Banjir Tak Pengaruhi Stok Beras, Ini Langkah Pemerintah Pulihkan Lahan Pertanian di Sumatera
Mentan Amran pastikan banjir dan longsor di Sumatera tak pengaruhi stok beras nasional -kementan-

Mentan Amran saat mengecek kondisi di lapangan terdampak banjir dan longsor di Sumatera-Kementan-
Pendataan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) juga terus berjalan agar kegiatan tanam dapat dimulai kembali pada minggu pertama Januari.
“Irigasi, benih, dan alat pengolah lahan semua ditanggung pemerintah pusat. Kita pastikan sawah yang rusak kembali seperti semula. Petani harus bisa segera mulai tanam kembali,” ujar Mentan Amran.
Selain memulihkan lahan pertanian, pemerintah juga memastikan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah bencana.
Bantuan pangan diberikan tidak hanya kepada warga yang terdampak langsung, tetapi juga kepada masyarakat yang terisolasi akibat akses jalan yang terputus.
“Ada dua jenis terdampak: yang kena langsung dan yang aksesnya terputus. Keduanya wajib mendapatkan bantuan pangan. Tidak ada warga yang kami biarkan kesulitan,” tegasnya.
Sebagai bentuk respons cepat, Kementan telah mengirim bantuan tahap pertama berupa 207 truk senilai Rp 34,8 miliar dari total bantuan yang terhimpun sebesar Rp 75 miliar.
BACA JUGA:Pasangan Shio Pembawa Berkah, Siap-Siap Banjir Cinta & Rezeki di Tahun Depan!
Bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, susu, mie instan, air mineral, serta kebutuhan penting lainnya.
Seluruh dukungan ini merupakan hasil kolaborasi Kementan dengan mitra strategis, BUMN pangan, dunia usaha, serta donasi para pegawai Kementan. Untuk wilayah yang sulit dijangkau melalui darat, Kementan juga mengirim tambahan bantuan menggunakan Pesawat Hercules.
Untuk memastikan distribusi berjalan efektif selama 24 jam, Kementan dan Bapanas mengaktifkan satgas di tiga provinsi terdampak.
Selain itu, BRMP provinsi ditetapkan sebagai posko utama penyaluran bantuan untuk memastikan seluruh dukungan logistik tersampaikan secara cepat dan tepat sasaran.
“Kami 24 jam standby. Walikota, Gubernur kami komunikasi, begitu butuh langsung kami ACC. Bahkan subuh dan tengah malam tetap kami layani. Dalam kondisi darurat seperti ini, kita harus bergerak cepat,” tegasnya.