Nasihat Nabi Tentang Pernikahan! Pililah Perempuan yang bisa Kamu Ajak Bercanda ala Ustadzah Halimah Alaydrus
Nasihat Pernikahan Nabi "Menikahlah dengan Perempuan yang Bisa Bercanda" ala Ustadzah Halimah Alaydrus.--Tiktok-@nasyila_kids
BACAKORAN.CO - Pernikahan adalah perjalanan hidup yang penuh warna, bukan hanya serangkaian tanggung jawab yang berat.
Ustadzah Halimah Alaydrus mengajak kita memahami makna mendalam dari nasihat Nabi Muhammad SAW: "Menikahlah dengan seorang perempuan yang bisa kamu ajak bercanda, jangan yang selalu serius".
Nasihat ini menjadi pengingat penting bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak hanya berasal dari keseriusan dalam menjalankan kewajiban, tetapi juga dari kehangatan dan keceriaan yang bisa menghangatkan hubungan suami istri.
Makna Mendalam di Balik Nasihat Nabi
Melansir dari video tiktok @nasyila_kids, Menurut penjelasan Ustadzah Halimah Alaydrus, nasihat Nabi tidak berarti mengabaikan keseriusan dalam membina rumah tangga.
Sebaliknya, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara tanggung jawab dan kebahagiaan.
Seorang pasangan yang bisa bercanda dan menikmati waktu bersama akan lebih mudah menghadapi tantangan hidup, karena keceriaan dapat menjadi obat untuk melepaskan stres dan ketegangan yang mungkin muncul sehari-hari.
Perempuan yang memiliki sisi ceria dan bisa berkomunikasi dengan santai akan menciptakan suasana rumah yang hangat dan menyenangkan.
BACA JUGA:Kacau Mahar Emas Palsu! Gimana Hukum Pernikahannya Apakah Tetap Sah? Begini Penjelasan Buya Yahya..
BACA JUGA:Kamu Harus Tau! Jumlah Pernikahan di Indonesia Semakin Menurun Drastis, Ternyata ini Alasannya...
Hal ini tidak hanya baik bagi hubungan suami istri, tetapi juga berdampak positif pada perkembangan anak-anak, yang akan tumbuh dalam lingkungan yang penuh cinta dan kebahagiaan.
Mengapa Hindari Pasangan yang Selalu Serius?
Ustadzah Halimah menjelaskan bahwa seseorang yang selalu serius cenderung sulit menerima pandangan berbeda, sulit bersikap fleksibel, dan bisa membuat suasana rumah menjadi kaku.
Kondisi seperti itu dapat menyebabkan kesalahpahaman, konflik yang tidak perlu, dan akhirnya membuat hubungan menjadi tidak nyaman.