Angin Kencang Terjang Bandara Juanda, 3 Pesawat Dialihkan ke Semarang Akibat Cuaca Ekstrem
Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dan menyebabkan gangguan serius pada operasional penerbangan.--Youtube-@Liputan6
BACAKORAN.CO - Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dan menghebohkan para penumpang serta masyarakat sekitar.
Peristiwa cuaca ekstrem tersebut terjadi secara tiba-tiba dan berdampak langsung pada operasional penerbangan.
Akibatnya, sejumlah pesawat terpaksa dialihkan pendaratannya demi menjaga keselamatan penerbangan.
Melansir dari video youtube @Liputan6, Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya tiga maskapai penerbangan tidak dapat melakukan pendaratan di Bandara Juanda dan dialihkan ke Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah.
BACA JUGA:Puluhan Rumah Porak Poranda! Angin Puting Beliung Mengguncang Bangkalan
BACA JUGA:Heboh! Angin Puting Beliung Terjang Jakarta Saat Sahur, Warga Panik Berhamburan
Keputusan pengalihan ini diambil karena kondisi cuaca dinilai tidak aman, terutama akibat hembusan angin kencang yang berpotensi membahayakan proses landing pesawat.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi dipicu oleh fenomena angin kencang menyerupai puting beliung.
Menurutnya, data meteorologi menunjukkan kecepatan angin yang sangat tinggi dan tidak biasa.
“Kalau dari data yang kami miliki, kecepatan angin mencapai sekitar 40–60 knot atau setara dengan kurang lebih 90 kilometer per jam.
BACA JUGA:Angin Puting Beliung Menghantam Bandung dan Sumedang, Akibatkan Kerusakan Besar dan Warga Terluka
BACA JUGA:Cuaca Ekstrem! Diterjang Angin Puting Beliung, Atap Rumah Warga Beterbangan
Angin yang menghempas seperti puting beliung ini, jika melintasi bangunan atau pepohonan, pasti akan menimbulkan dampak, baik pada bangunan semi permanen maupun pohon-pohon di jalur lintasannya,” ujar Taufiq.
Angin kencang tersebut tidak hanya berdampak pada aktivitas penerbangan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di area sekitar bandara.