palembang, bacakoran.co – jagat tanah air kembali dihebohkan oleh kabar penarikan lagu “cita-citaku (ga jadi )” karya bocah berusia 6 tahun asal sleman, yogyakarta, gandhi sehat.
lagu yang sempat viral di media sosial ini kini resmi dihentikan peredarannya oleh pihak manajemen setelah menuai polemik dan beragam penafsiran di ruang publik.
lagu viral yang jadi polemik
gandhi sehat, bocah punk rock asal sleman, sebelumnya dikenal lewat karya-karya unik seperti “brisik!!!” dan “beli hot wheels”.
meski masih kecil, gandhi sudah menulis sendiri lirik lagunya dan merekam musik bersama sang ayah dengan gaya mentah ala circle jerks.
pengaruh band punk legendaris seperti buzzcocks, cosmic psychos, dan the cramps terasa dalam setiap karyanya.
namun, lagu terbarunya “cita-citaku (ga jadi polisi)” yang dirilis bertepatan dengan ulang tahunnya justru memicu kontroversi.
nenek tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
kakek tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
bu guru tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
mereka tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
memalukan (katanya)
memalukan (katanya)
temanku tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
bude tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
polisi tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
semua tanya cita-citaku
(yang penting ga jadi polisi)
yah kenapa toh kok aku ga boleh jadi polisi?
ya soalnya nganu e
apa tuh namanya
anu itu loh
duh gimana ya
nanti ayah ditangkep
lirik sederhana yang berulang-ulang menyebut “yang penting ga jadi polisi” dianggap sebagian orang sebagai bentuk kritik, sementara lainnya melihatnya sebagai imajinasi polos seorang anak.
keputusan manajemen
melalui pernyataan resmi, manajemen gandhi sehat menegaskan bahwa lagu tersebut sejak awal hanyalah karya seni dari sudut pandang anak usia 6 tahun.
namun, setelah melihat dinamika dan penafsiran yang berkembang, mereka memutuskan untuk menghentikan peredaran lagu tersebut.
“album ini sejak awal dibuat sebagai karya seni berdasarkan cerita polos seorang anak. namun setelah melihat dinamika di ruang publik, kami memutuskan untuk menghentikan peredarannya,” tulis manajemen dalam surat resmi.
seluruh konten terkait lagu itu telah dihapus dari akun dan kanal resmi gandhi sehat.
sementara versi yang masih tayang di platform digital sedang dalam proses takedown dan diperkirakan butuh beberapa hari untuk hilang sepenuhnya.
reaksi netizen
keputusan ini memicu beragam komentar dari warganet. di akun instagram @folkkonoha, sejumlah netizen menilai penarikan lagu terlalu berlebihan.
"kenapa, gerah?"
"lagu kan karya seni, kok takut sama karya seni?"
"ini kan sudut pandang anak 6 tahun. masa imajinasi bocil aja harus izin dulu ke polsek terdekat?"
"kalo booming ntar gada lagi yg jual tanah buat daftar kesitu."
"malah semakin ngga mau jadi polisi nantinya."
terlepas dari polemik, gandhi sehat tetap menjadi fenomena unik di dunia musik indonesia. dengan usianya yang masih belia, ia sudah melahirkan dua album punk rock penuh energi. kehadirannya menjadi pengingat bahwa suara paling jujur bisa datang dari anak-anak, meski kadang menimbulkan kontroversi.