bacakoran.co

Mitsubishi Pajero 2026 Rilis dengan Mesin Triton Baru Lebih Modern, Jadi Upgrade atau Downgrade?

Pajero 2026 kini memakai mesin Triton 2.4L twin turbo. Torsi lebih besar, efisiensi meningkat, dan siap memenuhi standar emisi Euro 6.--Youtube Advance Auto

BACAKORAN.CO - Mitsubishi kembali membuat gebrakan dengan keputusan berani untuk menyematkan mesin Triton pada Pajero generasi terbaru yang akan meluncur tahun 2026. 

Langkah ini langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar SUV, sebab Pajero dikenal sebagai ikon kendaraan tangguh dengan reputasi panjang. 

Namun, apakah penggunaan mesin Triton merupakan sebuah peningkatan signifikan atau justru penurunan bagi SUV legendaris ini?

Keputusan Mitsubishi tidak datang tanpa alasan. Mesin Pajero lama yang menggunakan konfigurasi 2.4 liter turbo tunggal dengan kode 4N15 memang sudah terbukti reliabel, halus, dan cukup irit. 

Tenaganya sekitar 180 PS dengan torsi 430 Nm, angka yang masih memadai untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh. 

Namun, desain mesin tersebut sudah berumur dan sulit mengikuti regulasi emisi terbaru. 

Biaya pengembangan untuk menyesuaikan standar masa depan dianggap tidak lagi efisien, sehingga Mitsubishi memilih jalur baru dengan menghadirkan mesin generasi Triton.

BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport 2026: SUV Premium dengan Desain Futuristik dan Fitur Keselamatan Lengkap

BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport Bikin Ngiler, SUV Gagah Ini Diisukan Mejeng di Palembang AutoShow 2025!

Mesin Triton terbaru hadir dengan kapasitas sama, 2.4 liter, tetapi menggunakan konfigurasi twin turbo. 

Perubahan ini membawa dampak besar: torsi meningkat menjadi 470 Nm, respons RPM bawah lebih spontan, dan kemampuan memenuhi standar emisi Euro 6. 

Artinya, mesin ini bukan sekadar modifikasi dari mesin lama, melainkan benar-benar produk generasi baru yang dirancang untuk masa depan. 

Dengan karakteristik tersebut, Pajero 2026 diharapkan lebih efisien, lebih kuat, dan lebih ramah lingkungan.

Perbedaan antara mesin lama dan baru cukup jelas. 

Mitsubishi Pajero 2026 Rilis dengan Mesin Triton Baru Lebih Modern, Jadi Upgrade atau Downgrade?

Rida Satriani

Rida Satriani


bacakoran.co - mitsubishi kembali membuat gebrakan dengan keputusan berani untuk menyematkan mesin triton pada pajero generasi terbaru yang akan meluncur tahun 2026. 

langkah ini langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar suv, sebab pajero dikenal sebagai ikon kendaraan tangguh dengan reputasi panjang. 

namun, apakah penggunaan mesin triton merupakan sebuah peningkatan signifikan atau justru penurunan bagi suv legendaris ini?

keputusan mitsubishi tidak datang tanpa alasan. mesin pajero lama yang menggunakan konfigurasi 2.4 liter turbo tunggal dengan kode 4n15 memang sudah terbukti reliabel, halus, dan cukup irit. 

tenaganya sekitar 180 ps dengan torsi 430 nm, angka yang masih memadai untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh. 

namun, desain mesin tersebut sudah berumur dan sulit mengikuti regulasi emisi terbaru. 

biaya pengembangan untuk menyesuaikan standar masa depan dianggap tidak lagi efisien, sehingga mitsubishi memilih jalur baru dengan menghadirkan mesin generasi triton.

mesin triton terbaru hadir dengan kapasitas sama, 2.4 liter, tetapi menggunakan konfigurasi twin turbo. 

perubahan ini membawa dampak besar: torsi meningkat menjadi 470 nm, respons rpm bawah lebih spontan, dan kemampuan memenuhi standar emisi euro 6. 

artinya, mesin ini bukan sekadar modifikasi dari mesin lama, melainkan benar-benar produk generasi baru yang dirancang untuk masa depan. 

dengan karakteristik tersebut, pajero 2026 diharapkan lebih efisien, lebih kuat, dan lebih ramah lingkungan.

perbedaan antara mesin lama dan baru cukup jelas. 

mesin lama unggul dalam hal kehalusan dan reputasi reliabilitas, tetapi terbatas oleh regulasi emisi dan teknologi yang mulai usang. 

mesin triton twin turbo menawarkan performa lebih tinggi, efisiensi lebih baik, serta daya tahan yang dirancang untuk menahan beban berat. 

hal ini sangat relevan bagi pajero, yang sering digunakan untuk perjalanan jarak jauh, membawa penumpang penuh, atau menghadapi medan off-road. 

dengan torsi besar di rpm rendah, pajero 2026 akan lebih siap menghadapi tanjakan, jalan berbatu, maupun kondisi ekstrem.

dari sisi performa, peningkatan torsi menjadi 470 nm jelas memberi keuntungan. 

akselerasi lebih responsif, tenaga lebih maksimal saat membawa muatan berat, dan pengalaman berkendara lebih dinamis. 

mesin twin turbo juga membuat respons di putaran rendah lebih halus, sehingga pengemudi merasakan kenyamanan sekaligus kekuatan. 

konsumsi bahan bakar pun diperkirakan lebih efisien berkat teknologi modern dan standar euro 6, meski hal ini tetap bergantung pada pengaturan ecu serta tuning yang dilakukan mitsubishi. 

karakter mesin triton yang berbasis pickup, dengan torsi besar dan respons cepat, justru dianggap cocok untuk suv besar seperti pajero. 

mesin pickup modern memang dirancang untuk durabilitas dan efisiensi, sehingga tidak kalah dari mesin diesel tradisional suv.

lalu, apakah mesin triton benar-benar sesuai untuk suv kelas pajero? 

banyak yang menilai bahwa karakteristik mesin pickup justru ideal untuk suv berkerangka ladder frame. 

pajero sebagai suv berat membutuhkan torsi besar di rpm bawah agar optimal di medan sulit. 

durabilitas mesin pickup juga menjadi nilai tambah, karena mampu menahan beban berat dan tetap irit dalam jangka panjang. 

jadi, bukan soal apakah mesin berasal dari triton atau pajero, melainkan apakah karakteristiknya sesuai dengan kebutuhan suv. 

dalam hal ini, mesin diesel dengan torsi besar dan respons cepat memang sangat cocok untuk pajero.

meski begitu, ada kekhawatiran dari sebagian pengguna. 

mereka mempertanyakan apakah karakter mesin pickup bisa benar-benar menyatu dengan citra suv mewah yang nyaman. 

jika tuning tidak dilakukan dengan tepat, ada risiko konsumsi bahan bakar membengkak atau karakter mesin terasa terlalu kasar. 

namun, mitsubishi tampaknya sudah menyiapkan strategi dengan pengaturan ecu agar kenyamanan berkendara tetap terjaga, termasuk mengurangi noise, vibration, dan harshness (nvh).

secara keseluruhan, penggunaan mesin triton pada pajero 2026 dapat dianggap sebagai langkah upgrade. 

peningkatan performa, efisiensi, dan kepatuhan terhadap regulasi emisi menjadikan pajero lebih siap menghadapi masa depan. 

walaupun ada sedikit keraguan terkait karakter dan kenyamanan, keputusan ini menunjukkan arah baru mitsubishi dalam menjaga relevansi pajero di pasar suv global. 

bagi penggemar, kehadiran pajero 2026 dengan mesin triton layak ditunggu, karena menawarkan kombinasi kekuatan, efisiensi, dan teknologi modern yang bisa menjadi standar baru di segmen suv tangguh.

Tag
Share