bacakoran.co - ajang thailand motor expo 2025 kembali menjadi panggung penting bagi pabrikan otomotif untuk memamerkan produk terbaru mereka.
salah satu booth yang cukup mencuri perhatian adalah suzuki, yang tak hanya menampilkan model-model familiar, tetapi juga menghadirkan motor yang bentuknya terasa “dekat” dengan pasar indonesia.
motor tersebut adalah suzuki easy 115, sebuah skutik bergaya crossover yang sekilas mirip dengan suzuki nex crossover yang sudah lebih dulu dikenal di tanah air.
sekilas pandang, suzuki easy 115 memang tampak seperti kembaran nex crossover.
namun setelah diamati lebih dekat, motor ini menyimpan banyak perbedaan menarik yang membuatnya tampil lebih kekar dan berkarakter.
tak heran jika banyak pengunjung, termasuk pecinta otomotif indonesia, mulai bertanya-tanya: apakah motor ini layak diboyong ke indonesia?
perbedaan paling mencolok antara suzuki easy 115 dan nex crossover terletak pada bagian depan.
meski masih menggunakan bentuk lampu utama yang serupa, easy 115 memiliki tebeng depan yang lebih tinggi dan tebal.
kesan visualnya jadi lebih padat dan kokoh, berbeda dengan nex crossover yang tampil lebih ramping dan tajam.
bagian atas headlamp easy 115 juga dilengkapi tambahan body work yang membuat tampilannya terlihat lebih “berotot”.
ini memberi kesan motor petualang ringan yang siap diajak beraktivitas di berbagai kondisi jalan, meskipun secara segmentasi masih berada di kelas skutik harian.
masuk ke area kokpit, suzuki easy 115 kembali menunjukkan diferensiasinya. speedometer motor ini sudah menggunakan panel digital led, mirip dengan nex crossover.
namun bedanya, easy 115 dibekali cover tambahan di area speedometer, membuat tampilannya terasa lebih modern dan premium.
cover ini bukan hanya elemen estetika, tetapi juga memberikan kesan motor yang lebih besar dan solid.
secara visual, easy 115 terlihat naik kelas meskipun basis teknisnya masih serupa dengan nex crossover.
perbedaan lain yang cukup terasa ada pada setang. suzuki easy 115 menggunakan setang yang lebih lebar namun sedikit lebih rendah dibandingkan nex crossover.
posisi ini memberikan kesan berkendara yang lebih santai dan stabil, terutama saat bermanuver di kecepatan rendah hingga menengah.
meski demikian, keduanya tetap menggunakan model setang model pipa (bar) yang memberi nuansa motor adventure ringan.
untuk tombol dan holder, baik sisi kiri maupun kanan masih sangat mirip, termasuk fitur secure key shutter yang menjadi standar keamanan.
jika berpindah ke bagian tengah hingga belakang, kemiripan easy 115 dengan nex crossover semakin terasa.
jok, body belakang, lampu belakang, hingga pelek dan ban terlihat identik.
bahkan, mesin yang digunakan juga sama, yakni mesin 115 cc yang sudah terbukti irit dan cocok untuk pemakaian harian.
suspensi belakang pun masih menggunakan setelan yang sama, sehingga karakter berkendara keduanya diprediksi tidak akan jauh berbeda.
suzuki tampaknya ingin menghadirkan easy 115 sebagai varian styling, bukan model yang benar-benar baru secara teknis.
jika dilihat dari kejauhan, perbedaan paling mudah dikenali adalah postur bagian depan.
suzuki easy 115 tampak lebih gemuk dan berisi, sementara nex crossover terlihat lebih ramping dan agresif.
inilah yang membuat easy 115 terasa lebih “kalem tapi berotot”, cocok untuk konsumen yang ingin tampilan crossover tanpa kesan terlalu sporty.
pertanyaan besar pun muncul: perlukah suzuki easy 115 dihadirkan di indonesia?
di tengah pasar roda dua yang semakin kompetitif, kehadiran easy 115 bisa menjadi angin segar untuk menghidupkan kembali lini skutik suzuki.
dengan basis mesin yang sudah dikenal, namun balutan desain baru yang lebih kekar, motor ini berpotensi menarik konsumen muda maupun pengguna harian yang ingin tampil beda.
jika harganya kompetitif, suzuki easy 115 bisa menjadi alternatif menarik di segmen skutik 110–125 cc bergaya crossover.
tinggal menunggu langkah suzuki indonesia, apakah akan melihat potensi ini sebagai peluang besar di pasar domestik.