Daihatsu Gran Max 2026: Evolusi Kendaraan Niaga Ringan yang Jadi Investasi Rasional UMKM dan Logistik Modern
Daihatsu Gran Max 2026 hadir dengan desain boxy modern, mesin 1.5L efisien, dan harga kompetitif, jadi pilihan rasional UMKM & logistik.--Edited by ChatGPT AI
Jok depan dan belakang memiliki kepadatan busa yang seimbang, cukup nyaman untuk perjalanan singkat namun tetap mendukung postur tubuh dalam perjalanan menengah.
Varian minibus menawarkan ruang kepala dan kaki yang lega, cocok untuk penumpang berpostur tinggi.
Sistem pendingin udara bekerja efektif dengan distribusi merata, sementara kompartemen kecil di dasbor dan pintu memberikan ruang praktis untuk menyimpan dokumen atau perlengkapan kerja.
Performa Mesin: Efisiensi dan Ketangguhan
BACA JUGA:Daihatsu All New Ayla 2026: City Car Generasi Baru yang Nyaman untuk Harian dan Ramah Kantong
BACA JUGA:Daihatsu Sirion: Mobil Kecil Bertenaga dengan Interior Simpel dan Fitur Praktis Harian
Gran Max 2026 masih mengandalkan mesin bensin 4-silinder berkapasitas 1.500 cc yang sudah teruji dalam berbagai kondisi ekstrem.
Mesin ini dikenal memiliki torsi rendah yang kuat, sehingga tetap responsif meski membawa muatan penuh.
Konsumsi bahan bakar rata-rata berkisar 12–14 km/liter di perkotaan dan 15–17 km/liter di jalan tol, angka yang kompetitif di kelasnya.
Transmisi manual 5-percepatan dirancang dengan rasio gigi yang ideal: gigi pertama pendek untuk manuver di area sempit, sementara gigi lima berfungsi sebagai overdrive efisien di kecepatan tinggi.
Suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang rigid axle dengan peredam hidrolik memastikan stabilitas saat membawa beban hingga 1 ton.
Sistem pengereman kombinasi cakram depan dan tromol belakang juga telah dioptimalkan untuk respons lebih cepat dan distribusi tekanan yang merata.
Keandalan dan Layanan Purna Jual
Salah satu kekuatan utama Gran Max adalah jaringan layanan purna jual Daihatsu yang luas.
Bengkel resmi menjangkau lebih dari 95% wilayah kabupaten/kota di Indonesia, termasuk daerah terpencil.
Interval perawatan rutin direkomendasikan setiap 5.000 km atau tiga bulan sekali, dengan biaya servis berkala yang relatif rendah, mulai dari Rp350.000 hingga Rp750.000.
Ketersediaan suku cadang lokal yang melimpah membuat waktu perbaikan singkat, rata-rata kurang dari 24 jam untuk kasus umum.