palembang, bacakoran.co – innova reborn 2026 hadir sebagai salah satu diesel premium yang banyak dibicarakan.
setelah menempuh perjalanan lebih dari 1.500 kilometer dalam kurun waktu hampir sebulan, seorang pengguna memberikan penilaian berbasis pengalaman nyata.
ulasan ini menyoroti lima kekurangan utama yang patut menjadi bahan pertimbangan calon pembeli, terutama bagi keluarga yang mencari kendaraan dengan kenyamanan dan teknologi modern.
1. apple carplay yang lambat dan membingungkan
salah satu keluhan terbesar datang dari sistem infotainment.
integrasi apple carplay yang seharusnya memudahkan justru terasa lambat, dengan jeda hingga dua detik saat scrolling konten.
hal ini membuat interaksi tidak intuitif dan sering menimbulkan frustrasi.
menariknya, koneksi bluetooth standar tetap responsif, sehingga pengguna harus mematikan carplay secara manual agar fungsi bluetooth berjalan optimal.
kekurangan ini menunjukkan adanya masalah sinkronisasi antara perangkat keras head unit dan perangkat lunak apple.
2. sensor parkir belakang mudah error saat basah
sensor parkir belakang juga menjadi sorotan.
setelah mobil dicuci atau terkena hujan deras, sensor sering berbunyi terus-menerus seolah ada rintangan padahal tidak ada. gejala ini hilang setelah sensor benar-benar kering.
kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kualitas uji ketahanan lingkungan sebelum peluncuran massal.
di indonesia yang beriklim tropis, kelemahan ini bukan sekadar gangguan kecil, melainkan potensi risiko keselamatan.
3. bunyi “jedak” saat pindah tuas transmisi
pengguna juga melaporkan bunyi mekanis aneh saat tuas transmisi dipindahkan dari park (p) ke reverse (r), terutama di pagi hari ketika mesin belum hangat.
meski tidak mengganggu fungsi operasional, suara ini menimbulkan kekhawatiran tentang presisi rekayasa dan kualitas kontrol manufaktur.
untuk kendaraan premium, transisi antar gigi seharusnya halus dan senyap.
4. distribusi ac tidak merata
sistem pendingin udara innova reborn 2026 dinilai kurang presisi.
meski kapasitas pendinginan tinggi, distribusi udara tidak merata.
dekat ventilasi terasa sangat dingin, sementara bagian lain kabin kurang nyaman.
pengaturan suhu digital juga tidak memberikan kontrol bertahap, sehingga kenyamanan kabin menjadi tidak konsisten.
hal ini menunjukkan keterbatasan desain blower motor dan sensor suhu kabin.
5. head unit mudah kotor oleh sidik jari
material layar sentuh head unit memiliki sifat oleophobic rendah, sehingga cepat kusam dan penuh noda sidik jari.
meski bisa diatasi dengan pelindung layar tambahan, hal ini seharusnya tidak terjadi pada unit bawaan pabrik.
kekurangan ini mengurangi kesan premium dan estetika interior mobil.