Ganda Putra Indonesia Sudah Pesan Tiket Semifinal
Kepastian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke babak perempat final atau 8 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah menundukkan rekan senegara, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dengan pertarungan rubber game, 21-16, 18-21, 21-13. -pbsi-
BACAKORAN.CO - Ganda putra Indonesia dipastikan mengamankan tiket babak semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026. Sekalipun turnamen yang berlangsung di Istora Senayan ini baru memasuki babak 16 besar hari ini (22/1).
Kepastian bahwa pasangan ganda putra Indonesia telah memesan tiket babak semifinal karena terjadinya All Indonesian di babak 8 besar. Pada babak ini, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menantang Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, besok (23/1).
Siapapun pemenangnya, Indonesia dipastikan melaju ke semifinal.
Kepastian Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke babak perempat final atau 8 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah menundukkan rekan senegara, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dengan pertarungan rubber game, 21-16, 18-21, 21-13.
Meski sama-sama membawa nama Indonesia, namun pertemuan kedua ganda putra ini begitu seru. Fajar/Fikri yang unggul di game pertama, cukup kesulitan di game kedua, hingga game ketiga harus dimainkan.
BACA JUGA:Daihatsu Indonesia Masters 2026: Putri KW Terhenti, Ubed Mengikuti
“Di game kedua, Leo/Bagas memperlambat tempo permainan. Mereka tidak mau ke pola permainan kami yang cepat, jadi mereka memperlambat tempo permainan dan kami juga tidak sadar dan terlambat mengantisipasi,” kata Fajar soal pertandingan.
“Kami terlalu banyak melakukan kesalahan yang beruntun, harusnya kalau salah di satu-dua poin, bisa balik dapat poin lagi. Cukup disayangkan juga, apalagi terjadi di poin-poin kritis,” kata Leo.
Meskipun hari ini berhasil menang, Fajar mengakui bahwa permainan depan Leo sempat menyulitkannya.

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana takluk dengan pertarungan rubber game, 21-16, 18-21, 21-13. -pbsi-
“Kalau ditanya menyangka bisa menang atau enggak, ya menyangka, karena kan kita harus optimis. Kami sudah tahu kelemahan dan kelebihan lawan,” ujar Fajar.
“Apalagi saya pribadi kalau lawan Leo agak sedikit kurang cocok ya. Permainan depan Leo begitu halus, kadang saya agak kagok dengan pola permainannya,” lanjutnya.
Ketika ditanya soal psy war yang terjadi saat pertandingan berlangsung, Fikri mengatakan bahwa mereka sama-sama bersaing dengan sehat menjadi yang terbaik sesama pemain pelatnas.
BACA JUGA:17 Wakil Indonesia Berjuang di 16 Besar Daihatsu Indonesia Masters 2026