Bikin KPM Panik! Status PKH dan BPNT Berubah Jadi Tidak di Cek Bansos 2026, Ini Penjelasannya
PKH dan BPNT tak muncul di aplikasi Cek Bansos awal tahun ini bikin KPM panik. Ternyata perubahan status menjadi “Tidak” bukan karena bantuan dihapus, melainkan dampak proses administrasi penutupan anggaran 2025 dan pembaruan data 2026.--Youtube-@TribunSinglawang1
Selama masa transisi ini, status kepesertaan memang dinonaktifkan sementara di sistem.
BACA JUGA:Cara Cek Bansos 2025 Lewat Aplikasi Resmi: Update Status dan Ubah Data DTSEN dengan Mudah!
BACA JUGA:Terungkap! Begini Awal Mula Temuan PPATK Penerima Bansos Terlibat Judi Online
Selama KPM masih tercatat dalam kelompok desil kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 5, maka status kepesertaan akan kembali aktif secara otomatis setelah proses pembaruan data selesai.
Oleh karena itu, KPM diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada kabar tidak resmi yang menyebut bansos dihapus atau dihentikan permanen.
2. Perkembangan Terbaru Pencairan BPNT Tahap 4 yang Sempat Tertunda
Kabar baik datang bagi KPM BPNT yang hingga akhir Desember 2025 belum menerima BPNT tahap 4 periode Oktober–Desember.
BACA JUGA:Bansos BPNT Juli 2025 Cair Rp1 Juta? Cek Jadwal & Cara Penerimaannya Sekarang!
BACA JUGA:Biang Kerok Penyaluran Bansos Masih Rendah hingga Tengah Tahun, Baru Segini!
Berdasarkan pembaruan data di sistem SIKS-NG, terjadi perubahan status yang cukup signifikan.
Jika sebelumnya status bantuan masih berada pada tahap “Proses Cek Rekening”, kini berubah menjadi SI (Standing Instruction).
Perubahan ini menandakan bahwa perintah pemindahbukuan telah diterbitkan, dan bantuan siap disalurkan melalui mekanisme pencairan susulan.
Artinya, BPNT tahap 4 tidak dibatalkan, melainkan dialokasikan ulang untuk dicairkan pada awal tahun 2026.
BACA JUGA:Nggak Perlu Panik! Bansos PKH Tahap 2 Belum Cair? Ini Bocoran Jadwalnya
Proses pencairan diperkirakan berlangsung antara Januari hingga Maret 2026, menyesuaikan kesiapan sistem dan bank penyalur masing-masing wilayah.