Ramadan adalah Anugerah Besar: 2 Alasan Utama Menurut Ustadz Hilman Fauzia Mengapa Kita Harus Bersyukur
Kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadan adalah anugerah besar dari Allah SWT yang patut disyukuri.--Tiktok-@Sharilyanto
BACAKORAN.CO - Setiap kali bulan Ramadhan tiba, langit-langit kehidupan spiritual umat Islam seolah terbuka lebih lebar, membawa dengan diri kesegaran dan harapan baru.
Tak sedikit di antara kita yang merasa hati menjadi lebih hangat, jiwa semakin tenang, dan semangat untuk beribadah semakin membara.
Seperti yang disampaikan oleh Ustadz Hilman Fauzia kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadan adalah sebuah anugerah dan nikmat besar dari Allah SWT yang patut disyukuri dengan segenap hati.
Banyak orang mungkin hanya melihat Ramadan sebagai bulan untuk berpuasa, namun sebenarnya di balik itu ada makna yang jauh lebih dalam.
BACA JUGA:3 Bekal Penting Menyambut Ramadhan ala Ustadz Abdul Somad, Siapakah Sudah Siap?
Ustadz Hilman menjelaskan bahwa ada dua alasan utama mengapa kita masih diberikan kesempatan berharga untuk merasakan keberkahan bulan suci ini alasan yang tidak hanya mengubah kehidupan kita di dunia, tetapi juga menyiapkan bekal yang tak ternilai untuk akhirat kelak.
1. Peluang Pengampunan Dosa yang Tak Ternilai
Melansir dari video youtube @YusufValentino-w2u, Ramadan adalah momen emas bagi setiap muslim untuk memohon ampunan (maghfirah) dari Allah SWT.
Di bulan ini, Allah memberikan kesempatan khusus agar hamba-Nya dapat membersihkan diri dari segala dosa-dosa masa lalu melalui ibadah puasa dan taubat yang tulus.
BACA JUGA:Siap Menyambut Ramadhan? Ini Do’a Awal yang Harus Kamu Pelajari Ala Ustadz Adi Hidayat
BACA JUGA:Siap Hadapi Ramadhan? Ini Amalan Utama yang Wajib Dipelajari Ala Ustadz Khalid Basalamah
Puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, melainkan juga tentang mengendalikan hawa nafsu, memperbaiki perilaku, dan menghapuskan kesalahan yang pernah dilakukan.
Ketika kita menjalankan puasa dengan ikhlas dan penuh kesadaran, hati menjadi lebih jernih dan dekat dengan Sang Pencipta.
Ini adalah waktu yang tepat untuk merenungkan segala perbuatan kita, mengakui kesalahan, dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.