bacakoran.co

Malu Hamil di Luar Nikah, Pasangan Nekat Buang Bayi Baru Lahir di Lahan Kosong Bekasi!

Malu Hamil di Luar Nikah, Pasangan Nekat Buang Bayi Baru Lahir di Lahan Kosong Bekasi--KOMPAS.com

Malu Hamil di Luar Nikah, Pasangan Nekat Buang Bayi Baru Lahir di Lahan Kosong Bekasi!

Ayu

Ayu


bacakoran.co - arashi hyperlite taf 304, sebuah produk rumah tangga dengan kapasitas 3 liter, sejatinya dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecil maupun penggunaan sehari-hari.

namun, di balik informasi ringan mengenai produk tersebut, publik dikejutkan oleh sebuah peristiwa memilukan yang terjadi di wilayah tambun selatan, bekasi, jawa barat.

dua sejoli berinisial ms (23) dan rr (29) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah melakukan tindakan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengguncang hati nurani masyarakat.

ms dilaporkan baru saja melahirkan seorang bayi laki-laki hasil hubungan di luar nikah dengan pasangannya, rr.

alih-alih merawat dan menerima kehadiran sang buah hati, keduanya justru memilih jalan yang keliru.

dengan niat menutupi aib dan rasa malu karena kehamilan di luar pernikahan, ms dan rr tega membuang bayi tak berdosa itu di sebuah lahan kosong di desa tridayaksakti.

peristiwa ini terjadi pada jumat, 13 februari 2026, sekitar pukul 08.30 wib, ketika warga perum taman puti cendana mendengar tangisan bayi dari arah lahan kosong.

rasa penasaran bercampur panik membuat warga segera mendatangi lokasi, dan benar saja, mereka menemukan seorang bayi mungil yang baru berusia beberapa jam ditinggalkan begitu saja.

kapolsek tambun selatan, kompol wuryanti, menjelaskan bahwa bayi tersebut segera dibawa warga ke klinik azahra untuk mendapatkan pertolongan pertama.

setelah itu, demi memastikan keselamatan dan kesehatan sang bayi, ia dirujuk ke rsud bekasi.

beruntung, bayi tersebut masih dalam kondisi hidup meski sempat mengalami keterlantaran.

wuryanti menegaskan bahwa tindakan ms dan rr dilakukan beberapa jam setelah proses persalinan, sebuah keputusan yang jelas mencerminkan kepanikan sekaligus ketidakbertanggungjawaban.

polisi bergerak cepat. pada hari yang sama, sekitar pukul 16.00 wib, ms berhasil diamankan dari kediamannya.

tak lama berselang, pukul 18.20 wib, rr juga ditangkap di wilayah tambun selatan.

dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku nekat menelantarkan bayi karena malu hamil di luar nikah.

ironisnya, pasangan ini sebenarnya sudah bertunangan dan bahkan merencanakan pernikahan resmi setelah bulan ramadan.

namun rasa takut akan stigma sosial membuat mereka mengambil langkah yang salah.

“malu, takut karena belum menikah. kata pelaku, mereka sudah tunangan, rencana mereka mau nikah habis lebaran ini,” ungkap kompol wuryanti.

sebagai barang bukti, polisi menyita sebuah sepeda motor honda beat street warna hitam serta kain biru yang digunakan saat meninggalkan bayi tersebut.

kini, ms dan rr harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

mereka ditahan di mapolsek tambun selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

kasus ini menjadi pengingat keras bahwa rasa malu tidak seharusnya mengorbankan nyawa dan masa depan seorang anak.

masyarakat berharap bayi tersebut mendapatkan perlindungan dan kasih sayang yang layak, sementara kedua orang tuanya belajar dari kesalahan besar yang telah mereka lakukan.

Tag
Share