bacakoran.co - awal tahun 2024 menjadi momentum penting bagi industri otomotif indonesia ketika byd (build your dreams), produsen kendaraan energi baru asal tiongkok, memberikan sinyal kuat terkait rencana peluncuran denza b5.
model ini bukan sekadar rumor, melainkan pernyataan resmi yang menegaskan keseriusan byd untuk memperluas portofolio di tanah air.
jika sebelumnya byd dikenal sebagai penyedia mobil listrik harian yang efisien, kini mereka ingin menancapkan posisi di segmen suv premium berperforma tinggi dengan teknologi elektrifikasi mutakhir.
denza: sub-brand premium byd
denza sebenarnya bukan nama baru dalam ekosistem byd.
merek ini lahir pada 2010 sebagai hasil kerja sama dengan mercedes-benz, meski kini kepemilikan penuh berada di tangan byd.
denza diposisikan sebagai lini produk premium yang menonjolkan inovasi teknologi, kenyamanan superior, dan citra kemewahan modern.
denza b5 sendiri menjadi salah satu model paling ambisius.
di pasar tiongkok, mobil ini dikenal sebagai fosion bau-bau 5, dirancang sebagai true overland suv yang mampu menaklukkan medan ekstrem sekaligus memberikan pengalaman berkendara mewah.
kehadirannya menandai langkah strategis byd untuk bersaing dengan nama besar seperti toyota fortuner, mitsubishi pajero sport, hingga range rover evoque.
performa dan teknologi phev
denza b5 mengusung arsitektur plug-in hybrid electric vehicle (phev).
mesin bensin turbo 1,5 liter dipadukan dengan dua motor listrik dan baterai berkapasitas besar, menghasilkan tenaga lebih dari 680 hp dengan torsi puncak 760 nm.
angka ini jauh melampaui mayoritas suv di kelas menengah-atas.
tenaga disalurkan melalui sistem electric all-wheel drive (e-awd) yang presisi.
dukungan sistem diferensial elektronik dan mode berkendara khusus—seperti mud, sand, rock, hingga snow—membuat denza b5 siap menghadapi berbagai kondisi jalan.
suv ini tidak hanya tangguh untuk ekspedisi lintas alam, tetapi juga lincah di perkotaan.
desain eksterior dan interior
secara tampilan, denza b5 memadukan karakter gagah dan elegan.
bodinya boxy dengan grille besar, lampu led full matrix berbentuk kotak, serta ground clearance tinggi yang menegaskan identitas petualang.
masuk ke kabin, atmosfer berubah total.
interiornya mewah dengan material kulit premium, panel kayu sintetis, serta jok ergonomis yang dilengkapi fungsi pemanas, ventilasi, dan pijat.
dashboard menampilkan layar infotainment besar berukuran 15 inci yang terintegrasi dengan sistem operasi cerdas byd, sementara panel instrumen digital 12,3 inci menyajikan informasi real-time.
kombinasi ini menghadirkan pengalaman berkendara futuristik sekaligus nyaman.
fitur keselamatan dan adas
denza b5 membawa paket lengkap advanced driver assistance systems (adas) generasi terbaru.
fitur seperti adaptive cruise control dengan stop & go, lane keeping assist, automatic emergency braking, blind spot detection, hingga rear cross traffic alert menjadi standar.
menariknya, beberapa versi denza b5 sudah menguji coba highway navigation pilot (hnp), sistem semi-otonom yang memungkinkan pengemudi melepas tangan dari setir di jalan tol dalam kondisi tertentu.
integrasi teknologi ini bukan hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mengurangi kelelahan saat perjalanan jauh.
prospek harga dan pasar indonesia
harga resmi denza b5 di indonesia belum diumumkan.
namun, dengan patokan harga di tiongkok sekitar 280.000 yuan (rp600 jutaan sebelum pajak), analis memperkirakan banderol di indonesia akan berada di kisaran rp1,2–1,5 miliar.
rentang ini menempatkan denza b5 di segmen premium mid-size suv, bersaing dengan toyota fortuner gr sport, mitsubishi pajero sport exceed, hingga land rover discovery sport.
keunggulan denza b5 terletak pada kombinasi performa tinggi, teknologi elektrifikasi, efisiensi bahan bakar (rata-rata hanya 1,8 l/100 km dalam mode hybrid), serta biaya operasional jangka panjang yang lebih rendah dibanding suv bermesin besar.
kehadirannya juga menjadi peluang bagi byd untuk membangun citra baru di indonesia: bukan lagi sekadar produsen mobil listrik murah, melainkan pemain premium dengan jiwa petualang.