bacakoran.co - suzuki swift generasi pertama sering disebut sebagai salah satu mobil bekas paling menarik untuk anak muda.
selain tampilannya yang keren dan kompak, mobil ini juga memiliki potensi sebagai investasi jangka panjang, terutama jika menemukan unit versi impor yang masih terawat baik.
sejarah singkat suzuki swift
nama swift sebenarnya sudah digunakan suzuki sejak 1983 untuk pasar ekspor dari model suzuki kultus.
di indonesia, mobil tersebut dikenal dengan nama suzuki forsa.
generasi berikutnya sempat hadir dengan nama team atau amenity, sebelum akhirnya pada tahun 2004 suzuki meluncurkan swift yang dianggap sebagai generasi pertama secara resmi.
di indonesia, swift generasi pertama mulai masuk pada 2005 dalam bentuk cbu (completely built up) dari jepang.
model ini hadir dengan mesin beragam di pasar global, mulai dari 1300 cc, 1500 cc, 1600 cc, hingga diesel.
namun, untuk pasar indonesia hanya versi 1500 cc yang dipasarkan.
varian dan versi
versi cbu hadir dengan tipe gx yang paling lengkap.
fitur-fiturnya cukup modern untuk ukuran mobil tahun 2000-an, seperti airbag, abs, immobilizer, audio steering switch, hingga setir berlapis kulit.
selain gx, ada juga varian gl yang lebih terjangkau, serta gt yang tampil sporty dengan body kit, velg 16 inci, dan knalpot ganda.
mulai september 2007, suzuki memproduksi swift secara lokal dengan sistem ckd (completely knocked down).
varian yang ditawarkan antara lain st, gt2, gt3, dan gts.
namun, versi ckd ini mengalami pengurangan fitur dibandingkan cbu, seperti absennya airbag, abs, dan steering switch. hal ini dilakukan untuk menekan biaya produksi agar harga lebih terjangkau.
perbedaan cbu dan ckd
unit cbu jelas lebih unggul dari sisi fitur dan kualitas.
harga bekasnya pun relatif stabil, bahkan cenderung naik seiring waktu karena dianggap lebih eksklusif.
sementara itu, versi ckd lebih murah, tetapi dengan fitur yang lebih sederhana.
bagi pembeli yang mengutamakan performa dan kelengkapan, versi cbu lebih direkomendasikan.
generasi selanjutnya
suzuki swift generasi kedua didatangkan dari thailand dan dijual hingga 2017.
sayangnya, model ini kurang diminati karena desainnya dianggap kalah menarik dibandingkan kompetitor seperti honda jazz dan toyota yaris.
ada juga varian swift sport yang masuk terbatas dari jepang.
generasi ketiga tidak dipasarkan di indonesia karena posisinya digantikan oleh suzuki baleno.
mesin dan performa
swift generasi pertama menggunakan mesin m15a yang juga dipakai di suzuki sx4, ignis, dan neo baleno.
mesin ini terkenal mudah dirawat, spare part melimpah, dan biaya perawatan murah.
versi cbu mampu menghasilkan tenaga 110 ps dengan torsi 143 nm berkat kompresi tinggi 11,5:1.
namun, di indonesia performanya diturunkan menjadi 100 ps dan 133 nm dengan kompresi 9,5:1 agar sesuai dengan bahan bakar premium yang lebih umum digunakan.
transmisi tersedia dalam pilihan manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan.
perawatan yang perlu diperhatikan biasanya ada pada sistem pendinginan, seperti silsil packing silinder, throttle body, dan radiator.
beberapa pemilik bahkan mengganti kipas dengan milik karimun sebagai solusi praktis.
desain eksterior dan interior
eksterior swift generasi pertama dianggap sebagai salah satu desain terbaik suzuki.
bentuknya kompak dengan panjang sekitar 3,6 meter dan wheelbase 2,3 meter, membuatnya mudah diparkir dan cocok untuk anak muda.
banyak yang menyebutnya sebagai “mini cooper jepang” karena tampilannya mirip mobil ikonik asal inggris.
interiornya sederhana namun fungsional.
posisi duduk tinggi, dashboard rendah, dan jok empuk membuat perjalanan tetap nyaman.
suspensi cukup lembut, meski kelemahannya ada pada peredaman suara yang kurang maksimal.
material interior relatif keras dan minim ruang penyimpanan, tetapi masih sesuai dengan kebutuhan mobil kompak.
harga pasar dan potensi investasi
di pasar mobil bekas, kebanyakan unit yang tersedia adalah versi ckd dengan harga sekitar rp60 juta, tergantung kondisi dan tahun produksi.
versi cbu, terutama tipe gx atau gt, biasanya lebih mahal dan harganya cenderung stabil, bahkan bisa naik jika kondisinya terawat baik.
hal ini membuat swift generasi pertama versi cbu memiliki potensi sebagai investasi jangka panjang.