bacakoran.co

Teddy Buka-bukaan Penyebab Peserta MLSC Bertambah Banyak, Begini Katanya

Seri 2 MLSC 2025/2026 akan berputar di 12 kota.-bacakoran.co-

“Hadirnya Jacksen, reputasinya tak diragukan lagi sebagai pelatih maupun pemain. Kami harap mampu memantik semangat dan kualitas peserta meningkatkan prestasi dalam MLSC,” jelasnya.

Founder sekaligus Head Coach SSB None Mude, Leonardo Sedubun mengatakan bahwa turnamen MLSC memiliki dampak yang sangat besar bagi perkembangan dan pemassalan sepak bola putri. 

Pada SSB None Mude misalnya, kali pertama dibentuk pasca MilkLife Soccer Challenge All-Stars pada Januari 2025, hanya menaungi 20 atlet. Namun kini tak kurang dari 100 atlet putri tercatat di SSB tersebut.

“Setelah MilkLife Soccer Challenge All-Stars, banyak yang datang ke kami untuk daftar ikut latihan. Sekarang sudah ada sekitar 100 atlet SSB None Mude. Itu juga lumayan banyak yang kami rekomendasikan ke SSB lain, karena pertimbangan jarak rumah mereka dengan tempat latihan cukup jauh,” ucap Leo yang juga menjabat sebagai Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Tangerang.

Ia menambahkan, yang dijalankan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife melalui turnamen berjenjang serta berkelanjutan sudah sesuai koridor. Mulai dari MilkLife Soccer Challenge yang menyasar KU 8, KU 10, dan KU 12, lalu dilanjutkan dengan Hydroplus Pertiwi Cup U-14 & U-16, serta Hydroplus Soccer League U-15 & U-18.

“Jadi sekarang klub maupun SSB yang cukup besar seperti di Tangerang ada Raga Negeri FC dan Astam FC yang membuka kelas untuk putri. Sebelumnya kan khusus putra dan fokusnya senior karena bermain di Liga 3. Begitu juga dengan Putri Tangsel City atau Roket FC yang semakin banyak peminatnya,” ujarnya.

“Karena MLSC dan Hydroplus Soccer League rutin digelar, para atlet antusias latihan untuk upgrade skill. Sebab mereka jadi punya wadah, merasa diperhatikan untuk eksplor kemampuan. Ini harus kita kawal supaya alurnya tepat sampai nanti ada liga senior,” lanjutnya.

Salah satu peserta, Zilda Afna Syaqila mengaku antusias menyambut MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025 – 2026. Baginya, turnamen yang membuatnya menyukai dunia sepak bola ini merupakan wadah positif untuk mengembangkan kualitas teknik dan bahan evaluasi. 

BACA JUGA:MLSC Top! Bikin Minat Siswi Bermain Sepak Bola Menguat, Jakarta Pecahkan Rekor Peserta

Di samping itu pula, capaian yang berhasil diraih sebagai Juara MilkLife Soccer Challenge Jakarta Seri 1 2025 – 2026 pada KU 12 bersama tim SDN Kunciran 4, serta top scorer dengan 30 gol semakin memotivasi untuk ia mengejar mimpi menjadi pemain timnas.

“Awalnya saya jadi kiper tapi mulai Seri 1 sebagai pemain tengah dan ternyata lebih cocok. MilkLife Soccer Challenge dan Hydroplus Soccer League membuat saya suka sepak bola dan akhirnya masuk SSB untuk lebih giat berlatih supaya bisa jadi pemain timnas,” jelasnya.

“Banyak pelajaran berharga yang saya dapat dari turnamen ini maupun selama mengikuti MilkLife Soccer Extra Training. Semoga capaian saya maupun tim di Seri 2 bisa lebih baik dari seri sebelumnya,” ujar Zilda yang bergabung di SSB None Mude.

Selain mempertandingkan format 7 vs 7 untuk KU 10 dan KU 12, MilkLife Soccer Challenge 2025 – 2026 juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8, serta Skill Challenge yang menjadi sarana pengenalan dan pengembangan kemampuan dasar sepak bola sejak usia dini. 

Setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, program ini akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars, yang mempertemukan talenta terbaik di setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen dan mengikuti pelatihan intensif pada MilkLife Soccer Extra Training. 

Terdapat perbedaan format pertandingan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026, yakni yang sebelumnya 7 vs 7 kini menjadi 9 vs 9. MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026 diagendakan digelar pada bulan Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Mereka akan mewakili kota masing-masing untuk memperebutkan podium juara.

Teddy Buka-bukaan Penyebab Peserta MLSC Bertambah Banyak, Begini Katanya

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - penyelenggaraan seri 2 milklife soccer challenge (mlsc) 2025/2026 semakin luas. ini menyusul masuknya kota samarinda dan banjarmasin  dalam pelaksanaan. 

masuknya kota samarinda dan banjarmasin itu tak lepas dari keterlibatan bayan peduli sehingga membuat pelaksanaan mlsc seri 2 205/2026 menjadi 12 tempat. terakhir, pelaksanaan mlsc seri 2 2025/2026 yang digagas djarum foundation dan milklife ini berlangsung di semarang dan tangerang. 

“ini adalah bagaimana membangun ekosistem sepak bola putri. penambahan samarinda dan banjarmasin merupakan langkah strategis untuk memperluas basis pembinaan di luar pulau jawa, sekaligus merespons tingginya minat dan potensi sepak bola putri di kalimantan,” jelas teddy tjahjono, program director mlsc.

lanjut teddy, kabar menggembirakan dari pelaksanaan mlsc ini tidak hanya penambahan jumlah kota penyelenggara tapi juga grafik perkembangan dan pertumbuhan dari sisi peserta. secara kuantitas, jumlah peserta yang ikut mlsc terus bertambah setiap seri.

pada seri 1 2024, tercatat 5.163 peserta. kemudian pada seri 2 tahun 2024, peserta meningkat menjadi 10.051 siswi. selanjutnya pada pada mlsc seri 1 2025/2026, peserta kembali meningkat menjadi 17.492 siswi. 

menurut teddy, meningkatnya peserta di mlsc ini karena ajang ini menyajikan pertandingan yang konsisten. kemudian pelaksanaannya juga menyuguhkan kompetisi berjenjang, mulai ku8, ku10, dan ku12. 

“mlsc digelar dengan konsisten hingga kini memasuki seri kelima. konsistensi ini dilakukan yang awalnya di 8 kota kemudian bertambah menjadi 10 dan kini menjadi 12 kota. konsistensi ini menunjukkan komitmen djarum foundation dan milklife mengadakan program yang berkesinambungan,” ujarnya.

“konsistensi penting supaya atlet, orang tua, dan sekolah melihat sepak bola putri sebagai jalur pembinaan yang serius,” lanjutnya.


teddy tjahjono, program director mlsc, menyebut meningkatnya peserta di mlsc ini karena ajang ini menyajikan pertandingan yang konsisten-bacakoran.co-

teddy menjelaskan bahwa bertambahnya tempat pelaksanaan membuat mlsc menambah pelatih. jacksen f tiago direkrut untuk mendampingi timo scheunemann. 

“mlsc telah tumbuh kembang pesat pada seri kelima ini. sehingga dibutuhkan sumber daya lain. kita tambah 2 kota jadi 12 kota sehingga penambahan sumber daya manusianya. setelah lihat beberapa kandidat, kita review sehingga memutuskan merekrut coach jacksen f tiago,” ungkap teddy.

“kami melihat, dampak dari mlsc ini tidak hanya pada kualitas pemain tetapi juga pada tumbuhnya ekosistem. semakin banyak seolah dan ssb putri terbentuk setelah mlsc hadir di suatu daerah. ini efek domino yang sangat kami harapkan,” ujar teddy.

“hadirnya jacksen, reputasinya tak diragukan lagi sebagai pelatih maupun pemain. kami harap mampu memantik semangat dan kualitas peserta meningkatkan prestasi dalam mlsc,” jelasnya.

founder sekaligus head coach ssb none mude, leonardo sedubun mengatakan bahwa turnamen mlsc memiliki dampak yang sangat besar bagi perkembangan dan pemassalan sepak bola putri. 

pada ssb none mude misalnya, kali pertama dibentuk pasca milklife soccer challenge all-stars pada januari 2025, hanya menaungi 20 atlet. namun kini tak kurang dari 100 atlet putri tercatat di ssb tersebut.

“setelah milklife soccer challenge all-stars, banyak yang datang ke kami untuk daftar ikut latihan. sekarang sudah ada sekitar 100 atlet ssb none mude. itu juga lumayan banyak yang kami rekomendasikan ke ssb lain, karena pertimbangan jarak rumah mereka dengan tempat latihan cukup jauh,” ucap leo yang juga menjabat sebagai pelatih kepala milklife soccer challenge tangerang.

ia menambahkan, yang dijalankan oleh bakti olahraga djarum foundation dan milklife melalui turnamen berjenjang serta berkelanjutan sudah sesuai koridor. mulai dari milklife soccer challenge yang menyasar ku 8, ku 10, dan ku 12, lalu dilanjutkan dengan hydroplus pertiwi cup u-14 & u-16, serta hydroplus soccer league u-15 & u-18.

“jadi sekarang klub maupun ssb yang cukup besar seperti di tangerang ada raga negeri fc dan astam fc yang membuka kelas untuk putri. sebelumnya kan khusus putra dan fokusnya senior karena bermain di liga 3. begitu juga dengan putri tangsel city atau roket fc yang semakin banyak peminatnya,” ujarnya.

“karena mlsc dan hydroplus soccer league rutin digelar, para atlet antusias latihan untuk upgrade skill. sebab mereka jadi punya wadah, merasa diperhatikan untuk eksplor kemampuan. ini harus kita kawal supaya alurnya tepat sampai nanti ada liga senior,” lanjutnya.

salah satu peserta, zilda afna syaqila mengaku antusias menyambut milklife soccer challenge seri 2 2025 – 2026. baginya, turnamen yang membuatnya menyukai dunia sepak bola ini merupakan wadah positif untuk mengembangkan kualitas teknik dan bahan evaluasi. 

di samping itu pula, capaian yang berhasil diraih sebagai juara milklife soccer challenge jakarta seri 1 2025 – 2026 pada ku 12 bersama tim sdn kunciran 4, serta top scorer dengan 30 gol semakin memotivasi untuk ia mengejar mimpi menjadi pemain timnas.

“awalnya saya jadi kiper tapi mulai seri 1 sebagai pemain tengah dan ternyata lebih cocok. milklife soccer challenge dan hydroplus soccer league membuat saya suka sepak bola dan akhirnya masuk ssb untuk lebih giat berlatih supaya bisa jadi pemain timnas,” jelasnya.

“banyak pelajaran berharga yang saya dapat dari turnamen ini maupun selama mengikuti milklife soccer extra training. semoga capaian saya maupun tim di seri 2 bisa lebih baik dari seri sebelumnya,” ujar zilda yang bergabung di ssb none mude.

selain mempertandingkan format 7 vs 7 untuk ku 10 dan ku 12, milklife soccer challenge 2025 – 2026 juga kembali menghadirkan festival senengsoccer untuk ku 8, serta skill challenge yang menjadi sarana pengenalan dan pengembangan kemampuan dasar sepak bola sejak usia dini. 

setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, program ini akan ditutup dengan milklife soccer challenge all-stars, yang mempertemukan talenta terbaik di setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen dan mengikuti pelatihan intensif pada milklife soccer extra training. 

terdapat perbedaan format pertandingan milklife soccer challenge all-stars 2025/2026, yakni yang sebelumnya 7 vs 7 kini menjadi 9 vs 9. milklife soccer challenge all-stars 2025/2026 diagendakan digelar pada bulan juni 2026 di supersoccer arena, kudus, jawa tengah. mereka akan mewakili kota masing-masing untuk memperebutkan podium juara.

berikut jadwal mlsc seri 2 2025/2026:

● semarang : 13 – 18 januari 2026

● tangerang : 13 – 18 januari 2026

● bandung : 27 januari – 1 februari 2026

● yogyakarta : 27 januari – 1 februari 2026

● solo : 10 – 15 februari 2026

● jakarta : 10 – 15 februari 2026

● samarinda : 23 – 26 april 2026 (by bayan peduli)

● bekasi : 28 april – 3 mei 2026

● banjarmasin : 30 april – 3 mei 2026 (by bayan peduli)

● kudus : 12 – 17 mei 2026

● surabaya : 12 – 17 mei 2026

● malang : 19 – 24 mei 2026

Tag
Share