bacakoran.co

Minta Tumpangan ke Pasar, Sesampainya di Tujuan Ancam Benturkan Kepala Pemotor ke Dinding

Pelaku begal dengan modus minta tumpangan berhasil ditangkap Tim Resmob Sunyi Senyam Polsek Prabumulih Barat. (foto : dian/sumeks)--

BACAKORAN.CO -- Peristiwa ini mungkin dapat menjadi pelajaran bagi pengemudi sepeda motor agar tidak sembarangan menolong orang di jalan. Sebab, jika salah menolong, bukannya ucapan terimakasih yang di dapat, malah nyawa dan harta benda dapat melayang.

Seperti halnya yang dialami Leo Ripaldo (24), seorang mahasiswa yang tinggal di Kecamatan Lembak kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Ketika mengendarai sepeda motor di Kelurahan Mangga Besar Kota Prabumulih, Minggu dini hari, 7 Desember 2025 sekira pukul 05.00 WIB, dia diberhentikan seorang pria.

Pria tersebut kemudian diketahui bernama Hendra Afriyan (28) warga Kelurahan Gunung Ibul, Kota Prabumulih.

BACA JUGA:Hendak Kabur Usai Rampas Handphone Mahasiswi, Motor Jambret Tabrak Mobil

BACA JUGA:Jam Pulang, Pria Ini Masuk Area Sekolah Lalu Rampas HP Siswa di Dalam Kelas

Kepada Leo, pria itu minta tumpangan dan minta diantar ke arah Pasar Prabumulih. Karena milihat tampang pria itu seperti orang baik-baik, Leo kemudian dengan ikhlas mengantarkan pria itu ke tujuannya di sekitar Pasar Prabumulih.

Nah, setibanya di tujuan, pria itu tiba-tiba mengancam korban dan menyuruh korban turun dari sepeda motornya. “Turunlah kau! Kalo dak galak turun, ku benturkan palak kau ke dinding!” jelas korban ketika melaporkan kasus itu ke Polres Prabumulih.

Karena khawatir dengan keselamatan jiwanya, Leo Ripaldo turun dari motor Honda Vario 160 BG 3895 DAX miliknya. Setelah itu motor tersebut langsung dibawa kabur pelaku.

Dengan tertunduk lesu dan masih tak percaya, Leo Ripaldo lantas menuju kantor Polisi melaporkan kasus itu.

BACA JUGA:The Real HP Gaming Termurah! Infinix GT 30: Desain Futuristik, Performa Sadis, Fitur Gaming Lengkap!

BACA JUGA:Ini Jadwal Live Pertandingan Myanmar Lawan Indonesia, Laga Penentuan SEA Games 2025 Thailand!

Kasus tersebut langsung di selidiki Tim Resmob Sunyi Senyap Satreskrim Polres Prabumulih. Setelah menggali keterangan korban dan sejumlah informasi mengenai ciri-ciri pelaku, polisi kemudian langsung mengerahkan seluruh kemampuannya menyelidiki jejak pelaku.  

Selanjutnya pada Kamis malam, 11 Desember 2025, polisi mendapat informasi jika pelaku terlacak  berada di BK 16 Petanggan, Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur.

Dari Prabumulih, petugas  yang dimpimpin Kanit Reskrim Ipda Wendy K SPsi MH langsung bergerak menuju lokasi keberadaan pelaku yang harus di jangkau dalam beberapa jam perjalanan.

Kamis malam sekira pukul 19.10 WIB, pelaku di sergap di kawasan Tugu Polwan, BK 16 Petanggan, Belitang Mulya, OKU Timur. "Pelaku berhasil kita ringkus tanpa perlawanan bersama barang bukti sepeda motor milik korban," jelas Kapolsek Prabumulih Barat Iptu Tomas Siswo Purnomo SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Wendy.

Minta Tumpangan ke Pasar, Sesampainya di Tujuan Ancam Benturkan Kepala Pemotor ke Dinding

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- peristiwa ini mungkin dapat menjadi pelajaran bagi pengemudi sepeda motor agar tidak sembarangan menolong orang di jalan. sebab, jika salah menolong, bukannya ucapan terimakasih yang di dapat, malah nyawa dan harta benda dapat melayang.

seperti halnya yang dialami leo ripaldo (24), seorang mahasiswa yang tinggal di kecamatan lembak kabupaten muara enim, sumatera selatan.

ketika mengendarai sepeda motor di kelurahan mangga besar kota prabumulih, minggu dini hari, 7 desember 2025 sekira pukul 05.00 wib, dia diberhentikan seorang pria.

pria tersebut kemudian diketahui bernama hendra afriyan (28) warga kelurahan gunung ibul, kota prabumulih.



kepada leo, pria itu minta tumpangan dan minta diantar ke arah pasar prabumulih. karena milihat tampang pria itu seperti orang baik-baik, leo kemudian dengan ikhlas mengantarkan pria itu ke tujuannya di sekitar pasar prabumulih.

nah, setibanya di tujuan, pria itu tiba-tiba mengancam korban dan menyuruh korban turun dari sepeda motornya. “turunlah kau! kalo dak galak turun, ku benturkan palak kau ke dinding!” jelas korban ketika melaporkan kasus itu ke polres prabumulih.

karena khawatir dengan keselamatan jiwanya, leo ripaldo turun dari motor honda vario 160 bg 3895 dax miliknya. setelah itu motor tersebut langsung dibawa kabur pelaku.

dengan tertunduk lesu dan masih tak percaya, leo ripaldo lantas menuju kantor polisi melaporkan kasus itu.



kasus tersebut langsung di selidiki tim resmob sunyi senyap satreskrim polres prabumulih. setelah menggali keterangan korban dan sejumlah informasi mengenai ciri-ciri pelaku, polisi kemudian langsung mengerahkan seluruh kemampuannya menyelidiki jejak pelaku.  

selanjutnya pada kamis malam, 11 desember 2025, polisi mendapat informasi jika pelaku terlacak  berada di bk 16 petanggan, belitang mulya, kabupaten oku timur.

dari prabumulih, petugas  yang dimpimpin kanit reskrim ipda wendy k spsi mh langsung bergerak menuju lokasi keberadaan pelaku yang harus di jangkau dalam beberapa jam perjalanan.

kamis malam sekira pukul 19.10 wib, pelaku di sergap di kawasan tugu polwan, bk 16 petanggan, belitang mulya, oku timur. "pelaku berhasil kita ringkus tanpa perlawanan bersama barang bukti sepeda motor milik korban," jelas kapolsek prabumulih barat iptu tomas siswo purnomo sh didampingi kanit reskrim ipda wendy.



pelaku kemudian langsung digelandang ke polsek prabumulih barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut."tersangka langsung kita proses  karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain dari modus serupa,"katanya. 

Tag
Share