bacakoran.co - hubungan perkawinan yang sehat membutuhkan kerja sama dan kebersamaan dalam berbagai aspek, termasuk pengelolaan .
namun, terkadang muncul permasalahan ketika salah satu pihak memiliki pola pikir atau perilaku yang cenderung dan perhitungan.
banyak istri yang mungkin bertanya-tanya apakah perilaku suaminya termasuk dalam kategori tersebut.
berikut adalah 10 ciri-ciri suami pelit dan perhitungan yang perlu anda ketahui:
1. tidak transparan soal keuangan
melansir dari video youtube @herubudiarto6017, suami yang pelit biasanya enggan terbuka mengenai penghasilannya atau sumber keuangannya.
ia cenderung merahasiakan pendapatan agar tidak diminta memberikan lebih banyak bantuan atau kontribusi untuk kebutuhan keluarga.
hal ini dapat menimbulkan ketidakpercayaan dan kesalahpahaman dalam rumah tangga.
2. selalu menghitung setiap pengeluaran
ia sering mempertanyakan setiap detail pengeluaran, bahkan untuk kebutuhan yang jelas dan mendesak seperti belanja bulanan atau biaya pendidikan anak.
setiap rupiah yang dikeluarkan harus memiliki penjelasan yang rinci, membuat istri merasa tertekan saat mengelola keuangan rumah tangga.
3. enggan berbagi untuk kebutuhan keluarga
suami pelit cenderung enggan mengeluarkan uang untuk kebutuhan bersama, seperti perbaikan rumah, jalan-jalan keluarga, atau membantu orang tua dari kedua pihak.
ia lebih suka menyimpan uang daripada mengeluarkannya untuk kesejahteraan bersama keluarga.
4. sering menunda pembelian barang penting
ia cenderung menunda atau menghindari membeli barang yang diperlukan, seperti peralatan rumah tangga yang sudah rusak atau tidak layak pakai.
bahkan jika kebutuhan tersebut sangat penting, ia akan mencari alasan untuk tidak segera melakukan pembelian.
5. memiliki kontrol berlebihan atas keuangan istri
suami yang pelit sering kali memberikan uang kepada istri dengan jumlah yang sangat terbatas, tanpa mempertimbangkan kebutuhan rumah tangga.
ia juga biasanya meminta laporan detail tentang setiap penggunaan uang tersebut, membuat istri merasa tidak dipercaya.
6. enggan memberi hadiah atau kejutan
ia merasa hadiah atau kejutan adalah bentuk pengeluaran yang tidak perlu, bahkan untuk momen spesial seperti ulang tahun atau hari jadi pernikahan.
hal ini dapat membuat istri merasa tidak dihargai atau kurang dicintai dalam hubungan tersebut.
7. mengeluh soal pengeluaran kecil
ia sering mengeluhkan pengeluaran yang tergolong kecil, seperti untuk membeli cemilan anak-anak atau biaya tambahan tak terduga yang muncul sehari-hari.
bahkan jumlah yang tidak besar bisa menjadi alasan untuk mengeluh dan menyalahkan pihak lain.
8. tidak mau berkontribusi di acara sosial
suami yang perhitungan sering menghindari kontribusi di acara keluarga atau sosial, seperti arisan, kondangan, atau bantuan kepada kerabat yang membutuhkan.
ia lebih memilih menyimpan uang daripada berbagi dengan orang lain.
9. mengutamakan keinginan pribadi
uang lebih banyak dihabiskan untuk kepentingan pribadi, seperti hobi, kendaraan, atau barang mewah yang diinginkannya sendiri.
sementara itu, kebutuhan keluarga seperti kebutuhan anak atau keperluan rumah tangga seringkali tidak diprioritaskan.
10. menjadikan uang sebagai alat kontrol
ia menggunakan uang sebagai alat untuk mengendalikan istri atau anak-anak, sehingga pihak lain merasa bergantung dan sulit mengambil keputusan sendiri.
misalnya, ia akan menyekat uang jika istri tidak sesuai dengan keinginannya.