bacakoran.co

Gagal Kudeta Borneo FC, Pelatih Persib Senggol Kepemimpinan Wasit

Bojan Hodak kurang puas dengan kepemimpinan wasit pada pertandingan Persib melawan tuan rumah Persik. -Persib-

BACAKORAN.CO - Persib Bandung gagal kudeta Borneo FC dari puncak klasemen Super League 2025/2026. Persib gagal kembali ke puncak klasemen usai gagal kalahkan tuan rumah Persik Kediri.

Pertandingan Persib melawan tuan rumah Persik pekan ke-16 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri senin malam (5/1) itu berakhir dengan kedudukan 1-1.  

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Persib sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Saddil Ramdani menit ke-68. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata raib akibat gol balasan Persik yang dicetak Muhammad Firly pada menit 90+5.

Dengan tambahan satu angka ini Persib kini memiliki 35 poin dari 16 pertandingan. Mereka tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Borneo FC yang punya 37 angka. 

BACA JUGA:Persik vs Persib, Marcos Reina: Semua Tim Ingin Menang Lawan Persib! Ini Jadwal Live-nya

Usai pertandingan, Pelatih Persib Bojan Hodak menyoroti kepemimpinan wasit Muhammad Tri Santoso. Bahkanm Hodak menegaskan bahwa Persib akan menyampaikan keberatan secara tertulis soal kepemimpinan wasit tersebut.

"Ya, pertama saya akan menyinggung soal wasit. Saya tidak senang dengannya," tegas Bojan Hodak. 

"Tentu saja kami akan mengirim surat (protes). Saya tidak bisa bicara banyak tentang wasit, itu saja," lanjutnya.


Dewangga saat membela Persib hadapi Persik Kediri-Persib-

Namun demikian, Bojan Hodak enggan berbicara banyak terkait kualitas wasit. Hal ini untuk hindari efek panjang dari sikap kritisi wasit ini. 

"Tidak bisa. Karena kalau saya beri tahu, nanti potong gaji (denda). Jadi saya tidak mau itu (komentari wasit)," ucapnya.

Sementara dari pemain, bek kiri Persib Alfeandra Dewangga Santosa mengaku kecewa dengan hasil imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada pertandingan pekan ke-16 Super League 2025/26 di Stadion Brawijaya, Senin 5 Januari 2026. 

BACA JUGA:Persib Termotivasi Gusur Borneo FC di Puncak Klasemen Super League (Lagi)!

Menurutnya, satu poin dari Kediri bukan target yang dicanangkan Persib dari pertandingan ini.

Gagal Kudeta Borneo FC, Pelatih Persib Senggol Kepemimpinan Wasit

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - persib bandung gagal kudeta borneo fc dari puncak klasemen super league 2025/2026. persib gagal kembali ke puncak klasemen usai gagal kalahkan tuan rumah persik kediri.

pertandingan persib melawan tuan rumah persik pekan ke-16 super league 2025/2026 yang berlangsung di stadion brawijaya kediri senin malam (5/1) itu berakhir dengan kedudukan 1-1.  

setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, persib sempat unggul terlebih dahulu melalui gol saddil ramdani menit ke-68. namun, kemenangan yang sudah di depan mata raib akibat gol balasan persik yang dicetak muhammad firly pada menit 90+5.

dengan tambahan satu angka ini persib kini memiliki 35 poin dari 16 pertandingan. mereka tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen borneo fc yang punya 37 angka. 

usai pertandingan, pelatih persib bojan hodak menyoroti kepemimpinan wasit muhammad tri santoso. bahkanm hodak menegaskan bahwa persib akan menyampaikan keberatan secara tertulis soal kepemimpinan wasit tersebut.

"ya, pertama saya akan menyinggung soal wasit. saya tidak senang dengannya," tegas bojan hodak. 

"tentu saja kami akan mengirim surat (protes). saya tidak bisa bicara banyak tentang wasit, itu saja," lanjutnya.


dewangga saat membela persib hadapi persik kediri-persib-

namun demikian, bojan hodak enggan berbicara banyak terkait kualitas wasit. hal ini untuk hindari efek panjang dari sikap kritisi wasit ini. 

"tidak bisa. karena kalau saya beri tahu, nanti potong gaji (denda). jadi saya tidak mau itu (komentari wasit)," ucapnya.

sementara dari pemain, bek kiri persib alfeandra dewangga santosa mengaku kecewa dengan hasil imbang 1-1 melawan persik kediri pada pertandingan pekan ke-16 super league 2025/26 di stadion brawijaya, senin 5 januari 2026. 

menurutnya, satu poin dari kediri bukan target yang dicanangkan persib dari pertandingan ini.

"pasti kurang bahagia karena kami seharusnya menang, tetapi hasil akhir harus berbagi poin satu poin," ujarnya.

persib sempat unggul terlebih dahulu melalui gol saddil ramdani pada menit 68. namun, setelah saddil diusir wasit dengan kartu kuning kedua pada menit 81, persib kebobolan oleh gol penyeimbang muhammad fitly menit 90+5.

meski kecewa, dewangga buru-buru menyatakan kesiapannya untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan pada pertandingan berikutnya. 

pada pertandingan pekan ke-17, persib akan menjamu persija jakarta di stadion gelora bandung lautan api, minggu, 11 januari 2026.

"jadi ini (hasil imbang) tidak bagus untuk tim. tapi, tim akan segera bangkit," tegas dewangga.

 

Tag
Share