jakarta, bacakoran.co - direktorat jenderal bersama (bareskrim) polri berhasil membongkar laboratorium rahasia pembuatan yang beroperasi di sebuah apartemen kawasan sunter, jakarta utara.
dalam operasi tersebut, aparat menyita lebih dari 13 kilogram sabu serta mengamankan sejumlah tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara.
direktur interdiksi narkotika bea cukai, r. syarif hidayat, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan melalui operasi terpadu di beberapa titik.
“operasi dilakukan di beberapa lokasi, yakni apartemen di kawasan pluit dan sunter, serta sebuah rumah makan di jakarta timur,” kata syarif dan keterangannya, rabu (18/2/2026).
ia menjelaskan, pengungkapan laboratorium sabu tersebut merupakan hasil dari pengawasan intensif terhadap barang kiriman internasional yang dilakukan secara berkelanjutan.
“pengungkapan kasus ini merupakan hasil rangkaian pengawasan barang kiriman internasional dan pengembangan informasi yang berlangsung selama tiga hari, jumat–minggu, 13–15 februari 2026,” ujarnya.
dari hasil pemeriksaan awal terhadap barang kiriman mencurigakan, aparat menemukan indikasi kuat adanya upaya penyelundupan narkotika dari luar negeri.
barang bukti yang telah diamankan selanjutnya digunakan sebagai bagian dari pengembangan kasus untuk menelusuri jaringan penerima di dalam negeri.
“barang bukti tersebut kemudian diserahkan kepada subdit v direktorat tindak pidana narkoba bareskrim polri untuk dilakukan metode controlled delivery atau penyerahan terkendali guna mengungkap jaringan penerima,” tutur syarif.
langkah tersebut membuahkan hasil dengan teridentifikasinya peran para pelaku yang tidak hanya berfungsi sebagai penerima, tetapi juga terlibat aktif dalam proses produksi narkotika di dalam negeri.
“temuan ini menegaskan bahwa jaringan tersebut berperan sebagai penerima barang, sekaligus memproduksi ulang narkotika di dalam negeri,” sambungnya.
pengungkapan laboratorium sabu di kawasan hunian padat penduduk ini dinilai memiliki dampak signifikan terhadap upaya perlindungan masyarakat.
selain mencegah peredaran narkotika dalam jumlah besar, penindakan ini juga mengurangi potensi risiko bahaya lingkungan akibat aktivitas ilegal yang melibatkan bahan kimia berbahaya.
“penindakan ini menjadi bentuk nyata perlindungan terhadap masyarakat. setiap kilogram narkotika yang berhasil digagalkan peredarannya berarti kita mencegah potensi kerusakan ribuan generasi muda serta menjaga ketahanan sosial keluarga indonesia,” jelas syarif.
saat ini, seluruh barang bukti dan para tersangka telah diamankan oleh aparat penegak hukum untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
aparat juga terus mendalami kemungkinan keterkaitan kasus ini dengan jaringan narkotika internasional lainnya.
bea cukai dan polri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya yang memanfaatkan jalur pengiriman internasional dan kawasan permukiman sebagai lokasi produksi.
upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat luas.