu dan tanpa penjaga resmi hanya dijaga relawan.
menurut keterangan dari pihak berwenang, kondisi perlintasan seperti ini sangat berbahaya, karena ketika ada kendaraan bermotor yang tidak berhati-hati, risiko kecelakaan fatal sangat tinggi.
hal ini diperparah jika pengendara tidak memperhatikan arah kereta yang melintas.
tanggapan resmi & imbauan keselamatan dari pt kai daop 8 surabaya
menanggapi kejadian ini, pt kai daop 8 surabaya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, serta mengingatkan pentingnya kewaspadaan setiap kali melintasi perlintasan kereta api terutama yang tanpa palang pintu.
mereka mengimbau pengendara untuk selalu berhenti sejenak, melihat kiri dan kanan, serta mendengar suara kereta sebelum melintas.
dalam upaya pencegahan tragedi serupa, pemerintah desa bersama polisi dan pt kai memutuskan untuk menutup akses kendaraan roda empat di perlintasan tersebut, menjadikannya hanya dapat dilintasi kendaraan roda dua atau pejalan kaki.
kepedihan & pelajaran untuk kita semua
tragedi satu keluarga tewas tertabrak kereta ini tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan warga sekitar tapi juga jadi peringatan keras bagi masyarakat umum.
berikut pelajaran penting yang bisa diambil:
- jangan remehkan perlintasan tanpa palang.
walaupun terlihat lengang atau aman, kereta bisa tiba tanpa peringatan jelas.
- selalu berhenti dan cek sebelum melintas.
lihat ke kiri-kanan, dengar apakah ada suara kereta, dan pastikan aman dari jauh jangan mengandalkan refleks semata.
- keselamatan prioritas bersama.
sistem transportasi seperti kereta api punya hak utama di perlintasan sebidang.
kita sebagai pengguna jalan wajib memberi jalan dan berhati-hati.
tragedi ini mengundang simpati dan duka yang mendalam.
kita berharap, kejadian serupa tidak terulang dengan masyarakat makin sadar dan pihak berwenang makin sigap memperbaiki infrastruktur agar lebih aman.