bekasi, bacakoran.co - terhadap seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja mengguncang warga kota bekasi.
korban berinisial nhw (31), pegawai rumah sakit pusat angkatan udara (rspau), ditemukan tewas di dalam kamar kontrakannya di kawasan jatiwaringin, kecamatan pondok gede, dengan kondisi mengenaskan.
penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar karena korban diketahui tinggal seorang diri dan jarang berinteraksi secara intens dengan lingkungan sekitar.
polisi kemudian mengungkap fakta mengejutkan dalam kasus ini, dua pelaku pembunuhan diketahui merupakan pria yang baru dikenal korban sekitar satu bulan terakhir.
fakta ini menimbulkan pertanyaan besar terkait hubungan korban dengan para pelaku serta latar belakang peristiwa yang berujung pada hilangnya nyawa nhw.
tidak hanya menghabisi nyawa korban, kedua pelaku juga diduga kuat merampas sejumlah barang berharga milik nhw.
kepala bidang humas polda metro jaya kombes pol budi hermanto menyampaikan bahwa hingga kini penyidik masih terus mendalami motif pembunuhan tersebut.
“diketahui bahwa pelaku turut mengambil beberapa barang milik korban. kedua pelaku baru mengenal korban sekitar satu bulan terakhir,” kata budi hermanto, selasa (10/2/2026).
dari hasil penyelidikan awal, polisi berhasil mengamankan dua pelaku berinisial a dan aa.
keduanya ditangkap di lokasi berbeda, masing-masing di sukabumi dan cianjur, jawa barat.
penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat melakukan pengembangan informasi berdasarkan temuan di tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi.
sejumlah barang milik korban dilaporkan hilang dari dalam kontrakan, barang-barang tersebut antara lain satu unit sepeda motor, dua telepon genggam, dan sebuah dompet.
hilangnya barang-barang tersebut memperkuat dugaan bahwa pembunuhan ini disertai dengan aksi perampasan, meski polisi masih mendalami apakah motif utama pelaku murni ekonomi atau terdapat faktor lain.
peristiwa tragis ini terungkap setelah rekan kerja korban, sr (30), merasa curiga karena nhw tidak masuk kerja selama beberapa hari dan tidak dapat dihubungi.
merasa khawatir, sr kemudian mendatangi kontrakan korban pada rabu (4/2/2026). karena pintu kamar kontrakan dalam kondisi terkunci, sr meminta bantuan pemilik kontrakan untuk membuka pintu kamar tersebut.
saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar.
“korban ditemukan dalam posisi telentang, berselimut, dengan kondisi tubuh sudah menghitam,” ujar budi.
penemuan jenazah itu segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
aparat kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan kronologi pembunuhan.
dalam proses tersebut, polisi menemukan bahwa sejumlah barang milik korban memang tidak berada di lokasi kejadian.
“sementara ini diketahui, pelaku turut mengambil beberapa barang milik korban,” ucap budi.
polda metro jaya melalui subdirektorat kejahatan dan kekerasan (jatanras) ditreskrimum bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
hasilnya, dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan nhw berhasil diamankan. meski demikian, polisi menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan.
“kami mendalami, kalau tidak salah kemarin pelakunya ada dua orang. ini terus kami dalami melalui subdit jatanras polda metro jaya, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya.
hingga kini, penyidik belum mengungkap secara rinci hubungan korban dengan kedua pelaku, termasuk aktivitas korban sebelum kejadian dan kemungkinan adanya motif ekonomi atau faktor lain.
polisi memastikan seluruh temuan akan disampaikan kepada publik setelah proses penyidikan rampung.