bacakoran.co

Prabowo Instruksikan Penyusunan Grand Design Penanganan Banjir Pulau Jawa sebagai Solusi Jangka Panjang

Presiden Prabowo Subianto.--Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia

Pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk institusi yang selama ini terlibat dalam pengelolaan sumber daya air, tata ruang, kawasan pesisir, serta lingkungan hidup.

Salah satu fokus perhatian adalah wilayah Pantai Utara Jawa yang kerap terdampak banjir dan rob akibat kombinasi faktor curah hujan, penurunan muka tanah, dan kenaikan permukaan air laut.

“Jadi, perhatian Bapak Presiden untuk bagaimana kita bisa menyelesaikan itu dari hulu ke hilir, termasuk dengan tim otorita pengelolaan pantai utara Jawa atau yang selama ini lebih dikenal dengan yang sedang mempersiapkan untuk proyek Giant Sea Wall,” ujar Prasetyo.

Banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga mengganggu infrastruktur vital serta aktivitas sosial dan ekonomi.

BACA JUGA:Kepergok Hendak Beraksi, Pencuri Motor Meresahkan di Banyuasin Ditembus Pelor, Spesialis Parkiran Masjid

BACA JUGA:Warga Rohingnya di Pekanbaru Gelar Demo Bikin Netizen Geram, Tuntut Bantuan Tunai hingga Penddikan Gratis

Sejumlah ruas jalan utama tergenang air, menghambat mobilitas masyarakat.

Selain itu, transportasi publik, termasuk jalur perkeretaapian, turut terdampak akibat genangan air di beberapa titik, sehingga memengaruhi kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk mempercepat langkah-langkah mitigasi agar dampak lanjutan dapat diminimalkan.

Selain menyiapkan kebijakan jangka panjang, Presiden Prabowo juga menginstruksikan langkah-langkah taktis untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang tengah berlangsung.

Salah satu langkah yang diperkuat adalah operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

BACA JUGA:KPK Temukan Uang Rp2,6 Milyar Hasil Pemerasan Bupati Pati Sudewo Didalam Kresek Hitam

BACA JUGA:Akui Tak Ingin Minta Abolisi, Immanuel Ebenezer Takkan Membebani Presiden Prabowo: Jangan Dibebani...

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kemudian dengan BNPB, kemudian juga dengan BMKG untuk bagaimana memperkuat atau menambah operasi modifikasi cuaca yang dilaksanakan di wilayah Jabodetabek dengan harapan bisa mengurangi tingginya curah hujan,” jelas Prasetyo.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya curah hujan yang memicu banjir di berbagai titik.

Prabowo Instruksikan Penyusunan Grand Design Penanganan Banjir Pulau Jawa sebagai Solusi Jangka Panjang

Yudha IP

Yudha IP


bacakoran.co - presiden republik indonesia memberikan instruksi tegas kepada jajaran pemerintah untuk segera menyusun langkah strategis dalam penanganan banjir yang kembali melanda jakarta dan sejumlah wilayah di pulau jawa.

arahan tersebut disampaikan meskipun presiden tengah menjalani kunjungan kerja ke swiss, yang menegaskan bahwa menjadi perhatian serius pemerintah pusat karena dinilai sebagai masalah kronis yang terus berulang setiap tahun.

instruksi presiden tersebut disampaikan melalui prasetyo hadi.

ia menjelaskan bahwa presiden prabowo telah memerintahkan pembentukan tim kajian khusus yang bertugas menganalisis persoalan banjir secara menyeluruh serta merumuskan solusi jangka panjang yang bersifat komprehensif.

tim kajian ini akan menjadi dasar penyusunan grand design penanganan banjir, khususnya di pulau jawa yang selama ini menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan banjir tertinggi.

“bapak presiden memerintahkan kepada kami untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian untuk mencoba menganalisa dan kemudian membuat grand design penyelesaian masalah-masalah yang berkenaan dengan air, terutama khususnya di pulau jawa karena bagaimanapun kita sadari bahwa masalah ini adalah masalah yang rutin berulang setiap tahunnya,” ucap prasetyo hadi di istana kepresidenan jakarta, kamis (22/1/2026).

menurut prasetyo, presiden menilai bahwa penanganan banjir tidak dapat lagi dilakukan dengan pendekatan parsial maupun bersifat jangka pendek.

selama ini, berbagai upaya telah dilakukan, namun belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan.

oleh karena itu, presiden menekankan pentingnya kebijakan yang terintegrasi, menyeluruh, dan melibatkan berbagai sektor agar penanganan banjir dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

pendekatan penanganan banjir yang ditekankan presiden mencakup wilayah hulu hingga hilir.

pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk institusi yang selama ini terlibat dalam pengelolaan sumber daya air, tata ruang, kawasan pesisir, serta lingkungan hidup.

salah satu fokus perhatian adalah wilayah pantai utara jawa yang kerap terdampak banjir dan rob akibat kombinasi faktor curah hujan, penurunan muka tanah, dan kenaikan permukaan air laut.

“jadi, perhatian bapak presiden untuk bagaimana kita bisa menyelesaikan itu dari hulu ke hilir, termasuk dengan tim otorita pengelolaan pantai utara jawa atau yang selama ini lebih dikenal dengan yang sedang mempersiapkan untuk proyek giant sea wall,” ujar prasetyo.

banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga mengganggu infrastruktur vital serta aktivitas sosial dan ekonomi.

sejumlah ruas jalan utama tergenang air, menghambat mobilitas masyarakat.

selain itu, transportasi publik, termasuk jalur perkeretaapian, turut terdampak akibat genangan air di beberapa titik, sehingga memengaruhi kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk mempercepat langkah-langkah mitigasi agar dampak lanjutan dapat diminimalkan.

selain menyiapkan kebijakan jangka panjang, presiden prabowo juga menginstruksikan langkah-langkah taktis untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang tengah berlangsung.

salah satu langkah yang diperkuat adalah operasi modifikasi cuaca (omc) di wilayah jakarta, bogor, depok, tangerang, dan bekasi (jabodetabek).

“kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, pemerintah provinsi dki jakarta, kemudian dengan bnpb, kemudian juga dengan bmkg untuk bagaimana memperkuat atau menambah operasi modifikasi cuaca yang dilaksanakan di wilayah jabodetabek dengan harapan bisa mengurangi tingginya curah hujan,” jelas prasetyo.

langkah tersebut diambil sebagai respons atas meningkatnya curah hujan yang memicu banjir di berbagai titik.

pemerintah berharap, melalui penguatan operasi modifikasi cuaca, intensitas hujan ekstrem dapat ditekan sehingga risiko banjir susulan dapat dikurangi.

pemerintah menegaskan bahwa ke depan penanganan banjir tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga berbasis perencanaan jangka panjang yang matang, terukur, dan terintegrasi.

melalui penyusunan grand design penanganan banjir pulau jawa, pemerintah berharap permasalahan banjir yang selama ini berulang dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan, demi melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga stabilitas aktivitas ekonomi nasional.

Tag
Share