Soroti Bupati Aceh Selatan yang Umrah Ditengah Bencana Banjir, Pemkab Setempat Angkat Suara!
Pemerintah Kabupaten Setempat Respon Dugaan Bupati Aceh Selatan Kabur dan Berangkat Umrah --DetikNews
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudera Putra, dengan tegas ungkap bahwa dokumen itu adalah persyaratan administratif yang harus dipenuhi agar percepatan penanganan bencana dapat dilakukan secara efektif.
“Surat ketidaksanggupan ini memang syarat dari Pemerintah Provinsi Aceh dalam penetapan status darurat bencana. Ini juga bentuk dukungan pemerintah kabupaten/kota kepada provinsi agar penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat, lebih kuat, dan lebih terstruktur,” ujar Diva pada Minggu, dilansir Bacakoran.co dari Pikiran Rakyat, Jum'at (5/12/2025).
Kabar mengenai perjalanan Mirwan ke Tanah Suci kemudian menyebar luas melalui berbagai platform digital.
Sejumlah sumber menyebut bahwa Mirwan memulai keberangkatannya dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh.
BACA JUGA:Update Titik Posko Bantuan Banjir di Aceh, Ini Alamat & Kontak Penting yang Bisa Dihubungi
BACA JUGA:Viral Video Pesta di Tengah Bencana Banjir Tui Kecaman, Wali Nagari di Sumbar Minta Maaf
Sebelum menuju ke bandara, ia disebut sempat berada di kawasan Trumon dan baru bergerak ke Banda Aceh pada Senin malam.
“Sebelumnya dia ke Trumon. Senin malam, sekitar jam 12 malam, dia berangkat ke Banda Aceh,” ungkap salah satu sumber dalam informasi yang beredar pada Jumat, 5 Desember 2025.
Puncaknya, akun @kotabandaaceh, mengunggah foto-foto yang memperlihatkan aktivitas Bupati Aceh Selatan tengah menjalankan ibadah umrah.
Unggahan ini banjir kritikan dari masyakarat liat yang dianggap ada keterkaitan dengan waktu terbitnya surat ketidaksanggupan penanganan banjir.
"Pasca terbitkan surat tidak mampu tangani banjir, Bupati Aceh Selatan berangkat umrah. Apakah ada hubungan surat dan jadwal keberangkatan?” tulis akun tersebut dalam takarir unggahannya.