bacakoran.co

Jangan Salah Pilih! Perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil yang Wajib Diketahui

Apa bedanya KUR Mikro dan KUR Kecil? -Ilustrasi -

BACA JUGA:Kado Natal UMKM! KUR BRI Super Mikro Rp100 Juta Cair Cepat, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Jika usaha masih kecil dan belum memiliki jaminan, KUR Mikro adalah pilihan paling aman.

Namun, jika usaha sudah berkembang dan membutuhkan modal besar, KUR Kecil bisa menjadi solusi yang tepat.

Yang terpenting, pastikan usaha Anda aktif, produktif, dan memiliki rencana penggunaan dana yang jelas agar pengajuan KUR lebih mudah disetujui.

Perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil terletak pada plafon pinjaman, skala usaha, serta persyaratan agunan.

KUR Mikro cocok untuk usaha kecil dan pemula, sedangkan KUR Kecil lebih pas untuk usaha yang sudah berkembang dan ingin naik level.

BACA JUGA:Mau Pinjaman Syariah? Cek Syarat dan Cara Ajukan KUR BSI 2025 di Sini

Dengan memahami perbedaannya, Anda bisa memilih jenis KUR yang paling sesuai untuk mendukung pertumbuhan bisnis Anda.

Jangan Salah Pilih! Perbedaan KUR Mikro dan KUR Kecil yang Wajib Diketahui

Melly

Melly


bacakoran.co - program (kur) menjadi salah satu solusi pembiayaan paling populer bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) di indonesia.

melalui kur, pemerintah membantu pelaku usaha mendapatkan akses modal dengan bunga rendah dan syarat yang relatif mudah.

namun, masih banyak masyarakat yang bingung membedakan kur mikro dan kur kecil.

sekilas memang terlihat mirip, tapi sebenarnya kur mikro dan kur kecil punya perbedaan cukup signifikan, mulai dari plafon pinjaman, persyaratan, hingga target penerima.

agar tidak salah pilih, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

pengertian kur mikro

kur mikro adalah jenis kredit usaha rakyat yang ditujukan untuk pelaku usaha skala mikro.

biasanya, program ini menyasar pedagang kecil, warung, pelaku umkm rumahan, hingga usaha perorangan yang baru berkembang.

kur mikro dirancang agar mudah diakses, bahkan oleh pelaku usaha yang belum memiliki agunan tambahan.

inilah alasan mengapa kur mikro menjadi favorit bagi pelaku usaha kecil yang baru memulai bisnis.

ciri utama kur mikro:

- plafon pinjaman relatif kecil

- proses pengajuan sederhana

- tidak memerlukan jaminan tambahan

- cocok untuk usaha mikro dan pemula

pengertian kur kecil

sementara itu, kur kecil ditujukan bagi pelaku usaha yang sudah berada di level usaha kecil, bukan lagi mikro.

biasanya, usaha yang mengajukan kur kecil sudah berjalan stabil, memiliki omzet lebih besar, serta membutuhkan tambahan modal yang lebih signifikan untuk pengembangan usaha.

berbeda dengan kur mikro, kur kecil umumnya memerlukan agunan tambahan, karena nilai pinjamannya lebih besar dan risikonya juga meningkat.

ciri utama kur kecil:

- plafon pinjaman lebih besar

- ditujukan untuk usaha yang sudah berkembang

- membutuhkan jaminan tambahan

- cocok untuk ekspansi usaha

perbedaan kur mikro dan kur kecil

agar lebih jelas, berikut beberapa perbedaan utama antara kur mikro dan kur kecil:

1. plafon pinjaman

kur mikro biasanya menawarkan pinjaman hingga rp50 juta per debitur.

sementara kur kecil memiliki plafon lebih besar, mulai dari di atas rp50 juta hingga rp500 juta, tergantung kebijakan bank penyalur.

2. persyaratan agunan

kur mikro tidak mewajibkan jaminan tambahan, sedangkan kur kecil membutuhkan agunan, seperti sertifikat rumah, bpkb kendaraan, atau aset usaha lainnya.

3. skala usaha

kur mikro ditujukan untuk usaha mikro dengan omzet relatif kecil.

kur kecil menyasar usaha yang sudah naik kelas dan memiliki pembukuan lebih rapi serta omzet lebih besar.

4. risiko dan analisis kredit

pada kur mikro, analisis kredit cenderung lebih sederhana.

sedangkan kur kecil memerlukan analisis yang lebih mendalam karena nilai pembiayaan lebih besar.

5. tujuan penggunaan dana

kur mikro biasanya digunakan untuk kebutuhan operasional harian seperti stok barang.

kur kecil lebih sering dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, pembelian alat produksi, atau ekspansi cabang.

bunga dan tenor pinjaman

baik kur mikro maupun kur kecil memiliki suku bunga yang sama, yaitu bunga rendah yang telah disubsidi pemerintah.

tenor pinjaman umumnya bisa mencapai 3–5 tahun, tergantung jenis pembiayaan dan kebijakan bank penyalur.

dengan bunga yang ringan, cicilan kur relatif terjangkau sehingga tidak terlalu membebani pelaku usaha.

pemilihan antara kur mikro dan kur kecil sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan usaha.

jika usaha masih kecil dan belum memiliki jaminan, kur mikro adalah pilihan paling aman.

namun, jika usaha sudah berkembang dan membutuhkan modal besar, kur kecil bisa menjadi solusi yang tepat.

yang terpenting, pastikan usaha anda aktif, produktif, dan memiliki rencana penggunaan dana yang jelas agar pengajuan kur lebih mudah disetujui.

perbedaan kur mikro dan kur kecil terletak pada plafon pinjaman, skala usaha, serta persyaratan agunan.

kur mikro cocok untuk usaha kecil dan pemula, sedangkan kur kecil lebih pas untuk usaha yang sudah berkembang dan ingin naik level.

dengan memahami perbedaannya, anda bisa memilih jenis kur yang paling sesuai untuk mendukung pertumbuhan bisnis anda.

Tag
Share