bacakoran.co - aksi pemukulan dan menendang pemain lawan semakin marak di kompetisi sepak bola indonesia. bahkan komisi disiplin (komdis) pssi telah mengeluarkan hukuman untuk aksi tersebut yang terjadi di liga nusantara 2026 atau kompetisi kasta ketiga indonesia.
aksi pemukulan pemain dilakukan oleh pemain persebata lembata, atas nama valentinus rimo. kejadiannya berlangsung saat liga nusantara 2025/2026 pertemukan gresik united fc melawan persebata lembata, 12 desember 2025.
jenis pelanggarannya, rimo melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung. oleh sidang komdis pssi, rimo mendapatkan hukuman tambahan berupa larangan bermain sebanyak 2 pertandingan dan denda rp 2.500.000.
hukuman serupa juga diterima pemain persitara jakarta utara, dion mefahmi pada sidang komdis pssi tanggl 16 desember 2025.
pada pertandingan liga nusantara 2025/2026 antara tri brata rafflesia fc melawan persitara jakarta utara 13 desember 2025, dion melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung.
kemudian pada sidang komite disiplin pssi tanggal 18 desember 2025, kembali menjatuhkan hukuman yang sama untuk pelanggaran serupa. kali ini hukuman itu diterima oleh fery bagus kurniawan yang merupakan pemain psds deli serdang.

pemain persebata saat melakukan doa sebelum memulai pertandingan di liga nusantara 2026-pssi-
kejadiannya saat liga nusantara 2025/2026 pertemukan psds lawan persipa pada tanggal 15 desember 2025. oleh wasit, pelanggaran memukul pemain lawan sudah dihadiahi kartu merah langsung.
lalu komdis pssi juga menjatuhkan hukuman yang sama saat sidang tanggal 18 desember 2025, yaitu tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan dan denda rp 2.500.000 untuk kasus menendang pemain lawan.
hukuman ini dijatuhkan kepada mohammad riza fahlevy (pemain persipa). pada pertandingan liga nusantara 2025/2026 psds melawan persipa tanggal 15 desember 2025, riza menendang pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung.
hukuman komdis pssi ini untuk semua tingkah laku buruk ini diatur dalam kode disiplin pasal 49 tentang tingkah laku buruk terhadap pemain lawan atau orang-orang selain dari perangkat pertandingan.
pada huruf d ayat 1, disebutkan bahwa "paling tidak 2 (dua) pertandingan karena melakukan penyerangan (seperti menyikut, memukul, menendang dan sebagainya) terhadap pemain lawan atau orang lain selain dari perangkat pertandingan.
kemudian untuk ayat 2, menyebut bahwa "sanksi denda minimal rp 10 juta diberikan terhadap semua tingkah laku buruk yang dilakukan terhadap pemain lawan atau orang selain perangkat pertandingan yang diatus dalam ayat 1 huruf a, b, c, d, dan e pasal ini.
selain menjatuhkan hukuman tambahan untuk tingkah laku buruk pemain di liga nusantara, komdis pssi juga jatuhkan putusan untuk kejadian di epa super league.
berikut hasil sidang komite disiplin pssi
tanggal 16 desember 2025
1. tim persebata lembata
- nama kompetisi: liga nusantara 2025/2026
- pertandingan: gresik united fc vs persebata lembata
- tanggal kejadian: 12 desember 2025
- jenis pelanggaran: pada saat pre match press conference dihadiri oleh pemain yang tidak terdaftar dalam starting xi yaitu pemain atas nama yohanes sole ihing
- keputusan: denda rp. 2.500.000,-
2. sdr. valentinus rimo (pemain persebata lembata)
- nama kompetisi: liga nusantara 2025/2026
- pertandingan: gresik united fc vs persebata lembata
- tanggal kejadian: 12 desember 2025
- jenis pelanggaran: melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda rp. 2.500.000,-
3. sdr. dion mefahmi (pemain persitara jakarta utara)
- nama kompetisi: liga nusantara 2025/2026
- pertandingan: tri brata rafflesia fc vs persitara jakarta utara
- tanggal kejadian: 13 desember 2025
- jenis pelanggaran: melakukan pelanggaran serius memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda rp. 2.500.000,-
4. sdr. raffie dhares hidayat (pemain borneo fc samarinda u16)
- nama kompetisi: epa super league u16 2025/2026
- pertandingan: madura united fc u16 vs borneo fc samarinda u16
- tanggal kejadian: 13 desember 2025
- jenis pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda rp. 10.000.000,-
5. sdr. ledi utomo (pelatih persita tangerang u16)
- nama kompetisi: epa super league u16 2025/2026
- pertandingan: persita tangerang u16 vs dewa united banten fc u16
- tanggal kejadian: 13 desember 2025
- jenis pelanggaran: melakukan protes yang berlebihan terhadap wasit dan merusak fasilitas serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan mendampingi tim persita tangerang u16 sebanyak 4 pertandingan; denda rp. 12.500.000,-
6. tim borneo fc samarinda u16
- nama kompetisi: epa super league u16 2025/2026
- pertandingan: madura united fc u16 vs borneo fc samarinda u16
- tanggal kejadian: 14 desember 2025
- jenis pelanggaran: terlambat mengumpulkan e-startlist
- keputusan: denda rp. 2.500.000,-
7. tim psm makassar u18
- nama kompetisi: epa super league u18 2025/2026
- pertandingan: bali united fc u18 vs psm makassar u18
- tanggal kejadian: 13 desember 2025
- jenis pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
- keputusan: denda rp. 12.500.000,-
8. tim persijap jepara u18
- nama kompetisi: epa super league u18 2025/2026
- pertandingan: persijap jepara u18 vs semen padang u18
- tanggal kejadian: 14 desember 2025
- jenis pelanggaran: terlambat mengumpulkan e-startlist
- keputusan: denda rp. 2.500.000,-
9. sdr. andrika fathir rachman (pemain borneo fc samarinda u20)
- nama kompetisi: epa super league u20 2025/2026
- pertandingan: madura united fc u20 vs borneo fc samarinda u20
- tanggal kejadian: 13 desember 2025
- jenis pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda rp. 10.000.000,-
10. tim bhayangkara presisi lampung fc u20
- nama kompetisi: epa super league u20 2025/2026
- pertandingan: bhayangkara presisi lampung fc u20 vs psbs biak u20
- tanggal kejadian: 13 desember 2025
- jenis pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
- keputusan: denda rp. 15.000.000,-
11. sdr. adriano rendika baihaki (pemain psim yogyakarta u20)
- nama kompetisi: epa super league u20 2025/2026
- pertandingan: persib bandung u20 vs psim yogyakarta u20
- tanggal kejadian: 14 desember 2025
- jenis pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda rp. 10.000.000,-
hasil sidang komite disiplin pssi, tanggal 17 desember 2025
1. tim psm makassar u16
- nama kompetisi: epa super league u16 2025/2026
- pertandingan: bali united fc u16 vs psm makassar u16
- tanggal kejadian: 13 desember 2025
- jenis pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 180 detik
- keputusan: sanksi pengurangan poin fair play sebanyak 3 poin
hasil sidang komite disiplin pssi, tanggal 18 desember 2025
1. sdr. fery bagus kurniawan (pemain psds)
- nama kompetisi: liga nusantara 2025/2026
- pertandingan: psds vs persipa
- tanggal kejadian: 15 desember 2025
- jenis pelanggaran: memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda rp.2.500.000,-
2. sdr. mohammad riza fahlevy (pemain persipa)
- nama kompetisi: liga nusantara 2025/2026
- pertandingan: psds vs persipa
- tanggal kejadian: 15 desember 2025
- jenis pelanggaran: menendang pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda rp.2.500.000,-
3. sdr. m. zanuar ardani (pemain persekabpas)
- nama kompetisi: liga nusantara 2025/2026
- pertandingan: persekabpas vs persiba bantul
- tanggal kejadian: 17 desember 2025
- jenis pelanggaran: melakukan protes berlebihan dengan mengintimidasi dan mengancam wasit serta mendapatkan kartu merah langsung
- keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda rp. 12.500.000,-