bacakoran.co

Sempat Mabar dan Tidur Bersama, Siswa SMK Tewas Ditikam Teman, Pelaku Menyerahkan Diri

Rama Erlangga, siswa SMKN 01 OKU Selatan tewas di tangan temannya RD. (foto : ist)--

BACAKORAN.CO -- Satuan Reserse Kriminal Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, berhasil menangkap  RD (16), salahsatu siswa  SMK Negeri 01 OKU Selatan.

RD yang merupakan  warga Desa Belambangan, Kecamatan Buay Runjung sebelumnya di buru polisi terkait tewasnya Rama Erlangga (16), yang juga merupakan siswa SMK Negeri 01 OKU Selatan.

Rama Erlangga ditemukan tewas bersimbah darah,  Rabu pagi 14 Januari 2026 sekira pukul 07.30 WIB tak jauh dari sebuah rumah kontrakan yang berada di Desa Gunung Terang, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan.

RD sendiri diamankan pada Rabu sore 14 Januari 2026, sekira pukul 17.00 WIB setelah polisi melakukan pendekatan kepada keluarga difasilitasi pemerintah desa setempat.

BACA JUGA:Brutal Banget! Aksi Bullying Siswa SMKN 7 Denpasar Tendang Kepala Viral, Netizen Ngamuk!

BACA JUGA:Tragis! Siswa SMK Bandung Tewas di Atas Panggung, Adegan Bunuh Diri Berujung Maut

Kapolsek Buay Sandang Aji, Iptu Nyoman Artika SE, menjelaskan, RD diamankan di Desa Belambangan, Kecamatan Buay Runjung, Kabupaten OKU Selatan.

“Tim opsnal Polsek Buay Sandang Aji bersama opsnal Satreskrim Polres OKU Selatan melakukan komunikasi dengan pihak keluarga dan kepala desa. Alhamdulillah semuanya sepakat, sehingga pelaku diserahkan secara baik-baik,” jelas Nyoman Artika.

Pelaku dijemput polisi dari rumah kepala desa Desa Belambangan. Setelah itu, RD langsung dibawa dan diserahkan ke Polres OKU Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi kemudian langsung mengintrogasi RD terkait tindakan penganiayaan yang menewaskan korban Rama Erlangga.

BACA JUGA:Dewa United Pinjam Gelandang Malut United, Yakin Pemainan Lebih Oke karena Ini

BACA JUGA:Perbedaan Sofa Malaka dan Sofa Geni Ivaro Furniture, Mana yang Cocok untuk Hunian Anda?

Dijelaskan Kapolsek, peristiwa itu dipicu oleh perselisihan kecil antar remaja. “Antara pelaku dan korban ini sebenarnya berteman. Mereka satu sekolah, bahkan satu kelas. Malam sebelum kejadian, korban Rama Erlangga sempat menginap di kontrakan pelaku. Bahkan sempat main game online bareng atau mabar," katanya. 

Nah, pagi harinya, kedua sahabat itu terlibat selisih paham, lalu berujung pada penusukan. Hanya saja polisi tidak menjelaskan lebih jauh terkait selisih paham hingga kedua sahabat itu terlibat adu fisik.

Sempat Mabar dan Tidur Bersama, Siswa SMK Tewas Ditikam Teman, Pelaku Menyerahkan Diri

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- satuan reserse kriminal polres ogan komering ulu (oku) selatan, sumatera selatan, berhasil menangkap  rd (16), salahsatu siswa .

rd yang merupakan  warga desa belambangan, kecamatan buay runjung sebelumnya di buru polisi terkait tewasnya , yang juga merupakan siswa smk negeri 01 oku selatan.

rama erlangga ditemukan tewas bersimbah darah,  rabu pagi 14 januari 2026 sekira pukul 07.30 wib tak jauh dari sebuah rumah kontrakan yang berada di , kecamatan buay sandang aji, kabupaten oku selatan.

rd sendiri diamankan pada rabu sore 14 januari 2026, sekira pukul 17.00 wib setelah polisi melakukan pendekatan kepada keluarga difasilitasi pemerintah desa setempat.

kapolsek buay sandang aji, iptu nyoman artika se, menjelaskan, rd diamankan di desa belambangan, kecamatan buay runjung, kabupaten oku selatan.

“tim opsnal polsek buay sandang aji bersama opsnal satreskrim polres oku selatan melakukan komunikasi dengan pihak keluarga dan kepala desa. alhamdulillah semuanya sepakat, sehingga pelaku diserahkan secara baik-baik,” jelas nyoman artika.

pelaku dijemput polisi dari rumah kepala desa desa belambangan. setelah itu, rd langsung dibawa dan diserahkan ke polres oku selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

polisi kemudian langsung mengintrogasi rd terkait tindakan penganiayaan yang menewaskan korban rama erlangga.

dijelaskan kapolsek, peristiwa itu dipicu oleh perselisihan kecil antar remaja. “antara pelaku dan korban ini sebenarnya berteman. mereka satu sekolah, bahkan satu kelas. malam sebelum kejadian, korban rama erlangga sempat menginap di kontrakan pelaku. bahkan sempat main game online bareng atau mabar," katanya. 

nah, pagi harinya, kedua sahabat itu terlibat selisih paham, lalu berujung pada penusukan. hanya saja polisi tidak menjelaskan lebih jauh terkait selisih paham hingga kedua sahabat itu terlibat adu fisik.

terduga pelaku kemudian menusuk korban menggunakan senjata tajam. meski dalam kondisi terluka parah, korban sempat berlari keluar kontrakan menuju pinggir jalan.

namun tak lama kemudian, ia terjatuh dan tergeletak di seberang sd negeri gunung terang.

melihat kejadian tersebut, warga sekitar panik. salah seorang saksi, abdul haris, langsung membawa korban menggunakan sepeda motor ke puskesmas terdekat. namun, setibanya di fasilitas kesehatan, nyawa rama erlangga tidak berhasil diselamatkan.

jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rsud muaradua guna keperluan pemeriksaan medis lebih lanjut. “korban mengalami luka tusuk di paha kiri dan punggung.

atas perbuatannya, rd dijerat dengan sangkaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia, sebagaimana diatur dalam pasal 76c jo pasal 80 ayat (3) undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Tag
Share