palembang, bacakoran.co – keberanian seorang berusia 13 tahun di palembang, wahid al hafis, menjadi sorotan warga setelah dirinya nekat melawan yang merampas handphone miliknya.
aksi heroik ini terjadi di jalan bungaran 4, kelurahan 8 ulu, kecamatan jakabaring, senin (9/2/2026) malam sekitar pukul 20.00 wib.
kronologi
wahid diketahui baru saja mendapatkan handphone realme a5 dari ibunya, hatipa (46), dua minggu lalu dengan cara kredit.
karena takut dimarahi sang ibu jika kehilangan, wahid spontan mengejar pelaku yang merampas ponselnya.
“mungkin anak saya takut hp hilang, jadi dia nekat melawan pelaku,” ungkap hatipa saat membuat laporan di spkt polrestabes palembang.
pergulatan sengit di atas motor
kejadian bermula ketika wahid sedang berjalan bersama teman-temannya sambil memainkan handphone.
tiba-tiba seorang pria mendekat dengan sepeda motor dan langsung merampas ponsel tersebut.
tak tinggal diam, wahid berlari mengejar hingga enam meter sambil berteriak minta tolong. bahkan, ia nekat melompat ke atas motor pelaku.
aksi berani itu membuat pelaku marah dan berusaha memaksa wahid turun.
dalam pergulatan sengit, pelaku menusuk lengan kanan wahid dengan senjata tajam.
meski terluka, wahid berhasil mencabut kunci kontak motor pelaku sehingga kendaraan berhenti mendadak.
keduanya terjatuh, dan pelaku pun panik lalu kabur meninggalkan sepeda motornya di lokasi.
luka tusuk dan barang hilang
warga sekitar yang melihat kejadian segera menolong wahid dan membawanya ke polrestabes palembang.
akibat insiden tersebut, wahid mengalami luka tusuk di lengan kanan.
sayangnya, handphone yang dipertahankannya tetap berhasil dibawa kabur pelaku.
kasat reskrim polrestabes palembang, akbp m jedi p, menegaskan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
“masih dalam penyelidikan dan untuk pelaku sedang kita buru,” ujarnya.
peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat palembang agar lebih waspada saat menggunakan handphone di jalan.
keberanian wahid memang patut diapresiasi, namun keselamatan diri tetap harus menjadi prioritas utama.
polisi mengimbau warga untuk segera melapor jika mengalami tindak kejahatan serupa, tanpa harus mempertaruhkan nyawa.