bacakoran.co

5 Rekomendasi Tanaman Hias Berdaun Ungu yang Bisa Dipanen: Inspirasi Kebun Teras Modern!

Tanaman Hias Berdaun Ungu yang Bisa Dipanen: Inspirasi Kebun Teras Modern--Liputan6.com

BACAKORAN.CO - Menanam sayuran berdaun ungu di teras rumah kini menjadi tren yang semakin diminati, bukan hanya karena tampilannya yang indah, tetapi juga karena manfaat ganda yang ditawarkan.

Sayuran berdaun ungu mampu menghadirkan nuansa dekoratif yang unik sekaligus menjadi sumber pangan sehat kaya nutrisi.

Warna ungu yang khas pada daun berasal dari pigmen alami bernama antosianin, yang dikenal memiliki sifat antioksidan kuat.

Antioksidan ini berperan penting dalam melawan radikal bebas, menjaga kesehatan tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh. 

BACA JUGA:Bikin Betah di Rumah! 5 Tanaman Rambat Berbunga untuk Pergola Mini Idaman

BACA JUGA:3 Tanaman Hias Cocok untuk Teras Rumah Minimalis, Anti Berantakan dan Hemat Perawatan

Dengan memanfaatkan area teras sebagai kebun mini, Anda tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga menciptakan ruang produktif yang menghasilkan sayuran segar untuk keluarga.

Menariknya, sebagian besar jenis sayuran berdaun ungu relatif mudah dirawat, sehingga cocok untuk pemula yang baru ingin mencoba berkebun.  

Berikut lima jenis sayuran berdaun ungu yang bisa Anda tanam di teras rumah:  

1. Kubis Ungu (Red Cabbage)

Kubis ungu merupakan salah satu sayuran berdaun ungu paling populer. Daunnya yang keriting dengan gradasi warna ungu hingga merah keunguan memberikan sentuhan dramatis pada pot atau wadah tanam.

BACA JUGA:3 Rekomendasi Tanaman Hias Outdoor Berdaun Cantik dan Berbunga Indah, Mudah Dirawat di Halaman Rumah!

BACA JUGA:10 Ide Dekorasi Rustic Simple untuk Rumah Modern, Dijamin Bikin Betah!

Selain indah, kubis ungu kaya akan nutrisi, terutama antosianin. Untuk menanamnya, gunakan pot besar dengan media tanam subur dan drainase baik.

5 Rekomendasi Tanaman Hias Berdaun Ungu yang Bisa Dipanen: Inspirasi Kebun Teras Modern!

Ayu

Ayu


bacakoran.co - menanam sayuran berdaun ungu di teras rumah kini menjadi tren yang semakin diminati, bukan hanya karena tampilannya yang indah, tetapi juga karena manfaat ganda yang ditawarkan.

sayuran berdaun ungu mampu menghadirkan nuansa dekoratif yang unik sekaligus menjadi sumber pangan sehat kaya nutrisi.

warna ungu yang khas pada daun berasal dari pigmen alami bernama antosianin, yang dikenal memiliki sifat antioksidan kuat.

antioksidan ini berperan penting dalam melawan radikal bebas, menjaga kesehatan tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh. 

dengan memanfaatkan area teras sebagai kebun mini, anda tidak hanya mempercantik rumah, tetapi juga menciptakan ruang produktif yang menghasilkan sayuran segar untuk keluarga.

menariknya, sebagian besar jenis sayuran berdaun ungu relatif mudah dirawat, sehingga cocok untuk pemula yang baru ingin mencoba berkebun.  

berikut lima jenis sayuran berdaun ungu yang bisa anda tanam di teras rumah:  

1. kubis ungu (red cabbage)

kubis ungu merupakan salah satu sayuran berdaun ungu paling populer. daunnya yang keriting dengan gradasi warna ungu hingga merah keunguan memberikan sentuhan dramatis pada pot atau wadah tanam.

selain indah, kubis ungu kaya akan nutrisi, terutama antosianin. untuk menanamnya, gunakan pot besar dengan media tanam subur dan drainase baik.

kubis ungu membutuhkan sinar matahari minimal enam jam per hari agar tumbuh optimal.

waktu panen berkisar antara 70–90 hari setelah tanam. kubis ini bisa diolah menjadi salad, tumisan, atau acar, menambah warna sekaligus nutrisi pada hidangan anda.  

2. basil ungu (purple basil)

basil ungu menawarkan aroma khas dan daun berwarna ungu gelap yang menawan.

varietas seperti dark opal atau purple ruffles memiliki daun bergelombang yang sangat dekoratif.

tanaman ini tidak hanya mempercantik teras, tetapi juga bisa digunakan sebagai bumbu masakan.

basil ungu tumbuh baik di tanah gembur dengan drainase baik dan membutuhkan sinar matahari 6–8 jam per hari.

penyiraman teratur penting dilakukan, namun hindari genangan air. daunnya bisa dipanen secara berkala untuk salad, pasta, atau hiasan hidangan.

memangkas bunga yang muncul akan mendorong pertumbuhan daun lebih lebat dan memperpanjang masa panen.  

3. sawi merah (red mustard greens)

sawi merah, atau sawi ungu, memiliki daun berwarna merah keunguan cerah dengan tekstur menarik.

tanaman ini tumbuh cepat dan mudah dirawat, sehingga cocok untuk pemula.

gunakan pot berdiameter 20–30 cm dengan media tanam gembur dan subur.

sawi merah bisa dipanen sekitar 30–40 hari setelah tanam dengan cara memotong daun terluar.

sayuran ini kaya vitamin dan mineral, serta bisa diolah menjadi tumisan, sup, atau salad.

panen berkelanjutan dapat dilakukan dengan memotong daun luar, sehingga tanaman terus menghasilkan daun baru.  

4. selada ungu (red leaf lettuce)

selada ungu memiliki daun bergelombang dengan gradasi warna hijau hingga merah keunguan.

tampilannya cantik, cocok sebagai tanaman hias sekaligus sumber sayuran segar.

selada tumbuh baik di pot berukuran minimal 20 cm dengan media tanam gembur dan lembap.

panen bisa dilakukan sekitar 30–35 hari setelah persemaian. pemanenan harus segera dilakukan ketika daun bawah menyentuh media tanam agar tidak pahit.

daun selada ungu cocok untuk salad, sandwich, atau hiasan makanan, memberikan tekstur renyah dan rasa manis segar.  

5. kale ungu (redbor kale)

kale ungu, terutama varietas redbor, memiliki daun keriting berwarna ungu gelap hingga merah marun yang mencolok.

tanaman ini dikenal sebagai salah satu sayuran paling bergizi. kale tumbuh baik di pot besar dengan media tanam kaya nutrisi dan drainase baik.

tanaman ini menyukai sinar matahari penuh, namun tetap bisa tumbuh dengan sedikit naungan.

daun kale bisa dipanen secara berkala, baik daun muda untuk salad maupun daun tua untuk tumisan atau keripik kale.

warna ungunya semakin intens di suhu dingin, menambah daya tarik visual.  

menanam sayuran berdaun ungu di teras rumah adalah cara cerdas untuk menghadirkan keindahan sekaligus kesehatan.

dengan perawatan sederhana, anda bisa menikmati hasil panen segar yang kaya nutrisi, sambil mempercantik tampilan rumah.

aktivitas ini mendukung gaya hidup sehat, hemat, dan ramah lingkungan, menjadikan teras rumah bukan hanya tempat bersantai, tetapi juga kebun mini produktif yang penuh manfaat.  

Tag
Share