bacakoran.co

Berapa Lama Maksimal Tenor KUR? Ini Jawaban Lengkapnya

Berapa lama maksimal tenor KUR? Simak penjelasan lengkap tentang jangka waktu pinjaman KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Investasi agar cicilan usaha tetap ringan.-Ilustrasi -

BACAKORAN.CO - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menjadi solusi favorit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal dengan bunga ringan.

Namun, satu pertanyaan yang paling sering diajukan sebelum mengajukan pinjaman adalah: berapa lama maksimal tenor KUR?

Pertanyaan ini sangat penting, karena tenor atau jangka waktu pinjaman akan sangat memengaruhi besar kecilnya cicilan bulanan, arus kas usaha, dan kesiapan finansial debitur.

Agar tidak salah pilih, berikut penjelasan lengkap dan mudah dipahami tentang tenor maksimal KUR berdasarkan jenisnya.

BACA JUGA:Pinjaman Modal Usaha dengan Cicilan Ringan dari KUR BRI 2026, Solusi UMKM Naik Kelas

Apa Itu Tenor KUR?

Tenor KUR adalah jangka waktu pengembalian pinjaman, mulai dari tanggal pencairan dana hingga cicilan terakhir dilunasi.

Semakin panjang tenor, maka cicilan bulanan akan semakin ringan.

Sebaliknya, tenor yang lebih pendek biasanya membuat cicilan lebih besar, tetapi total bunga yang dibayar bisa lebih kecil.

Pemerintah dan bank penyalur KUR, seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BSI, telah mengatur batas maksimal tenor KUR agar tetap sehat bagi debitur dan perbankan.

BACA JUGA:Jangan Salah Langkah! Begini Cara Mendapatkan KUR BRI 2026 Agar Cepat Disetujui

Jawaban Singkat: Tenor KUR Bisa Sampai 5 Tahun

Secara umum, tenor maksimal KUR adalah hingga 5 tahun atau 60 bulan, tetapi tidak semua jenis KUR otomatis mendapatkan tenor selama itu.

Tenor ditentukan berdasarkan jenis pinjaman dan tujuan penggunaan dana, apakah untuk modal kerja atau investasi usaha.

Rincian Tenor Maksimal KUR Berdasarkan Jenisnya

1. KUR Mikro

KUR Mikro ditujukan untuk pelaku usaha skala kecil dengan kebutuhan modal terbatas.

BACA JUGA:Apakah Tahun 2026 Masih Ada KUR BRI? Ini Jawaban Lengkap untuk Pelaku UMKM

Berapa Lama Maksimal Tenor KUR? Ini Jawaban Lengkapnya

Melly

Melly


bacakoran.co - program (kur) terus menjadi solusi favorit bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) yang membutuhkan tambahan modal dengan bunga ringan.

namun, satu pertanyaan yang paling sering diajukan sebelum mengajukan pinjaman adalah: berapa lama maksimal tenor kur?

pertanyaan ini sangat penting, karena tenor atau jangka waktu pinjaman akan sangat memengaruhi besar kecilnya cicilan bulanan, arus kas usaha, dan kesiapan finansial debitur.

agar tidak salah pilih, berikut penjelasan lengkap dan mudah dipahami tentang tenor maksimal kur berdasarkan jenisnya.

apa itu tenor kur?

tenor kur adalah jangka waktu pengembalian pinjaman, mulai dari tanggal pencairan dana hingga cicilan terakhir dilunasi.

semakin panjang tenor, maka cicilan bulanan akan semakin ringan.

sebaliknya, tenor yang lebih pendek biasanya membuat cicilan lebih besar, tetapi total bunga yang dibayar bisa lebih kecil.

pemerintah dan bank penyalur kur, seperti bri, mandiri, bni, dan bsi, telah mengatur batas maksimal tenor kur agar tetap sehat bagi debitur dan perbankan.

jawaban singkat: tenor kur bisa sampai 5 tahun

secara umum, tenor maksimal kur adalah hingga 5 tahun atau 60 bulan, tetapi tidak semua jenis kur otomatis mendapatkan tenor selama itu.

tenor ditentukan berdasarkan jenis pinjaman dan tujuan penggunaan dana, apakah untuk modal kerja atau investasi usaha.

rincian tenor maksimal kur berdasarkan jenisnya

1. kur mikro

kur mikro ditujukan untuk pelaku usaha skala kecil dengan kebutuhan modal terbatas.

- plafon pinjaman: hingga rp50 juta

- tenor maksimal:

modal kerja: sampai 3 tahun (36 bulan)

investasi: sampai 5 tahun (60 bulan)

jika dana digunakan untuk pembelian alat usaha atau pengembangan jangka panjang, tenor bisa lebih lama.

2. kur kecil

kur kecil diperuntukkan bagi umkm yang sudah berkembang dan membutuhkan dana lebih besar.

- plafon pinjaman: rp50 juta hingga rp500 juta

- tenor maksimal:

modal kerja: sampai 4 tahun (48 bulan)

investasi: sampai 5 tahun (60 bulan)

jenis kur ini paling sering dipilih oleh pelaku usaha yang ingin memperluas bisnis atau menambah aset produksi.

3. kur investasi

kur investasi secara khusus digunakan untuk pembelian aset produktif seperti mesin, kendaraan operasional, renovasi tempat usaha, atau alat produksi.

- tenor maksimal: hingga 5 tahun

- untuk sektor tertentu, tenor bisa menyesuaikan usia ekonomis aset

kenapa tenor kur dibatasi maksimal 5 tahun?

pembatasan tenor hingga 5 tahun bukan tanpa alasan. tujuannya adalah:

- menjaga kesehatan keuangan debitur

- menghindari risiko kredit macet

- menyesuaikan dengan usia usaha dan aset

- memastikan pinjaman benar-benar produktif

dengan tenor yang tepat, usaha diharapkan sudah berkembang dan mampu melunasi pinjaman tanpa tekanan berlebihan.

apakah bisa memilih tenor sendiri?

secara umum, debitur boleh mengajukan tenor sesuai kebutuhan, tetapi keputusan akhir tetap berada di pihak bank. bank akan menilai:

- kemampuan bayar

- arus kas usaha

- riwayat kredit (slik ojk)

- tujuan penggunaan dana

jika usaha dinilai stabil dan berisiko rendah, peluang mendapatkan tenor maksimal akan lebih besar.

tips memilih tenor kur yang ideal

agar cicilan tidak memberatkan usaha, perhatikan tips berikut:

- sesuaikan tenor dengan omzet bulanan

- jangan tergiur tenor pendek jika arus kas belum stabil

- gunakan tenor panjang untuk investasi jangka panjang

- pastikan cicilan maksimal 30–40% dari laba bersih usaha

jadi, tenor maksimal kur adalah hingga 5 tahun, khususnya untuk pinjaman investasi dan kur kecil.

sementara untuk kur mikro modal kerja, tenor biasanya lebih pendek, yakni maksimal 3 tahun.

dengan memahami ketentuan tenor kur sejak awal, pelaku umkm bisa merencanakan pinjaman secara lebih cerdas, aman, dan sesuai kemampuan usaha.

Tag
Share