bacakoran.co

Jangan Pamer! Simak Saran Menjaga Privasi ala Ustadzah Halimah Alaydrus yang Penting Diketahui

Di era digital yang serba terbuka, berbagi momen hidup seringkali berujung pada perilaku pamer yang membahayakan privasi dan keharmonisan sosial.--Tiktok-@ranti_minda_sari

BACAKORAN.CO - Di era digital yang serba terbuka ini, berbagi momen hidup telah menjadi kebiasaan.

Namun, tak jarang hal itu berujung pada perilaku pamer yang tidak hanya membahayakan privasi, tetapi juga dapat menimbulkan rasa iri dan ketidaknyamanan pada orang lain.

Mengutip panduan dari Ustadzah Halimah Alaydrus yaitu menghindari pamer dan menjaga privasi bukan hanya soal keamanan, tetapi juga bagian dari bentuk kesalehan dan kesadaran sosial.

Mengapa Kita Harus Menghindari Pamer?

BACA JUGA:Stop Pamer! Rahasia Hidup Damai Tanpa Drama ala Ustadzah Halimah Alaydrus

BACA JUGA:Stop Pamer Kebahagiaan dan Kesusahan di Media Sosial! Ini Alasan Penting Menurut Ustadzah Halimah Alaydrus

Melansir dari video tiktok @yelikaapril, Menurut Ustadzah Halimah Alaydrus, perilaku pamer dapat merusak keharmonisan hubungan sosial dan membuka celah bagi ancaman terhadap keamanan diri serta keluarga.

Selain itu, secara spiritual, pamer dapat memunculkan rasa sombong dan mengabaikan nilai kesederhanaan yang diajarkan dalam agama.

Di dunia maya, berbagi detail berlebihan tentang kesuksesan, harta benda, atau aktivitas pribadi juga dapat menjadi sasaran bagi orang yang tidak bertanggung jawab.

Saran Praktis Menjaga Privasi ala Ustadzah Halimah Alaydrus 

BACA JUGA:Pentingnya Menjaga Diri bagi Perempuan ala Ustadzah Halimah Alaydrus: Mahkota Kehormatan yang Tak Tertandingi

BACA JUGA:Rahasia Lisan Berkah! Kiat Ustadzah Halimah Alaydrus Menjaga Ucapan Agar Dicintai Allah

1. Pilih Siapa yang Akan Diberitahu 

Batasi informasi sensitif hanya kepada orang-orang terpercaya seperti anggota keluarga inti atau sahabat sejati yang dapat dipercaya menjaga rahasia.

Jangan mudah membuka diri kepada orang yang belum Anda kenal dengan baik, baik di dunia nyata maupun daring. 

2. Hindari Berbagi Secara Berlebihan 

Jangan Pamer! Simak Saran Menjaga Privasi ala Ustadzah Halimah Alaydrus yang Penting Diketahui

Puput

Puput


bacakoran.co - di era digital yang serba terbuka ini, berbagi momen  telah menjadi kebiasaan.

namun, tak jarang hal itu berujung pada perilaku  yang tidak hanya membahayakan privasi, tetapi juga dapat menimbulkan rasa iri dan ketidaknyamanan pada orang lain.

mengutip panduan dari ustadzah halimah alaydrus yaitu menghindari pamer dan menjaga  bukan hanya soal keamanan, tetapi juga bagian dari bentuk kesalehan dan kesadaran sosial.

mengapa kita harus menghindari pamer?

melansir dari video tiktok @yelikaapril, menurut ustadzah halimah alaydrus, perilaku pamer dapat merusak keharmonisan hubungan sosial dan membuka celah bagi ancaman terhadap keamanan diri serta keluarga.

selain itu, secara spiritual, pamer dapat memunculkan rasa sombong dan mengabaikan nilai kesederhanaan yang diajarkan dalam agama.

di dunia maya, berbagi detail berlebihan tentang kesuksesan, harta benda, atau aktivitas pribadi juga dapat menjadi sasaran bagi orang yang tidak bertanggung jawab.

saran praktis menjaga privasi ala ustadzah halimah alaydrus 

1. pilih siapa yang akan diberitahu 

batasi informasi sensitif hanya kepada orang-orang terpercaya seperti anggota keluarga inti atau sahabat sejati yang dapat dipercaya menjaga rahasia.

jangan mudah membuka diri kepada orang yang belum anda kenal dengan baik, baik di dunia nyata maupun daring. 

2. hindari berbagi secara berlebihan 

kurangi berbagi detail kehidupan pribadi, pencapaian, atau harta benda di media sosial atau percakapan umum.

fokuslah pada konten yang positif dan bermanfaat bagi banyak orang, bukan sekadar untuk menunjukkan prestasi diri.

3. jaga bahasa tubuh dan ekspresi

bersikaplah rendah hati saat berbicara tentang kebahagiaan atau pencapaian anda di depan orang lain.

hindari ekspresi atau ucapan yang memberikan kesan sombong atau merendahkan orang lain. 

4. alihkan percakapan yang terlalu mendalam 

jika ada orang yang bertanya tentang hal-hal pribadi yang tidak ingin anda bahas, arahkan percakapan dengan sopan ke topik lain yang lebih umum dan menyenangkan.

ini adalah cara yang bijak untuk menjaga batasan tanpa menyakiti perasaan lawan bicara. 

5. tetapkan batasan yang jelas 

belajarlah untuk mengatakan "tidak" atau "saya lebih suka tidak membahasnya" ketika diperlukan.

menetapkan batasan adalah bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain, serta membantu anda tetap berada dalam zona nyaman. 

menjaga privasi dan menghindari pamer bukan berarti kita menyembunyikan kebahagiaan atau kesuksesan.

sebaliknya, ini adalah langkah bijak untuk melindungi diri, keluarga, dan menjaga keharmonisan hubungan sosial.

dengan mengikuti saran dari ustadzah halimah alaydrus, kita dapat hidup lebih tenang, rendah hati, dan penuh rasa syukur tanpa harus menunjukkan kepada semua orang apa yang kita miliki.

Tag
Share