bacakoran.co

Viral! Karyawan SPPG Pamer Gaji dengan Sindir Guru Honorer Bikin Netizen Geram

Foto karyawan SPPG pamer gaji viral dengan sindiran ke guru honorer. Netizen geram, isu ketimpangan kesejahteraan kembali jadi sorotan./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

Viral! Karyawan SPPG Pamer Gaji dengan Sindir Guru Honorer Bikin Netizen Geram

Rida Satriani

Rida Satriani


palembang, bacakoran.co – media sosial kembali digemparkan oleh unggahan foto sejumlah karyawan satuan pelayanan pemenuhan gizi () program makan bergizi gratis () yang memamerkan amplop gaji mereka. 

namun, bukan sekadar foto yang membuat publik heboh, melainkan caption bernada sindiran terhadap guru honorer yang dianggap meremehkan kondisi mereka.

viral di facebook dan threads

unggahan tersebut pertama kali muncul di grup facebook mitra sppg mbg bgn melalui akun dengan username andree. 

dalam foto, beberapa karyawan tampak berpose di dapur mbg sambil memegang amplop gaji. 

caption yang ditulis andree berbunyi, “jangan terlalu posting gaji mbg, nanti ada guru-guru honorer kepanasan dan tidak bisa beli kipas.”  

kalimat itu kemudian diunggah ulang oleh akun threads @gijukashi pada sabtu (14/2/2026), dan langsung menuai kecaman. 

netizen menilai sindiran tersebut tidak berempati, apalagi ditujukan kepada guru honorer yang selama ini dikenal berjuang dengan penghasilan minim.

reaksi netizen: sindiran dinilai tidak etis

unggahan itu kemudian viral di instagram setelah akun @feedgramindo membagikannya ulang. 

kolom komentar pun dipenuhi kritik pedas.

jadi tahu kan pentingnya pendidikan?”

“guru sudah tidak dihargai… pemerintah suka kalau warganya bodoh, supaya gampang dibodohi.”

“okb kan gitu, dikit-dikit pamer.

mayoritas netizen menilai perbandingan penghasilan semacam itu tidak pantas. 

guru honorer disebut sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa” yang seharusnya dihormati, bukan dijadikan bahan olok-olok.

diskusi soal ketimpangan kesejahteraan

viralnya unggahan ini kembali membuka diskusi panjang mengenai ketimpangan kesejahteraan di berbagai sektor. 

banyak pihak menilai persoalan utama bukan pada besar kecilnya gaji karyawan mbg, melainkan masih rendahnya perhatian terhadap nasib guru honorer.

selama bertahun-tahun, guru honorer menghadapi ketidakpastian status kerja dan upah yang jauh dari layak. 

peristiwa ini pun memunculkan tuntutan agar kebijakan terkait kesejahteraan tenaga pendidik segera mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah.

hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai identitas pengunggah maupun maksud dari unggahan tersebut. 

namun, insiden ini menjadi pengingat pentingnya etika dalam bermedia sosial.

Tag
Share