bacakoran.co

Kali Ulu Meluap! Cikarang Utara Terendam Banjir Lebih 1 Meter, Ratusan Rumah Kebanjiran

Banjir Kabupaten Bekasi kembali terjadi setelah Sungai Kali Ulu meluap akibat hujan deras sejak Sabtu sore.--Youtube-@kompastv

BACAKORAN.CO - Banjir kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan dampak yang semakin mengkhawatirkan.

Pada Minggu (18/1/2026) pagi, permukiman warga di Kecamatan Cikarang Utara terendam banjir setinggi lebih dari satu meter setelah Sungai Kali Ulu meluap akibat tingginya intensitas curah hujan.

Luapan air ini merendam ratusan rumah di Desa Tanjung Sari dan Desa Karang Raharja, membuat aktivitas warga lumpuh total.

Kali Ulu Tak Mampu Menampung Debit Air

BACA JUGA:Jakarta Dikepung Banjir Lagi! 16 RT dan 10 Ruas Jalan Terendam, Ketinggian Air Mencapai 60 Cm

BACA JUGA:Pantura Kudus Kembali Dilalui! Banjir Berangsur Surut, Arus Kendaraan Mulai Lancar

Melansir dari video youtube @kompastv, Banjir Kabupaten Bekasi kali ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (17/1/2026) sore hingga Minggu dini hari.

Sungai Kali Ulu, yang menjadi salah satu aliran utama di wilayah Cikarang Utara, tidak mampu menampung lonjakan debit air.

Akibatnya, air meluap dan menggenangi pemukiman warga dalam waktu relatif singkat.

Di titik terdalam, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, membuat banyak rumah terendam hampir hingga atap lantai pertama.

BACA JUGA:Banjir Jakarta Picu Teror Ular Sanca 2,5 Meter Masuk Area Kafe di Sunter Agung, Ini Kronologinya!

BACA JUGA:Banjir Surut, Jalan Gunung Sahari Jakpus Kembali Normal! TransJakarta Kembali Melayani

Warga yang terdampak terpaksa menyelamatkan diri dan mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Beberapa di antaranya mengungsi ke rumah kerabat atau lokasi yang tidak terkena banjir.

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak

Data sementara menunjukkan bahwa ratusan kepala keluarga di Desa Tanjung Sari dan Desa Karang Raharja terdampak banjir Kali Ulu.

Kali Ulu Meluap! Cikarang Utara Terendam Banjir Lebih 1 Meter, Ratusan Rumah Kebanjiran

Puput

Puput


bacakoran.co -  kembali melanda kabupaten bekasi, jawa barat, dengan dampak yang semakin mengkhawatirkan.

pada minggu (18/1/2026) pagi, permukiman warga di kecamatan cikarang utara  setinggi lebih dari satu meter setelah sungai kali ulu meluap akibat tingginya intensitas curah hujan.

luapan  ini merendam ratusan rumah di desa tanjung sari dan desa karang raharja, membuat aktivitas warga lumpuh total.

kali ulu tak mampu menampung debit air

melansir dari video youtube @kompastv, banjir kabupaten bekasi kali ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sabtu (17/1/2026) sore hingga minggu dini hari.

sungai kali ulu, yang menjadi salah satu aliran utama di wilayah cikarang utara, tidak mampu menampung lonjakan debit air.

akibatnya, air meluap dan menggenangi pemukiman warga dalam waktu relatif singkat.

di titik terdalam, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, membuat banyak rumah terendam hampir hingga atap lantai pertama.

warga yang terdampak terpaksa menyelamatkan diri dan mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

beberapa di antaranya mengungsi ke rumah kerabat atau lokasi yang tidak terkena banjir.

ratusan kepala keluarga terdampak

data sementara menunjukkan bahwa ratusan kepala keluarga di desa tanjung sari dan desa karang raharja terdampak banjir kali ulu.

jalan-jalan utama di pemukiman warga berubah menjadi sungai dadakan, memutus akses transportasi dan menyulitkan distribusi bantuan.

sejumlah warga terlihat berusaha menyelamatkan perabot rumah tangga, kendaraan, hingga ternak mereka.

namun, derasnya arus air membuat evakuasi semakin sulit dan berisiko.

suryani, salah satu korban banjir di cikarang utara, mengungkapkan bahwa banjir datang secara tiba-tiba.

“ini air dari meluapnya kali ulu. kalau tidak salah, ini air kiriman dan juga hujan dari kemarin sore,” ujarnya dengan nada cemas.

aktivitas warga lumpuh total

banjir di kabupaten bekasi ini tidak hanya merendam rumah, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

sekolah, warung, dan fasilitas umum terpaksa ditutup sementara.

banyak warga yang tidak bisa bekerja karena akses jalan terputus.

tim evakuasi dan relawan mulai dikerahkan untuk membantu warga yang terjebak banjir.

perahu karet digunakan untuk mengevakuasi lansia, anak-anak, dan warga yang membutuhkan bantuan medis.

potensi banjir susulan masih mengintai

dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, ancaman banjir susulan di cikarang utara masih cukup tinggi.

badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) kabupaten bekasi telah mengimbau warga di sekitar bantaran kali ulu untuk tetap waspada dan siap mengungsi jika diperlukan.

selain itu, pemerintah daerah diharapkan segera melakukan normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase untuk mencegah banjir serupa terulang di masa mendatang.

banjir akibat luapan kali ulu di kabupaten bekasi menjadi peringatan serius tentang pentingnya pengelolaan tata air dan kesiapsiagaan bencana.

dengan ratusan rumah terendam lebih dari satu meter, warga cikarang utara kini harus berjuang menghadapi dampak banjir sambil menunggu bantuan dan pemulihan.

peristiwa ini kembali menegaskan bahwa banjir masih menjadi ancaman nyata bagi wilayah jabodetabek, terutama saat musim hujan tiba.

Tag
Share